alexametrics
23.6 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Dokumen Sejarah Stasiun Kalisat Tetap Tersimpan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepala stasiun Kalisat Agus mengatakan beberapa jejak perlintasan kereta api Jember menuju Bondowoso dan Situbondo sudah ada yang hilang. Namun, dokumen pentingnya berikut sejarahnya tetap terarsip di dengan rapi. Hal itu, menjadi bagian aset KAI Jember. “Sebagian dokumentasinya berada di stasiun pusat Jember, kata Agus, kepada Jawa Pos Radar Jember.

Baca Juga: Stasiun Kalisat Saksi Bisu Jalur Jember – Panarukan

Sementara itu, Pembina Yayasan Boemi Poeger, Y Setiyo Hadi atau disapa akrab Yopi mengatakan, jalur kereta bermula dari adanya proyek yang dilakukan Staatsspoorwegen (SS), sebuah perusahaan jalan, kereta api, serta dam sungai milik Hindia Belanda. Saat itu, dikembangkan jalur kereta api di Pulau Jawa, seperti jalur Probolinggo-Jember-Kalisat-Bondowoso. “Ini dilakukan untuk melancarkan proses pengiriman barang hasil jajahan di bumi Pertiwi,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepala stasiun Kalisat Agus mengatakan beberapa jejak perlintasan kereta api Jember menuju Bondowoso dan Situbondo sudah ada yang hilang. Namun, dokumen pentingnya berikut sejarahnya tetap terarsip di dengan rapi. Hal itu, menjadi bagian aset KAI Jember. “Sebagian dokumentasinya berada di stasiun pusat Jember, kata Agus, kepada Jawa Pos Radar Jember.

Baca Juga: Stasiun Kalisat Saksi Bisu Jalur Jember – Panarukan

Sementara itu, Pembina Yayasan Boemi Poeger, Y Setiyo Hadi atau disapa akrab Yopi mengatakan, jalur kereta bermula dari adanya proyek yang dilakukan Staatsspoorwegen (SS), sebuah perusahaan jalan, kereta api, serta dam sungai milik Hindia Belanda. Saat itu, dikembangkan jalur kereta api di Pulau Jawa, seperti jalur Probolinggo-Jember-Kalisat-Bondowoso. “Ini dilakukan untuk melancarkan proses pengiriman barang hasil jajahan di bumi Pertiwi,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepala stasiun Kalisat Agus mengatakan beberapa jejak perlintasan kereta api Jember menuju Bondowoso dan Situbondo sudah ada yang hilang. Namun, dokumen pentingnya berikut sejarahnya tetap terarsip di dengan rapi. Hal itu, menjadi bagian aset KAI Jember. “Sebagian dokumentasinya berada di stasiun pusat Jember, kata Agus, kepada Jawa Pos Radar Jember.

Baca Juga: Stasiun Kalisat Saksi Bisu Jalur Jember – Panarukan

Sementara itu, Pembina Yayasan Boemi Poeger, Y Setiyo Hadi atau disapa akrab Yopi mengatakan, jalur kereta bermula dari adanya proyek yang dilakukan Staatsspoorwegen (SS), sebuah perusahaan jalan, kereta api, serta dam sungai milik Hindia Belanda. Saat itu, dikembangkan jalur kereta api di Pulau Jawa, seperti jalur Probolinggo-Jember-Kalisat-Bondowoso. “Ini dilakukan untuk melancarkan proses pengiriman barang hasil jajahan di bumi Pertiwi,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/