alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Masyarakat Jember Perlu Dukung UMKM dengan Cara ini

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengetahuan dan kreativitas masyarakat di Kabupaten Jember dalam bidang ekonomi kian hari kian meningkat. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Baik di tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, hingga wilayah kota.

Hal tersebut harus terus dikembangkan demi kemajuan Jember, terutama dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Apalagi secara geografis, Jember terletak di tengah-tengah wilayah Tapal Kuda, yaitu Lumajang, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Dengan begitu, memiliki potensi yang luar biasa.

Dengan kemampuan dan potensi SDM, Jember tentu dapat menjadi trendsetter dalam pengembangan UMKM. Selain menghasilkan produk unggulan yang sehat dan pengemasan yang unik, tentu harus dibarengi dengan teknik penjualan yang modern. Dengan begitu, usaha dapat diminati konsumen dan terus berkelanjutan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu langkah yang perlu dilakukan bersama oleh masyarakat Jember saat ini adalah kekompakan memajukan UMKM dengan cara membeli produk UMKM lokal, bahkan juga ikut memasarkannya. Terutama para generasi milenial yang kini mulai aktif mengembangkan bisnis UMKM melalui platform digital.

Untuk melakukan langkah tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan bahwa pihaknya akan memulai memaksimalkan upaya dalam memperhatikan kualitas produk serta perizinannya. Jadi, mudah untuk menjalin kesepakatan jual beli dengan daerah lain. “Kita harus meyakinkan kepada market bahwa produk ini higenis, kualitasnya bagus. Bagaimana cara produksi dan izinnya juga seperti apa, itu yang bisa pemerintah lakukan,” tuturnya saat mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dalam kunjungan ke Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengetahuan dan kreativitas masyarakat di Kabupaten Jember dalam bidang ekonomi kian hari kian meningkat. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Baik di tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, hingga wilayah kota.

Hal tersebut harus terus dikembangkan demi kemajuan Jember, terutama dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Apalagi secara geografis, Jember terletak di tengah-tengah wilayah Tapal Kuda, yaitu Lumajang, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Dengan begitu, memiliki potensi yang luar biasa.

Dengan kemampuan dan potensi SDM, Jember tentu dapat menjadi trendsetter dalam pengembangan UMKM. Selain menghasilkan produk unggulan yang sehat dan pengemasan yang unik, tentu harus dibarengi dengan teknik penjualan yang modern. Dengan begitu, usaha dapat diminati konsumen dan terus berkelanjutan.

Salah satu langkah yang perlu dilakukan bersama oleh masyarakat Jember saat ini adalah kekompakan memajukan UMKM dengan cara membeli produk UMKM lokal, bahkan juga ikut memasarkannya. Terutama para generasi milenial yang kini mulai aktif mengembangkan bisnis UMKM melalui platform digital.

Untuk melakukan langkah tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan bahwa pihaknya akan memulai memaksimalkan upaya dalam memperhatikan kualitas produk serta perizinannya. Jadi, mudah untuk menjalin kesepakatan jual beli dengan daerah lain. “Kita harus meyakinkan kepada market bahwa produk ini higenis, kualitasnya bagus. Bagaimana cara produksi dan izinnya juga seperti apa, itu yang bisa pemerintah lakukan,” tuturnya saat mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dalam kunjungan ke Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengetahuan dan kreativitas masyarakat di Kabupaten Jember dalam bidang ekonomi kian hari kian meningkat. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Baik di tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, hingga wilayah kota.

Hal tersebut harus terus dikembangkan demi kemajuan Jember, terutama dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Apalagi secara geografis, Jember terletak di tengah-tengah wilayah Tapal Kuda, yaitu Lumajang, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Dengan begitu, memiliki potensi yang luar biasa.

Dengan kemampuan dan potensi SDM, Jember tentu dapat menjadi trendsetter dalam pengembangan UMKM. Selain menghasilkan produk unggulan yang sehat dan pengemasan yang unik, tentu harus dibarengi dengan teknik penjualan yang modern. Dengan begitu, usaha dapat diminati konsumen dan terus berkelanjutan.

Salah satu langkah yang perlu dilakukan bersama oleh masyarakat Jember saat ini adalah kekompakan memajukan UMKM dengan cara membeli produk UMKM lokal, bahkan juga ikut memasarkannya. Terutama para generasi milenial yang kini mulai aktif mengembangkan bisnis UMKM melalui platform digital.

Untuk melakukan langkah tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan bahwa pihaknya akan memulai memaksimalkan upaya dalam memperhatikan kualitas produk serta perizinannya. Jadi, mudah untuk menjalin kesepakatan jual beli dengan daerah lain. “Kita harus meyakinkan kepada market bahwa produk ini higenis, kualitasnya bagus. Bagaimana cara produksi dan izinnya juga seperti apa, itu yang bisa pemerintah lakukan,” tuturnya saat mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dalam kunjungan ke Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/