alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Siap Terbitkan Perbup Produk Lokal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Pandemi korona selama setahun terakhir banyak membuat pelaku usaha di Jember kolaps. Demi menumbuhkan dunia usaha di Jember, Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto dan wakilnya, Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, berencana menerbitkan peraturan bupati (perbup) tentang produk lokal Jember.

Tujuannya agar semua usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jember bisa tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, perputaran uang bisa maksimal di Jember dan mampu mengangkat perekonomian masyarakat.

Tak hanya itu, seluruh instansi dan masyarakat Jember juga diharapkan benar-benar maksimal memanfaatkan produk lokal. Bahkan, semua instansi harus memajang produk tersebut. “Kami akan mengeluarkan peraturan bupati agar seluruh masyarakat Jember dan instansi wajib memakai produk lokal,” papar Hendy. Selanjutnya dia menyebut akan menerbitkan surat kepada masyarakat agar mencintai dan memakai produk lokal.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hendy pun menyampaikan contoh lain yang selama ini berjalan di lingkungannya. Di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, tempat dirinya tinggal, terdapat grop WhatsApp beranggotakan 175 orang yang menjadi tempat promosi produk lokal. Ini dikoordinasikan oleh ketua RT dan RW. “Perlu gerakan belanja di warung tetangga. Kalau 2,6 juta warga Jember bergerak semua, akan lahir perputaran ekonomi yang hebat. Daerah lain pasti akan tertarik,” beber Hendy. Dia juga menambahkan bahwa potensi tumbuhnya perekonomian di Jember sangat besar, mengingat pelaku UMKM ada sebanyak 647 ribu usaha.

Mengenai konsep ini, Wakil Bupati Jember Gus Firjaun menyampaikan tentang perlunya pemberdayaan agar semua UMKM terus tumbuh. Menurutnya, bukan hanya yang di pasar bebas, tapi juga yang berbasis pesantren. “Pelatihan dan pemberdayaan harus tetap diberikan. Demi mengembangkan UMKM, pemerintah harus hadir. Minimal melakukan pendampingan,” tuturnya.

 

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Pandemi korona selama setahun terakhir banyak membuat pelaku usaha di Jember kolaps. Demi menumbuhkan dunia usaha di Jember, Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto dan wakilnya, Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, berencana menerbitkan peraturan bupati (perbup) tentang produk lokal Jember.

Tujuannya agar semua usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jember bisa tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, perputaran uang bisa maksimal di Jember dan mampu mengangkat perekonomian masyarakat.

Tak hanya itu, seluruh instansi dan masyarakat Jember juga diharapkan benar-benar maksimal memanfaatkan produk lokal. Bahkan, semua instansi harus memajang produk tersebut. “Kami akan mengeluarkan peraturan bupati agar seluruh masyarakat Jember dan instansi wajib memakai produk lokal,” papar Hendy. Selanjutnya dia menyebut akan menerbitkan surat kepada masyarakat agar mencintai dan memakai produk lokal.

Hendy pun menyampaikan contoh lain yang selama ini berjalan di lingkungannya. Di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, tempat dirinya tinggal, terdapat grop WhatsApp beranggotakan 175 orang yang menjadi tempat promosi produk lokal. Ini dikoordinasikan oleh ketua RT dan RW. “Perlu gerakan belanja di warung tetangga. Kalau 2,6 juta warga Jember bergerak semua, akan lahir perputaran ekonomi yang hebat. Daerah lain pasti akan tertarik,” beber Hendy. Dia juga menambahkan bahwa potensi tumbuhnya perekonomian di Jember sangat besar, mengingat pelaku UMKM ada sebanyak 647 ribu usaha.

Mengenai konsep ini, Wakil Bupati Jember Gus Firjaun menyampaikan tentang perlunya pemberdayaan agar semua UMKM terus tumbuh. Menurutnya, bukan hanya yang di pasar bebas, tapi juga yang berbasis pesantren. “Pelatihan dan pemberdayaan harus tetap diberikan. Demi mengembangkan UMKM, pemerintah harus hadir. Minimal melakukan pendampingan,” tuturnya.

 

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Pandemi korona selama setahun terakhir banyak membuat pelaku usaha di Jember kolaps. Demi menumbuhkan dunia usaha di Jember, Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto dan wakilnya, Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, berencana menerbitkan peraturan bupati (perbup) tentang produk lokal Jember.

Tujuannya agar semua usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jember bisa tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, perputaran uang bisa maksimal di Jember dan mampu mengangkat perekonomian masyarakat.

Tak hanya itu, seluruh instansi dan masyarakat Jember juga diharapkan benar-benar maksimal memanfaatkan produk lokal. Bahkan, semua instansi harus memajang produk tersebut. “Kami akan mengeluarkan peraturan bupati agar seluruh masyarakat Jember dan instansi wajib memakai produk lokal,” papar Hendy. Selanjutnya dia menyebut akan menerbitkan surat kepada masyarakat agar mencintai dan memakai produk lokal.

Hendy pun menyampaikan contoh lain yang selama ini berjalan di lingkungannya. Di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, tempat dirinya tinggal, terdapat grop WhatsApp beranggotakan 175 orang yang menjadi tempat promosi produk lokal. Ini dikoordinasikan oleh ketua RT dan RW. “Perlu gerakan belanja di warung tetangga. Kalau 2,6 juta warga Jember bergerak semua, akan lahir perputaran ekonomi yang hebat. Daerah lain pasti akan tertarik,” beber Hendy. Dia juga menambahkan bahwa potensi tumbuhnya perekonomian di Jember sangat besar, mengingat pelaku UMKM ada sebanyak 647 ribu usaha.

Mengenai konsep ini, Wakil Bupati Jember Gus Firjaun menyampaikan tentang perlunya pemberdayaan agar semua UMKM terus tumbuh. Menurutnya, bukan hanya yang di pasar bebas, tapi juga yang berbasis pesantren. “Pelatihan dan pemberdayaan harus tetap diberikan. Demi mengembangkan UMKM, pemerintah harus hadir. Minimal melakukan pendampingan,” tuturnya.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/