alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

DPT Berkurang, Setara Pemilih Sekecamatan

“Bisa jadi ini karena akurasi (pengolahan, Red) data yang lebih valid. Semua dokumen dari DP4 dari pemerintah sudah diverifikasi secara komprehensif sebelum penetapan DPT.” Muhammad Syai’in, Ketua KPU Jember.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID Penetapan daftar pemilih tetap ((DPT) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember tahun ini di luar perkiraan. Banyak yang mengira jumlahnya akan naik dibanding Pilkada 2015 lalu. Tapi nyatanya, jumlah pemilih tahun ini justru lebih sedikit. Adakah yang salah dengan proses pendataan hingga rekapitulasi DPT di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember?

DPT pilkada tahun 2020 ditetapkan sebanyak 1.825.386 pemilih. Penetapan dilakukan melalui sidang pleno yang digelar di sebuah hotel di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kemarin (15/10). Jumlah DPT yang ditetapkan turun dibanding DPT pilkada tahun 2015, yang tercatat 1.892.345 pemilih. Alhasil, ada selisih yang cukup signifikan, yakni berkurang 66.959 pemilih atau setara dengan jumlah DPT Kecamatan Jenggawah yang ditetapkan 64.507 pemilih.

Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in menjelaskan, penetapan DPT dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan. Mulai dari penerimaan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) yang diolah menjadi daftar pemilih sementara (DPS). Selanjutnya, diolah kembali dengan merekapitulasi dan melakukan perbaikan-perbaikan, meminta tanggapan masyarakat, dan disempurnakan lagi sebelum ditetapkan menjadi DPT. Dengan kata lain, ada tahapan yang sudah dilalui dengan cukup lama dan melibatkan banyak orang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ada apa sebenarnya sehingga DPT menjadi turun? Syai’in mengatakan, turunnya DPT terjadi karena pengolahan data dilakukan sedemikian valid. “Bisa jadi, ini karena akurasi (pengolahan, Red) data yang lebih valid. Semua dokumen dari DP4 dari pemerintah sudah diverifikasi secara komprehensif sebelum penetapan DPT,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID Penetapan daftar pemilih tetap ((DPT) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember tahun ini di luar perkiraan. Banyak yang mengira jumlahnya akan naik dibanding Pilkada 2015 lalu. Tapi nyatanya, jumlah pemilih tahun ini justru lebih sedikit. Adakah yang salah dengan proses pendataan hingga rekapitulasi DPT di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember?

DPT pilkada tahun 2020 ditetapkan sebanyak 1.825.386 pemilih. Penetapan dilakukan melalui sidang pleno yang digelar di sebuah hotel di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kemarin (15/10). Jumlah DPT yang ditetapkan turun dibanding DPT pilkada tahun 2015, yang tercatat 1.892.345 pemilih. Alhasil, ada selisih yang cukup signifikan, yakni berkurang 66.959 pemilih atau setara dengan jumlah DPT Kecamatan Jenggawah yang ditetapkan 64.507 pemilih.

Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in menjelaskan, penetapan DPT dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan. Mulai dari penerimaan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) yang diolah menjadi daftar pemilih sementara (DPS). Selanjutnya, diolah kembali dengan merekapitulasi dan melakukan perbaikan-perbaikan, meminta tanggapan masyarakat, dan disempurnakan lagi sebelum ditetapkan menjadi DPT. Dengan kata lain, ada tahapan yang sudah dilalui dengan cukup lama dan melibatkan banyak orang.

Ada apa sebenarnya sehingga DPT menjadi turun? Syai’in mengatakan, turunnya DPT terjadi karena pengolahan data dilakukan sedemikian valid. “Bisa jadi, ini karena akurasi (pengolahan, Red) data yang lebih valid. Semua dokumen dari DP4 dari pemerintah sudah diverifikasi secara komprehensif sebelum penetapan DPT,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID Penetapan daftar pemilih tetap ((DPT) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember tahun ini di luar perkiraan. Banyak yang mengira jumlahnya akan naik dibanding Pilkada 2015 lalu. Tapi nyatanya, jumlah pemilih tahun ini justru lebih sedikit. Adakah yang salah dengan proses pendataan hingga rekapitulasi DPT di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember?

DPT pilkada tahun 2020 ditetapkan sebanyak 1.825.386 pemilih. Penetapan dilakukan melalui sidang pleno yang digelar di sebuah hotel di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kemarin (15/10). Jumlah DPT yang ditetapkan turun dibanding DPT pilkada tahun 2015, yang tercatat 1.892.345 pemilih. Alhasil, ada selisih yang cukup signifikan, yakni berkurang 66.959 pemilih atau setara dengan jumlah DPT Kecamatan Jenggawah yang ditetapkan 64.507 pemilih.

Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in menjelaskan, penetapan DPT dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan. Mulai dari penerimaan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) yang diolah menjadi daftar pemilih sementara (DPS). Selanjutnya, diolah kembali dengan merekapitulasi dan melakukan perbaikan-perbaikan, meminta tanggapan masyarakat, dan disempurnakan lagi sebelum ditetapkan menjadi DPT. Dengan kata lain, ada tahapan yang sudah dilalui dengan cukup lama dan melibatkan banyak orang.

Ada apa sebenarnya sehingga DPT menjadi turun? Syai’in mengatakan, turunnya DPT terjadi karena pengolahan data dilakukan sedemikian valid. “Bisa jadi, ini karena akurasi (pengolahan, Red) data yang lebih valid. Semua dokumen dari DP4 dari pemerintah sudah diverifikasi secara komprehensif sebelum penetapan DPT,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/