alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Musisi Jember Mulai Bangkit

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendekati pergantian tahun, dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jember. Salah satunya adalah para musisi. Sepinya pinangan untuk manggung membuat mereka bertahan hidup dengan melakukan berbagai cara.

Ketua Komunitas Musisi Jember (KMJ) Agus Pindhank mengungkapkan, sepinya job membuat banyak musisi di Jember kelimpungan. Sebab, banyak pemusik yang menggantungkan hidupnya dari bermain musik. “Untuk pendapatan dari bermusik, terjun bebas,” selorohnya.

Sedangkan untuk karya musik, lanjutnya, justru mengalami peningkatan. “Banyak pemusik yang memilih membuat konten musik dan diunggah di akun Instagram atau Youtube masing-masing,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena itu, aktivitas bermusik mereka lebih meningkat jika dibandingkan dengan sebelum pandemi. Mereka kerap membuat video cover lagu. “Untuk menarik minat warganet, harus sering mengunggah video musik,” lanjutnya.

Adanya pandemi juga diakui Agus memberi hikmah tersendiri bagi para pemusik. Salah satunya, mau tidak mau mereka harus paham teknologi. “Kalau tidak, kami tidak akan bisa rekaman dan mengunggah karya musik kami melalui akun media sosial,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendekati pergantian tahun, dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jember. Salah satunya adalah para musisi. Sepinya pinangan untuk manggung membuat mereka bertahan hidup dengan melakukan berbagai cara.

Ketua Komunitas Musisi Jember (KMJ) Agus Pindhank mengungkapkan, sepinya job membuat banyak musisi di Jember kelimpungan. Sebab, banyak pemusik yang menggantungkan hidupnya dari bermain musik. “Untuk pendapatan dari bermusik, terjun bebas,” selorohnya.

Sedangkan untuk karya musik, lanjutnya, justru mengalami peningkatan. “Banyak pemusik yang memilih membuat konten musik dan diunggah di akun Instagram atau Youtube masing-masing,” lanjutnya.

Karena itu, aktivitas bermusik mereka lebih meningkat jika dibandingkan dengan sebelum pandemi. Mereka kerap membuat video cover lagu. “Untuk menarik minat warganet, harus sering mengunggah video musik,” lanjutnya.

Adanya pandemi juga diakui Agus memberi hikmah tersendiri bagi para pemusik. Salah satunya, mau tidak mau mereka harus paham teknologi. “Kalau tidak, kami tidak akan bisa rekaman dan mengunggah karya musik kami melalui akun media sosial,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendekati pergantian tahun, dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jember. Salah satunya adalah para musisi. Sepinya pinangan untuk manggung membuat mereka bertahan hidup dengan melakukan berbagai cara.

Ketua Komunitas Musisi Jember (KMJ) Agus Pindhank mengungkapkan, sepinya job membuat banyak musisi di Jember kelimpungan. Sebab, banyak pemusik yang menggantungkan hidupnya dari bermain musik. “Untuk pendapatan dari bermusik, terjun bebas,” selorohnya.

Sedangkan untuk karya musik, lanjutnya, justru mengalami peningkatan. “Banyak pemusik yang memilih membuat konten musik dan diunggah di akun Instagram atau Youtube masing-masing,” lanjutnya.

Karena itu, aktivitas bermusik mereka lebih meningkat jika dibandingkan dengan sebelum pandemi. Mereka kerap membuat video cover lagu. “Untuk menarik minat warganet, harus sering mengunggah video musik,” lanjutnya.

Adanya pandemi juga diakui Agus memberi hikmah tersendiri bagi para pemusik. Salah satunya, mau tidak mau mereka harus paham teknologi. “Kalau tidak, kami tidak akan bisa rekaman dan mengunggah karya musik kami melalui akun media sosial,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/