alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Cegah Nikah Dini lewat Power to Youth

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Forum Anak Desa (FAD) Kecamatan Ledokombo memiliki perhatian serius untuk mencegah pernikahan dini. Bahkan pencegahan pernikahan dini tersebut merupakan salah satu dari tiga program Power to Youth. Seperti kehamilan remaja dan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Baca Juga : Ajak Mahasiswa untuk Pemberdayaan Masyarakat

Hal itu seperti diungkapkan oleh Rizki Sukmawati, pengurus FAD Kecamatan Ledokombo, kepada Jawa Pos Radar Jember. Alumnus SMA Negeri Kalisat itu menerangkan, selama ini di Desa Ledokombo masih saja ada kasus pernikahan dini, dan itu dialami oleh teman dekatnya sendiri.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pernikahan dini diakibatkan berbagai hal, seperti pemahaman agama sangat minim, sehingga terjadilah pergaulan bebas dan berakibat hamil di luar nikah. FAD Kecamatan Ledokombo prihatin sekali. Oleh karena itu, hal ini harus dicegah sehingga kelak diharapkan tidak ada lagi pernikahan dini,” kata Rizki.

Saat berkunjung ke Radar Jember, Nurhadi, Project Manager Program Power to Youth, memaparkan, selama ini di kawasan Jember bagian utara, seperti di Kecamatan Ledokombo dan Silo, permasalahan tiga hal tersebut sering kali dijumpai. Oleh karenanya, hal tersebut harus segera dituntaskan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Forum Anak Desa (FAD) Kecamatan Ledokombo memiliki perhatian serius untuk mencegah pernikahan dini. Bahkan pencegahan pernikahan dini tersebut merupakan salah satu dari tiga program Power to Youth. Seperti kehamilan remaja dan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Baca Juga : Ajak Mahasiswa untuk Pemberdayaan Masyarakat

Hal itu seperti diungkapkan oleh Rizki Sukmawati, pengurus FAD Kecamatan Ledokombo, kepada Jawa Pos Radar Jember. Alumnus SMA Negeri Kalisat itu menerangkan, selama ini di Desa Ledokombo masih saja ada kasus pernikahan dini, dan itu dialami oleh teman dekatnya sendiri.

“Pernikahan dini diakibatkan berbagai hal, seperti pemahaman agama sangat minim, sehingga terjadilah pergaulan bebas dan berakibat hamil di luar nikah. FAD Kecamatan Ledokombo prihatin sekali. Oleh karena itu, hal ini harus dicegah sehingga kelak diharapkan tidak ada lagi pernikahan dini,” kata Rizki.

Saat berkunjung ke Radar Jember, Nurhadi, Project Manager Program Power to Youth, memaparkan, selama ini di kawasan Jember bagian utara, seperti di Kecamatan Ledokombo dan Silo, permasalahan tiga hal tersebut sering kali dijumpai. Oleh karenanya, hal tersebut harus segera dituntaskan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Forum Anak Desa (FAD) Kecamatan Ledokombo memiliki perhatian serius untuk mencegah pernikahan dini. Bahkan pencegahan pernikahan dini tersebut merupakan salah satu dari tiga program Power to Youth. Seperti kehamilan remaja dan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Baca Juga : Ajak Mahasiswa untuk Pemberdayaan Masyarakat

Hal itu seperti diungkapkan oleh Rizki Sukmawati, pengurus FAD Kecamatan Ledokombo, kepada Jawa Pos Radar Jember. Alumnus SMA Negeri Kalisat itu menerangkan, selama ini di Desa Ledokombo masih saja ada kasus pernikahan dini, dan itu dialami oleh teman dekatnya sendiri.

“Pernikahan dini diakibatkan berbagai hal, seperti pemahaman agama sangat minim, sehingga terjadilah pergaulan bebas dan berakibat hamil di luar nikah. FAD Kecamatan Ledokombo prihatin sekali. Oleh karena itu, hal ini harus dicegah sehingga kelak diharapkan tidak ada lagi pernikahan dini,” kata Rizki.

Saat berkunjung ke Radar Jember, Nurhadi, Project Manager Program Power to Youth, memaparkan, selama ini di kawasan Jember bagian utara, seperti di Kecamatan Ledokombo dan Silo, permasalahan tiga hal tersebut sering kali dijumpai. Oleh karenanya, hal tersebut harus segera dituntaskan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/