alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Update Jangkauan Vaksinasi Jember Demi Penurunan Level PPKM

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus mengebut percepatan vaksinasi guna mewujudkan adanya herd immunity alias kekebalan masal. Sebelumnya, Bupati Jember Hendy Siswanto juga telah melakukan berbagai tindakan preventif dengan menjemput bola untuk mendapatkan vaksin. Salah satunya, saat berkunjung ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan. Tujuannya, agar tak terjadi kekurangan stok. Dengan begitu vaksinasi bisa terus dikebut.

Melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, pihaknya juga telah memerintahkan setiap kepala desa atau lurah untuk mendapat minimal seratus warga yang belum menjalani vaksinasi. Belum lagi, melalui dinas kesehatan, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) telah menyediakan pelayanan vaksinasi. Mulai klinik, puskesmas, rumah sakit, hingga gerai-gerai vaksinasi lain.

Berbagai upaya itu sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Berdasar data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandi menerangkan bahwa per 14 November sore, tercatat dosis 1 vaksinasi di Kabupaten Jember sudah mencapai 49,75 persen. “Atau, sudah mencapai vaksinasi sebanyak 994.815 orang,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti kita tahu, indikator turun level dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) adalah ketika jumlah vaksinasi di Jember sudah mencapai 50 persen. Untuk mencapai target tersebut, Bobby menjelaskan bahwa masih kurang sebanyak 5.033 sasaran. Sementara untuk mencapai PPKM level 1, harus mencapai vaksinasi sebanyak 70 persen atau terdata masih kurang sejumlah 404.972 sasaran.

Meski begitu, pihaknya optimistis bakal segera merampungkan pencapaian vaksinasi di Jember sebanyak 50 persen untuk bisa masuk PPKM Level 2. Selain itu, dia menyatakan bahwa jumlah dosis vaksin yang tersedia juga masih ada. “Sisa vaksin sebanyak 295.325 dosis. Yakni, terdiri atas 45.227 dosis Sinovac, 83.210 dosis Aztraseneca, 2.002 dosis Moderna, dan 164.886 dosis Pfizer,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus mengebut percepatan vaksinasi guna mewujudkan adanya herd immunity alias kekebalan masal. Sebelumnya, Bupati Jember Hendy Siswanto juga telah melakukan berbagai tindakan preventif dengan menjemput bola untuk mendapatkan vaksin. Salah satunya, saat berkunjung ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan. Tujuannya, agar tak terjadi kekurangan stok. Dengan begitu vaksinasi bisa terus dikebut.

Melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, pihaknya juga telah memerintahkan setiap kepala desa atau lurah untuk mendapat minimal seratus warga yang belum menjalani vaksinasi. Belum lagi, melalui dinas kesehatan, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) telah menyediakan pelayanan vaksinasi. Mulai klinik, puskesmas, rumah sakit, hingga gerai-gerai vaksinasi lain.

Berbagai upaya itu sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Berdasar data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandi menerangkan bahwa per 14 November sore, tercatat dosis 1 vaksinasi di Kabupaten Jember sudah mencapai 49,75 persen. “Atau, sudah mencapai vaksinasi sebanyak 994.815 orang,” lanjutnya.

Seperti kita tahu, indikator turun level dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) adalah ketika jumlah vaksinasi di Jember sudah mencapai 50 persen. Untuk mencapai target tersebut, Bobby menjelaskan bahwa masih kurang sebanyak 5.033 sasaran. Sementara untuk mencapai PPKM level 1, harus mencapai vaksinasi sebanyak 70 persen atau terdata masih kurang sejumlah 404.972 sasaran.

Meski begitu, pihaknya optimistis bakal segera merampungkan pencapaian vaksinasi di Jember sebanyak 50 persen untuk bisa masuk PPKM Level 2. Selain itu, dia menyatakan bahwa jumlah dosis vaksin yang tersedia juga masih ada. “Sisa vaksin sebanyak 295.325 dosis. Yakni, terdiri atas 45.227 dosis Sinovac, 83.210 dosis Aztraseneca, 2.002 dosis Moderna, dan 164.886 dosis Pfizer,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus mengebut percepatan vaksinasi guna mewujudkan adanya herd immunity alias kekebalan masal. Sebelumnya, Bupati Jember Hendy Siswanto juga telah melakukan berbagai tindakan preventif dengan menjemput bola untuk mendapatkan vaksin. Salah satunya, saat berkunjung ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan. Tujuannya, agar tak terjadi kekurangan stok. Dengan begitu vaksinasi bisa terus dikebut.

Melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, pihaknya juga telah memerintahkan setiap kepala desa atau lurah untuk mendapat minimal seratus warga yang belum menjalani vaksinasi. Belum lagi, melalui dinas kesehatan, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) telah menyediakan pelayanan vaksinasi. Mulai klinik, puskesmas, rumah sakit, hingga gerai-gerai vaksinasi lain.

Berbagai upaya itu sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Berdasar data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandi menerangkan bahwa per 14 November sore, tercatat dosis 1 vaksinasi di Kabupaten Jember sudah mencapai 49,75 persen. “Atau, sudah mencapai vaksinasi sebanyak 994.815 orang,” lanjutnya.

Seperti kita tahu, indikator turun level dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) adalah ketika jumlah vaksinasi di Jember sudah mencapai 50 persen. Untuk mencapai target tersebut, Bobby menjelaskan bahwa masih kurang sebanyak 5.033 sasaran. Sementara untuk mencapai PPKM level 1, harus mencapai vaksinasi sebanyak 70 persen atau terdata masih kurang sejumlah 404.972 sasaran.

Meski begitu, pihaknya optimistis bakal segera merampungkan pencapaian vaksinasi di Jember sebanyak 50 persen untuk bisa masuk PPKM Level 2. Selain itu, dia menyatakan bahwa jumlah dosis vaksin yang tersedia juga masih ada. “Sisa vaksin sebanyak 295.325 dosis. Yakni, terdiri atas 45.227 dosis Sinovac, 83.210 dosis Aztraseneca, 2.002 dosis Moderna, dan 164.886 dosis Pfizer,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/