alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

TPI Puger Terdampak Gelombang Tinggi dan Angin Kencang

 Sepi Nelayan

Mobile_AP_Rectangle 1

Dia menuturkan bahwa sudah hampir sepekan ini stok ikan kosong dan tidak seperti biasanya, karena cuaca buruk. Banyak nelayan yang tidak berangkat melaut karena angin dan gelombang di tengah cukup besar dan membahayakan.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Jember di Puger Iptu Muhammad Na’i membenarkan bahwa sepekan ini banyak nelayan yang tidak berangkat melaut. “Karena gelombang dan angin kencang, nelayan memilih tidak berangkat,” katanya.

Meski masih ada nelayan yang nekat berangkat, banyak yang memilih memarkir jukung dan perahunya di sekitar dermaga dan sepanjang sungai. Di sekitar dermaga pun terpasang bendera merah sebagai penanda bahwa di tengah laut ombak sedang besar disertai angin. (jum/c2/lin)

- Advertisement -

Dia menuturkan bahwa sudah hampir sepekan ini stok ikan kosong dan tidak seperti biasanya, karena cuaca buruk. Banyak nelayan yang tidak berangkat melaut karena angin dan gelombang di tengah cukup besar dan membahayakan.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Jember di Puger Iptu Muhammad Na’i membenarkan bahwa sepekan ini banyak nelayan yang tidak berangkat melaut. “Karena gelombang dan angin kencang, nelayan memilih tidak berangkat,” katanya.

Meski masih ada nelayan yang nekat berangkat, banyak yang memilih memarkir jukung dan perahunya di sekitar dermaga dan sepanjang sungai. Di sekitar dermaga pun terpasang bendera merah sebagai penanda bahwa di tengah laut ombak sedang besar disertai angin. (jum/c2/lin)

Dia menuturkan bahwa sudah hampir sepekan ini stok ikan kosong dan tidak seperti biasanya, karena cuaca buruk. Banyak nelayan yang tidak berangkat melaut karena angin dan gelombang di tengah cukup besar dan membahayakan.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Jember di Puger Iptu Muhammad Na’i membenarkan bahwa sepekan ini banyak nelayan yang tidak berangkat melaut. “Karena gelombang dan angin kencang, nelayan memilih tidak berangkat,” katanya.

Meski masih ada nelayan yang nekat berangkat, banyak yang memilih memarkir jukung dan perahunya di sekitar dermaga dan sepanjang sungai. Di sekitar dermaga pun terpasang bendera merah sebagai penanda bahwa di tengah laut ombak sedang besar disertai angin. (jum/c2/lin)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/