alexametrics
24.9 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Dokumen Sejarah Stasiun Kalisat Tetap Tersimpan

Mobile_AP_Rectangle 1

Stasiun kereta api di Jember itu sendiri beroperasi sejak tanggal 1 Juli 1897. Jalur Jember-Kalisat-Bondowoso-Panarukan baru beroperasi sejak 1 Oktober 1897. “Jadi dulu memang betul mempunyai dua jalur dari arah Jember menuju Bondowoso, dan arah ke Banyuwangi yang sampai sekarang,” kata Yopi.

Jalur kereta pada masa Hindia Belanda menjadi akses utama transportasi. Sebelumnya, pembangunan jalur kereta api tidak diperuntukkan mengangkut orang, melainkan barang-barang, terutama produk sumber daya alam yang diperoleh dari bumi Nusantara yang kemudian diangkut mengarah pada pelabuhan-pelabuhan penting. “Kerjaan mereka dulu kan mencari sumber kehidupan yang tidak ada di negaranya, pengiriman pakai kereta api,” pungkasnya.

Jurnalis: mg4
Fotografer: AHMAD MA’MUN
Editor: Nur Hariri

- Advertisement -

Stasiun kereta api di Jember itu sendiri beroperasi sejak tanggal 1 Juli 1897. Jalur Jember-Kalisat-Bondowoso-Panarukan baru beroperasi sejak 1 Oktober 1897. “Jadi dulu memang betul mempunyai dua jalur dari arah Jember menuju Bondowoso, dan arah ke Banyuwangi yang sampai sekarang,” kata Yopi.

Jalur kereta pada masa Hindia Belanda menjadi akses utama transportasi. Sebelumnya, pembangunan jalur kereta api tidak diperuntukkan mengangkut orang, melainkan barang-barang, terutama produk sumber daya alam yang diperoleh dari bumi Nusantara yang kemudian diangkut mengarah pada pelabuhan-pelabuhan penting. “Kerjaan mereka dulu kan mencari sumber kehidupan yang tidak ada di negaranya, pengiriman pakai kereta api,” pungkasnya.

Jurnalis: mg4
Fotografer: AHMAD MA’MUN
Editor: Nur Hariri

Stasiun kereta api di Jember itu sendiri beroperasi sejak tanggal 1 Juli 1897. Jalur Jember-Kalisat-Bondowoso-Panarukan baru beroperasi sejak 1 Oktober 1897. “Jadi dulu memang betul mempunyai dua jalur dari arah Jember menuju Bondowoso, dan arah ke Banyuwangi yang sampai sekarang,” kata Yopi.

Jalur kereta pada masa Hindia Belanda menjadi akses utama transportasi. Sebelumnya, pembangunan jalur kereta api tidak diperuntukkan mengangkut orang, melainkan barang-barang, terutama produk sumber daya alam yang diperoleh dari bumi Nusantara yang kemudian diangkut mengarah pada pelabuhan-pelabuhan penting. “Kerjaan mereka dulu kan mencari sumber kehidupan yang tidak ada di negaranya, pengiriman pakai kereta api,” pungkasnya.

Jurnalis: mg4
Fotografer: AHMAD MA’MUN
Editor: Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/