alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Lockdown, ASN Tetap Bekerja

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penutupan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember rupanya tak memengaruhi jam kerja aparatur sipil negara (ASN) dan para pegawai yang bekerja di kantor tersebut. Mereka tetap bekerja sebagaimana mana mestinya, yakni 8 jam. Namun, selama lockdown itu berlangsung, mereka melakukannya dari rumah.

Sebelumnya, kantor yang berada di Jalan Wahid Hasyim, Kepatihan, Kaliwates, itu tutup sementara dan pegawainya melakukan isolasi mandiri sejak Selasa (8/9). Rencananya, penutupan itu berlangsung dua pekan dan berakhir pada 21 September mendatang. Keputusan lockdown tersebut setelah ada salah satu pegawai dikabarkan positif Covid-19. “Jadi, mereka di rumah bukan liburan, namun tetap bekerja,” jelas Muhammad, Kepala Kemenag Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penutupan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember rupanya tak memengaruhi jam kerja aparatur sipil negara (ASN) dan para pegawai yang bekerja di kantor tersebut. Mereka tetap bekerja sebagaimana mana mestinya, yakni 8 jam. Namun, selama lockdown itu berlangsung, mereka melakukannya dari rumah.

Sebelumnya, kantor yang berada di Jalan Wahid Hasyim, Kepatihan, Kaliwates, itu tutup sementara dan pegawainya melakukan isolasi mandiri sejak Selasa (8/9). Rencananya, penutupan itu berlangsung dua pekan dan berakhir pada 21 September mendatang. Keputusan lockdown tersebut setelah ada salah satu pegawai dikabarkan positif Covid-19. “Jadi, mereka di rumah bukan liburan, namun tetap bekerja,” jelas Muhammad, Kepala Kemenag Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penutupan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember rupanya tak memengaruhi jam kerja aparatur sipil negara (ASN) dan para pegawai yang bekerja di kantor tersebut. Mereka tetap bekerja sebagaimana mana mestinya, yakni 8 jam. Namun, selama lockdown itu berlangsung, mereka melakukannya dari rumah.

Sebelumnya, kantor yang berada di Jalan Wahid Hasyim, Kepatihan, Kaliwates, itu tutup sementara dan pegawainya melakukan isolasi mandiri sejak Selasa (8/9). Rencananya, penutupan itu berlangsung dua pekan dan berakhir pada 21 September mendatang. Keputusan lockdown tersebut setelah ada salah satu pegawai dikabarkan positif Covid-19. “Jadi, mereka di rumah bukan liburan, namun tetap bekerja,” jelas Muhammad, Kepala Kemenag Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/