alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Bandara Notohadinegoro Belum Operasi karena Penumpang Minim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bandara Notohadinegoro yang digadang-gadang menghidupi akses pariwisata di Kabupaten Jember sudah cukup lama tidak beroperasi. Meski begitu, perawatan tetap dilakukan oleh sejumlah pegawai.

Baca Juga : Demi Reklame, Pohon Tersakiti

Menurut Oni, Bendahara Bandara Notohadinegoro, operasional bandara tetap berjalan seperti biasanya. Ada 35 petugas yang selalu stand by setiap harinya. Namun, untuk komersial pesawat masih terkendala oleh menurunnya penumpang.  Itu terjadi selama pandemi Covid-19.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Bukan tidak beroperasi, tapi tidak ada masyarakat yang menggunakan jalur udara, sehingga sampai saat ini yang menggunakan hanya pesawat carter yang digunakan oleh kunjungan pejabat negara,” kata Oni kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pihak bandara juga menambahkan, tingginya harga tiket pesawat dipengaruhi oleh minimnya penumpang. Karena itu, salah satu solusi untuk menutupi biaya perawatan pesawat, gaji pilot, dan kebersihan adalah meninggikan harga tiket pesawat. “Itu sudah sesuai dan cukup murah,” ungkapnya. Dia juga mengatakan, pesawat komersial mulai tidak beroperasi sejak tingginya kasus Covid-19.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bandara Notohadinegoro yang digadang-gadang menghidupi akses pariwisata di Kabupaten Jember sudah cukup lama tidak beroperasi. Meski begitu, perawatan tetap dilakukan oleh sejumlah pegawai.

Baca Juga : Demi Reklame, Pohon Tersakiti

Menurut Oni, Bendahara Bandara Notohadinegoro, operasional bandara tetap berjalan seperti biasanya. Ada 35 petugas yang selalu stand by setiap harinya. Namun, untuk komersial pesawat masih terkendala oleh menurunnya penumpang.  Itu terjadi selama pandemi Covid-19.

“Bukan tidak beroperasi, tapi tidak ada masyarakat yang menggunakan jalur udara, sehingga sampai saat ini yang menggunakan hanya pesawat carter yang digunakan oleh kunjungan pejabat negara,” kata Oni kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pihak bandara juga menambahkan, tingginya harga tiket pesawat dipengaruhi oleh minimnya penumpang. Karena itu, salah satu solusi untuk menutupi biaya perawatan pesawat, gaji pilot, dan kebersihan adalah meninggikan harga tiket pesawat. “Itu sudah sesuai dan cukup murah,” ungkapnya. Dia juga mengatakan, pesawat komersial mulai tidak beroperasi sejak tingginya kasus Covid-19.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bandara Notohadinegoro yang digadang-gadang menghidupi akses pariwisata di Kabupaten Jember sudah cukup lama tidak beroperasi. Meski begitu, perawatan tetap dilakukan oleh sejumlah pegawai.

Baca Juga : Demi Reklame, Pohon Tersakiti

Menurut Oni, Bendahara Bandara Notohadinegoro, operasional bandara tetap berjalan seperti biasanya. Ada 35 petugas yang selalu stand by setiap harinya. Namun, untuk komersial pesawat masih terkendala oleh menurunnya penumpang.  Itu terjadi selama pandemi Covid-19.

“Bukan tidak beroperasi, tapi tidak ada masyarakat yang menggunakan jalur udara, sehingga sampai saat ini yang menggunakan hanya pesawat carter yang digunakan oleh kunjungan pejabat negara,” kata Oni kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pihak bandara juga menambahkan, tingginya harga tiket pesawat dipengaruhi oleh minimnya penumpang. Karena itu, salah satu solusi untuk menutupi biaya perawatan pesawat, gaji pilot, dan kebersihan adalah meninggikan harga tiket pesawat. “Itu sudah sesuai dan cukup murah,” ungkapnya. Dia juga mengatakan, pesawat komersial mulai tidak beroperasi sejak tingginya kasus Covid-19.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/