alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Motor Melipir di Pinggiran

Jalur Semboro-Kencong Tertutup Ranting Pohon

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, terpaksa mencari akal untuk bisa melintas. Pasalnya, ada ranting pohon berukuran besar patah dan menutupi jalan. Tak tanggung-tanggung, nyaris seluruh ruas jalan tertutupi pohon tersebut, hingga tak ada kendaraan yang bisa lewat di sana.

Beruntung, saat patah tidak ada pengguna jalan yang melintas. Padahal biasanya jalan yang menghubungkan dua kecamatan itu padan dan kerap dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Tetapi saat itu tidak ada kendaraan roda empat yang lewat. “Memang yang lewat saat itu kendaraan roda dua saja, namun masih bisa lewat pinggir,” kata Bahri, pencari rumput di sekitar lokasi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, terpaksa mencari akal untuk bisa melintas. Pasalnya, ada ranting pohon berukuran besar patah dan menutupi jalan. Tak tanggung-tanggung, nyaris seluruh ruas jalan tertutupi pohon tersebut, hingga tak ada kendaraan yang bisa lewat di sana.

Beruntung, saat patah tidak ada pengguna jalan yang melintas. Padahal biasanya jalan yang menghubungkan dua kecamatan itu padan dan kerap dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Tetapi saat itu tidak ada kendaraan roda empat yang lewat. “Memang yang lewat saat itu kendaraan roda dua saja, namun masih bisa lewat pinggir,” kata Bahri, pencari rumput di sekitar lokasi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, terpaksa mencari akal untuk bisa melintas. Pasalnya, ada ranting pohon berukuran besar patah dan menutupi jalan. Tak tanggung-tanggung, nyaris seluruh ruas jalan tertutupi pohon tersebut, hingga tak ada kendaraan yang bisa lewat di sana.

Beruntung, saat patah tidak ada pengguna jalan yang melintas. Padahal biasanya jalan yang menghubungkan dua kecamatan itu padan dan kerap dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Tetapi saat itu tidak ada kendaraan roda empat yang lewat. “Memang yang lewat saat itu kendaraan roda dua saja, namun masih bisa lewat pinggir,” kata Bahri, pencari rumput di sekitar lokasi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/