alexametrics
25 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Geliat Pengusaha Masih Lesu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa kenormalan baru dalam pandemi saat ini rupanya belum membawa angin segar untuk sebagian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Rata-rata, mereka masih tertatih-tatih bangkit dari hantaman pandemi. Namun, tak sedikit pula yang sudah mulai bergeliat kembali.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jember Dedi M Nurrahmadi mengatakan, UMKM yang terdampak pada umumnya adalah UMKM perdagangan. Namun, seiring berjalannya waktu, UMKM makanan dan minuman mulai bergeliat kembali.

“Semua UMKM terdampak. Tapi yang paling terdampak UMKM sekitar kampus dan sekolah. Karena mahasiswa atau siswa tidak ada yang masuk. Kalau UMKM di pasar masih tertolong, karena konsumennya masih ada,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa kenormalan baru dalam pandemi saat ini rupanya belum membawa angin segar untuk sebagian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Rata-rata, mereka masih tertatih-tatih bangkit dari hantaman pandemi. Namun, tak sedikit pula yang sudah mulai bergeliat kembali.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jember Dedi M Nurrahmadi mengatakan, UMKM yang terdampak pada umumnya adalah UMKM perdagangan. Namun, seiring berjalannya waktu, UMKM makanan dan minuman mulai bergeliat kembali.

“Semua UMKM terdampak. Tapi yang paling terdampak UMKM sekitar kampus dan sekolah. Karena mahasiswa atau siswa tidak ada yang masuk. Kalau UMKM di pasar masih tertolong, karena konsumennya masih ada,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa kenormalan baru dalam pandemi saat ini rupanya belum membawa angin segar untuk sebagian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Rata-rata, mereka masih tertatih-tatih bangkit dari hantaman pandemi. Namun, tak sedikit pula yang sudah mulai bergeliat kembali.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jember Dedi M Nurrahmadi mengatakan, UMKM yang terdampak pada umumnya adalah UMKM perdagangan. Namun, seiring berjalannya waktu, UMKM makanan dan minuman mulai bergeliat kembali.

“Semua UMKM terdampak. Tapi yang paling terdampak UMKM sekitar kampus dan sekolah. Karena mahasiswa atau siswa tidak ada yang masuk. Kalau UMKM di pasar masih tertolong, karena konsumennya masih ada,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca