alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Kasus Honor Pemakaman Jember Belum Ada Tersangka, Polda Bantu Penyidikan

"Kasus ini (honor pemakaman, Red) kami koordinasi dengan Polda Jatim. Kami juga perlu penanganan yang tepat." AKP Komang Yogi Arya Wiguna - Kasat Reskrim Polres Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Jember terus bergulir. Meski telah banyak saksi yang diperiksa oleh kepolisian, namun kasus yang meledak pada akhir Agustus di tubuh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember tersebut sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan.

Bahkan, saking peliknya kasus tersebut, kepolisian melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Jember juga meminta bantuan dari Polda Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan hal tersebut.

Menurut Komang, dilibatkannya Polda Jatim dalam penyidikan kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut untuk membantu proses pengusutan. “Kasus ini (honor pemakaman, Red) kami koordinasi dengan Polda Jatim. Kami juga perlu penanganan yang tepat,” kata Komang, kemarin (15/12).

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, dalam penanganan kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut Polda Jatim terlibat dalam beberapa kegiatan. Kendati begitu, Komang enggan menyebut apa saja bentuk kegiatan itu. Namun, dia memastikan, bala bantuan dari Polda Jatim itu untuk memastikan kasus yang sempat menjadi perhatian publik di Jember ini bisa diungkap mendalam, hingga nanti pada penetapan tersangka. “Dilibatkan dalam beberapa kegiatan. Asistensi daripada penyidikan,” tambahnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko belum banyak memberikan komentar. Gatot masih irit bicara saat Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi padanya. Namun, dia menjanjikan bakal mengomunikasikan keterlibatan Polda Jatim terhadap kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut tersebut ke Polres Jember. “Saya kroscek ke Jember, ya,” kata Gatot.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Jember terus bergulir. Meski telah banyak saksi yang diperiksa oleh kepolisian, namun kasus yang meledak pada akhir Agustus di tubuh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember tersebut sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan.

Bahkan, saking peliknya kasus tersebut, kepolisian melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Jember juga meminta bantuan dari Polda Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan hal tersebut.

Menurut Komang, dilibatkannya Polda Jatim dalam penyidikan kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut untuk membantu proses pengusutan. “Kasus ini (honor pemakaman, Red) kami koordinasi dengan Polda Jatim. Kami juga perlu penanganan yang tepat,” kata Komang, kemarin (15/12).

Menurut dia, dalam penanganan kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut Polda Jatim terlibat dalam beberapa kegiatan. Kendati begitu, Komang enggan menyebut apa saja bentuk kegiatan itu. Namun, dia memastikan, bala bantuan dari Polda Jatim itu untuk memastikan kasus yang sempat menjadi perhatian publik di Jember ini bisa diungkap mendalam, hingga nanti pada penetapan tersangka. “Dilibatkan dalam beberapa kegiatan. Asistensi daripada penyidikan,” tambahnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko belum banyak memberikan komentar. Gatot masih irit bicara saat Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi padanya. Namun, dia menjanjikan bakal mengomunikasikan keterlibatan Polda Jatim terhadap kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut tersebut ke Polres Jember. “Saya kroscek ke Jember, ya,” kata Gatot.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Jember terus bergulir. Meski telah banyak saksi yang diperiksa oleh kepolisian, namun kasus yang meledak pada akhir Agustus di tubuh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember tersebut sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan.

Bahkan, saking peliknya kasus tersebut, kepolisian melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Jember juga meminta bantuan dari Polda Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan hal tersebut.

Menurut Komang, dilibatkannya Polda Jatim dalam penyidikan kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut untuk membantu proses pengusutan. “Kasus ini (honor pemakaman, Red) kami koordinasi dengan Polda Jatim. Kami juga perlu penanganan yang tepat,” kata Komang, kemarin (15/12).

Menurut dia, dalam penanganan kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut Polda Jatim terlibat dalam beberapa kegiatan. Kendati begitu, Komang enggan menyebut apa saja bentuk kegiatan itu. Namun, dia memastikan, bala bantuan dari Polda Jatim itu untuk memastikan kasus yang sempat menjadi perhatian publik di Jember ini bisa diungkap mendalam, hingga nanti pada penetapan tersangka. “Dilibatkan dalam beberapa kegiatan. Asistensi daripada penyidikan,” tambahnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko belum banyak memberikan komentar. Gatot masih irit bicara saat Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi padanya. Namun, dia menjanjikan bakal mengomunikasikan keterlibatan Polda Jatim terhadap kasus honor pemakaman jenazah pasien Covid-19 tersebut tersebut ke Polres Jember. “Saya kroscek ke Jember, ya,” kata Gatot.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/