alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Cincau Hitam, Kenyal, Bikin Nagih, Teman Takjil Berbuka Puasa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selama ini cincau hitam tidak lekang dari menu andalan sajian takjil untuk berbuka puasa. Dipotong dadu atau diserut, ditambah gula cair, es batu, dan air terasa sangat menyegarkan.

Baca Juga: Produksi Cincau Sehari Tembus 40 Ton

Sering ditemui di pasar-pasar, tapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara pembuatan cincau hitam yang mirip agar-agar ini. Jawa Pos Radar Jember menuju home industri pembuatan cincau hitam di daerah Jalan Teuku Umar VII, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan kaliwates.

Eko Juli Subariono pemilik UD Gading Joyo yang membuat cincau hitam tersebut menjelaskan proses produksi cincau hitam dari awal hingga akhir. Dia juga mengajak keliling mulai awal, bagaimana dari daun cincau kering menjadi cincau yang kenyal tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, selain bahan dasar daun cincau kering, ada juga tepung tapioka, dan bahan pemisah sari pati. “Pertama dilakukan perebusan daun cincau kering dalam sebuah panci perebus. Ditambahkan pula bahan khusus untuk membantu proses ekstraksi. Ini dilakukan selama 3 sampai 4 jam,” paparnya.

Hal itu bertujuan untuk mengeluarkan sari pati dari daun cincau. Warna air rebusannya akan menjadi hitam seperti yang diharapkan. Selanjutnya, dilakukan penyaringan untuk memisahkan sari pati dengan ampasnya. “Proses ini bisa sampai 1 jam, sesuai dengan jumlah produksinya,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selama ini cincau hitam tidak lekang dari menu andalan sajian takjil untuk berbuka puasa. Dipotong dadu atau diserut, ditambah gula cair, es batu, dan air terasa sangat menyegarkan.

Baca Juga: Produksi Cincau Sehari Tembus 40 Ton

Sering ditemui di pasar-pasar, tapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara pembuatan cincau hitam yang mirip agar-agar ini. Jawa Pos Radar Jember menuju home industri pembuatan cincau hitam di daerah Jalan Teuku Umar VII, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan kaliwates.

Eko Juli Subariono pemilik UD Gading Joyo yang membuat cincau hitam tersebut menjelaskan proses produksi cincau hitam dari awal hingga akhir. Dia juga mengajak keliling mulai awal, bagaimana dari daun cincau kering menjadi cincau yang kenyal tersebut.

Dia menjelaskan, selain bahan dasar daun cincau kering, ada juga tepung tapioka, dan bahan pemisah sari pati. “Pertama dilakukan perebusan daun cincau kering dalam sebuah panci perebus. Ditambahkan pula bahan khusus untuk membantu proses ekstraksi. Ini dilakukan selama 3 sampai 4 jam,” paparnya.

Hal itu bertujuan untuk mengeluarkan sari pati dari daun cincau. Warna air rebusannya akan menjadi hitam seperti yang diharapkan. Selanjutnya, dilakukan penyaringan untuk memisahkan sari pati dengan ampasnya. “Proses ini bisa sampai 1 jam, sesuai dengan jumlah produksinya,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selama ini cincau hitam tidak lekang dari menu andalan sajian takjil untuk berbuka puasa. Dipotong dadu atau diserut, ditambah gula cair, es batu, dan air terasa sangat menyegarkan.

Baca Juga: Produksi Cincau Sehari Tembus 40 Ton

Sering ditemui di pasar-pasar, tapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara pembuatan cincau hitam yang mirip agar-agar ini. Jawa Pos Radar Jember menuju home industri pembuatan cincau hitam di daerah Jalan Teuku Umar VII, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan kaliwates.

Eko Juli Subariono pemilik UD Gading Joyo yang membuat cincau hitam tersebut menjelaskan proses produksi cincau hitam dari awal hingga akhir. Dia juga mengajak keliling mulai awal, bagaimana dari daun cincau kering menjadi cincau yang kenyal tersebut.

Dia menjelaskan, selain bahan dasar daun cincau kering, ada juga tepung tapioka, dan bahan pemisah sari pati. “Pertama dilakukan perebusan daun cincau kering dalam sebuah panci perebus. Ditambahkan pula bahan khusus untuk membantu proses ekstraksi. Ini dilakukan selama 3 sampai 4 jam,” paparnya.

Hal itu bertujuan untuk mengeluarkan sari pati dari daun cincau. Warna air rebusannya akan menjadi hitam seperti yang diharapkan. Selanjutnya, dilakukan penyaringan untuk memisahkan sari pati dengan ampasnya. “Proses ini bisa sampai 1 jam, sesuai dengan jumlah produksinya,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/