alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Sambut Nyepi, Gelar Upacara Nyegara Gunung

Mobile_AP_Rectangle 1

Selain itu, lanjut dia, juga saling berhubungan hingga terwujud Bhuana Agung dan Bhuana Alit. ”Bhuana Agung adalah dunia dan Bhuana Alit yaitu alam kecil atau dunia di dalam tubuh manusia itu sendiri,” lanjutnya.

Untuk rangkaian selanjutnya, upacara Melasti akan diadakan di Pantai Paseban. Setelah itu, umat Hindu Dharma melaksanakan tawur agung yang dilanjutkan dengan parade ogoh-ogoh di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari. Diikuti Catur Brata Penyepian yang terdiri atas amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). “Mereka harus fokus dengan Tuhannya,” pungkas Waris.

- Advertisement -

Selain itu, lanjut dia, juga saling berhubungan hingga terwujud Bhuana Agung dan Bhuana Alit. ”Bhuana Agung adalah dunia dan Bhuana Alit yaitu alam kecil atau dunia di dalam tubuh manusia itu sendiri,” lanjutnya.

Untuk rangkaian selanjutnya, upacara Melasti akan diadakan di Pantai Paseban. Setelah itu, umat Hindu Dharma melaksanakan tawur agung yang dilanjutkan dengan parade ogoh-ogoh di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari. Diikuti Catur Brata Penyepian yang terdiri atas amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). “Mereka harus fokus dengan Tuhannya,” pungkas Waris.

Selain itu, lanjut dia, juga saling berhubungan hingga terwujud Bhuana Agung dan Bhuana Alit. ”Bhuana Agung adalah dunia dan Bhuana Alit yaitu alam kecil atau dunia di dalam tubuh manusia itu sendiri,” lanjutnya.

Untuk rangkaian selanjutnya, upacara Melasti akan diadakan di Pantai Paseban. Setelah itu, umat Hindu Dharma melaksanakan tawur agung yang dilanjutkan dengan parade ogoh-ogoh di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari. Diikuti Catur Brata Penyepian yang terdiri atas amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). “Mereka harus fokus dengan Tuhannya,” pungkas Waris.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/