alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Tampil Cantik dengan Fashion Batik

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Seni batik kini mulai digemari oleh berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Karya seni yang dituangkan dalam kain ini tak hanya digunakan dalam kegiatan formal atau hari tertentu. Namun, juga cocok digunakan dalam aktivitas sehari-sehari, bahkan untuk sekadar bersantai.

Meski semua batik dapat diaplikasikan dalam bentuk fashion apa pun, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari corak atau motif, desain fashion-nya, model atau orang yang akan menggunakannya, dan usia penggunanya.

Hal itu disampaikan oleh Indi Naidha, pemilik usaha batik Notonegoro, saat mengisi seminar daring The Art of Batik yang digelar Jawa Pos Radar Jember, kemarin (15/10). Menurut dia, semua karya batik itu indah. Setiap orang juga memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menggunakan fashion batik. “The Art of Batik ini luar biasa. Kita bisa mengeksplorasi menjadi apa pun. Bahkan batik yang gagal, di tangan saya itu bisa dibeli mahal,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, berbicara soal fashion yang dibuat menggunakan kain polos dengan kain batik jauh berbeda. Mulai dari desain baju dan konsep atau maksud yang ingin disampaikan dalam sebuah fashion, itu harus lengkap. Dalam membuat fashion batik, hal yang perlu dilihat adalah keseluruhan atau total looks dari pemakai batik. “Jadi, tergantung misi kita untuk mendesain baju tersebut. Kalau fashion, penilaian kita itu dari total looks. Tidak hanya batiknya yang bagus, tapi juga desainnya dan modelnya,” kata ibu satu anak ini.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Seni batik kini mulai digemari oleh berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Karya seni yang dituangkan dalam kain ini tak hanya digunakan dalam kegiatan formal atau hari tertentu. Namun, juga cocok digunakan dalam aktivitas sehari-sehari, bahkan untuk sekadar bersantai.

Meski semua batik dapat diaplikasikan dalam bentuk fashion apa pun, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari corak atau motif, desain fashion-nya, model atau orang yang akan menggunakannya, dan usia penggunanya.

Hal itu disampaikan oleh Indi Naidha, pemilik usaha batik Notonegoro, saat mengisi seminar daring The Art of Batik yang digelar Jawa Pos Radar Jember, kemarin (15/10). Menurut dia, semua karya batik itu indah. Setiap orang juga memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menggunakan fashion batik. “The Art of Batik ini luar biasa. Kita bisa mengeksplorasi menjadi apa pun. Bahkan batik yang gagal, di tangan saya itu bisa dibeli mahal,” tuturnya.

Menurut dia, berbicara soal fashion yang dibuat menggunakan kain polos dengan kain batik jauh berbeda. Mulai dari desain baju dan konsep atau maksud yang ingin disampaikan dalam sebuah fashion, itu harus lengkap. Dalam membuat fashion batik, hal yang perlu dilihat adalah keseluruhan atau total looks dari pemakai batik. “Jadi, tergantung misi kita untuk mendesain baju tersebut. Kalau fashion, penilaian kita itu dari total looks. Tidak hanya batiknya yang bagus, tapi juga desainnya dan modelnya,” kata ibu satu anak ini.

KEPATIHAN, Radar Jember – Seni batik kini mulai digemari oleh berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Karya seni yang dituangkan dalam kain ini tak hanya digunakan dalam kegiatan formal atau hari tertentu. Namun, juga cocok digunakan dalam aktivitas sehari-sehari, bahkan untuk sekadar bersantai.

Meski semua batik dapat diaplikasikan dalam bentuk fashion apa pun, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari corak atau motif, desain fashion-nya, model atau orang yang akan menggunakannya, dan usia penggunanya.

Hal itu disampaikan oleh Indi Naidha, pemilik usaha batik Notonegoro, saat mengisi seminar daring The Art of Batik yang digelar Jawa Pos Radar Jember, kemarin (15/10). Menurut dia, semua karya batik itu indah. Setiap orang juga memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menggunakan fashion batik. “The Art of Batik ini luar biasa. Kita bisa mengeksplorasi menjadi apa pun. Bahkan batik yang gagal, di tangan saya itu bisa dibeli mahal,” tuturnya.

Menurut dia, berbicara soal fashion yang dibuat menggunakan kain polos dengan kain batik jauh berbeda. Mulai dari desain baju dan konsep atau maksud yang ingin disampaikan dalam sebuah fashion, itu harus lengkap. Dalam membuat fashion batik, hal yang perlu dilihat adalah keseluruhan atau total looks dari pemakai batik. “Jadi, tergantung misi kita untuk mendesain baju tersebut. Kalau fashion, penilaian kita itu dari total looks. Tidak hanya batiknya yang bagus, tapi juga desainnya dan modelnya,” kata ibu satu anak ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca