alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Jember Sambut Level 1 dengan Resmikan Tempat Wisata

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sejumlah kendaraan terparkir rapi di Jalan Wijaya Kusuma, depan Pendapa Wahyawibawagraha, saat Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman meresmikan sejumlah angkutan wisata. Di antaranya becak, ojek, lin kuning, hingga angkutan konvensional lainnya.

Selanjutnya, para wisatawan memasuki satu per satu angkutan tersebut. Tak terkecuali Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman yang mengayuh becak. Berbarengan dengan peresmian angkutan wisata itu, para wisatawan berangkat ke tiga titik. Di antaranya Wisata Megalitikum Kamal, Wisata Religi Kreatif Ajung, dan Jember City Tour.

Di Wisata Megalitikum Kamal, para pengunjung disuguhkan dengan welcome drink jamu, situs Klanceng, dan UMKM opak singkong. Lalu, menikmati pemandangan wisata Kamal dengan menikmati minuman pokak dan kue khas Kamal. Selanjutnya, acara ditutup dengan peresmian wisata dan makan siang kuliner Kamal.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di Wisata Religi Kreatif Ajung, para pengunjung disuguhkan dengan hidangan UMKM tahu bulat dan pemandangan Kebun Blimbing Gayasan. Selanjutnya, melihat dan mencoba membuat kerajinan tangan dan menikmati kuliner pesantren. Sementara, dalam agenda Jember City Tour, para pengunjung dapat berswafoto di lantai 3 Pasar Tanjung dengan background menara air, sepanjang pusat kota termasuk di Masjid Raudhatul Muchlisin, serta di heritage tour eks gedung LMOD dan Rollas Heritage Café, lalu kembali ke Alun-Alun Jember.

Hendy mengungkapkan bahwa jangan terlalu jauh menggaet wisatawan ke luar daerah. Sebab, Jember memiliki jutaan masyarakat Jember berpotensi. “Ada 2,5 juta penduduk lebih. Kalau 5 persen saja berwisata, pasti menghasilkan,” paparnya. Karena itu, lanjutnya, ayo sosialisasi kepada para tetangga tentang potensi apa saja yang terdapat di Jember.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada para insan pariwisata untuk memberikan kemudahan dan servis yang terbaik. “Harus ramah, jangan sampai bersikap biasa saja kepada warga Jember yang berkunjung,” lanjutnya.

Selain itu, insan transportasi juga diharapkan peduli terhadap kendaraan mereka masing-masing. “Lin kuning dan kendaraan ojek harus bersih, jangan kebut-kebutan,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sejumlah kendaraan terparkir rapi di Jalan Wijaya Kusuma, depan Pendapa Wahyawibawagraha, saat Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman meresmikan sejumlah angkutan wisata. Di antaranya becak, ojek, lin kuning, hingga angkutan konvensional lainnya.

Selanjutnya, para wisatawan memasuki satu per satu angkutan tersebut. Tak terkecuali Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman yang mengayuh becak. Berbarengan dengan peresmian angkutan wisata itu, para wisatawan berangkat ke tiga titik. Di antaranya Wisata Megalitikum Kamal, Wisata Religi Kreatif Ajung, dan Jember City Tour.

Di Wisata Megalitikum Kamal, para pengunjung disuguhkan dengan welcome drink jamu, situs Klanceng, dan UMKM opak singkong. Lalu, menikmati pemandangan wisata Kamal dengan menikmati minuman pokak dan kue khas Kamal. Selanjutnya, acara ditutup dengan peresmian wisata dan makan siang kuliner Kamal.

Di Wisata Religi Kreatif Ajung, para pengunjung disuguhkan dengan hidangan UMKM tahu bulat dan pemandangan Kebun Blimbing Gayasan. Selanjutnya, melihat dan mencoba membuat kerajinan tangan dan menikmati kuliner pesantren. Sementara, dalam agenda Jember City Tour, para pengunjung dapat berswafoto di lantai 3 Pasar Tanjung dengan background menara air, sepanjang pusat kota termasuk di Masjid Raudhatul Muchlisin, serta di heritage tour eks gedung LMOD dan Rollas Heritage Café, lalu kembali ke Alun-Alun Jember.

Hendy mengungkapkan bahwa jangan terlalu jauh menggaet wisatawan ke luar daerah. Sebab, Jember memiliki jutaan masyarakat Jember berpotensi. “Ada 2,5 juta penduduk lebih. Kalau 5 persen saja berwisata, pasti menghasilkan,” paparnya. Karena itu, lanjutnya, ayo sosialisasi kepada para tetangga tentang potensi apa saja yang terdapat di Jember.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada para insan pariwisata untuk memberikan kemudahan dan servis yang terbaik. “Harus ramah, jangan sampai bersikap biasa saja kepada warga Jember yang berkunjung,” lanjutnya.

Selain itu, insan transportasi juga diharapkan peduli terhadap kendaraan mereka masing-masing. “Lin kuning dan kendaraan ojek harus bersih, jangan kebut-kebutan,” tegasnya.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sejumlah kendaraan terparkir rapi di Jalan Wijaya Kusuma, depan Pendapa Wahyawibawagraha, saat Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman meresmikan sejumlah angkutan wisata. Di antaranya becak, ojek, lin kuning, hingga angkutan konvensional lainnya.

Selanjutnya, para wisatawan memasuki satu per satu angkutan tersebut. Tak terkecuali Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman yang mengayuh becak. Berbarengan dengan peresmian angkutan wisata itu, para wisatawan berangkat ke tiga titik. Di antaranya Wisata Megalitikum Kamal, Wisata Religi Kreatif Ajung, dan Jember City Tour.

Di Wisata Megalitikum Kamal, para pengunjung disuguhkan dengan welcome drink jamu, situs Klanceng, dan UMKM opak singkong. Lalu, menikmati pemandangan wisata Kamal dengan menikmati minuman pokak dan kue khas Kamal. Selanjutnya, acara ditutup dengan peresmian wisata dan makan siang kuliner Kamal.

Di Wisata Religi Kreatif Ajung, para pengunjung disuguhkan dengan hidangan UMKM tahu bulat dan pemandangan Kebun Blimbing Gayasan. Selanjutnya, melihat dan mencoba membuat kerajinan tangan dan menikmati kuliner pesantren. Sementara, dalam agenda Jember City Tour, para pengunjung dapat berswafoto di lantai 3 Pasar Tanjung dengan background menara air, sepanjang pusat kota termasuk di Masjid Raudhatul Muchlisin, serta di heritage tour eks gedung LMOD dan Rollas Heritage Café, lalu kembali ke Alun-Alun Jember.

Hendy mengungkapkan bahwa jangan terlalu jauh menggaet wisatawan ke luar daerah. Sebab, Jember memiliki jutaan masyarakat Jember berpotensi. “Ada 2,5 juta penduduk lebih. Kalau 5 persen saja berwisata, pasti menghasilkan,” paparnya. Karena itu, lanjutnya, ayo sosialisasi kepada para tetangga tentang potensi apa saja yang terdapat di Jember.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada para insan pariwisata untuk memberikan kemudahan dan servis yang terbaik. “Harus ramah, jangan sampai bersikap biasa saja kepada warga Jember yang berkunjung,” lanjutnya.

Selain itu, insan transportasi juga diharapkan peduli terhadap kendaraan mereka masing-masing. “Lin kuning dan kendaraan ojek harus bersih, jangan kebut-kebutan,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/