alexametrics
24.3 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Pemdes dan Warga di Jember Bentangkan Merah Putih Sepanjang 3.000 Meter

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER,RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini berlangsung meriah. Banyak warga yang merayakannya dengan berbagai cara. Salah satunya seperti yang dilakukan warga dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jember, ini.

Perangkat desa, warga, polisi dan anggota TNI dari Yonif 515 Tanggul, bersama-sama membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 3.000 meter. Prosesi itu melibatkan 150 orang yang dipasang di sepanjang jalan raya jurusan Tanggul-Jember, Selasa (16/8).

Bendera sepanjang 3 kilometer tersebut dipasang di sisi utara jalan. Bendera itu menghabiskan kain merah putih sepanjang 360.000 meter. “Untuk menjahitnya saja membutuhkan waktu selama 21 hari dengan 11 orang penjahit,” ujar Ali Wafa, Kades Klatakan, Tanggul, Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Super Meriah, Super Heboh Perayaan HUT Kemerdekaan RI di SMAN 1 Tenggarang

Sebetulnya, kata dia, pemasangan bendera di Desa Klatakan Tanggul ini memecahkan rekor yang dicatat MURI. Sebelumnya, sekelompok masyarakat yang ada di Muaro Bungo, Jambi, berhasil memasang bendera sepanjang 2.500 meter pada perayaan HUT ke 77 RI ini.

Ali Wafa mengaku bangga dengan pencapaian itu. Bahkan, dia mengungkapkan, sejumlah warga ada yang terlihat tak kuasa menahan air mata begitu personel TNI, Polri, perangkat desa dan warga, bersama-sama memasang bendera Merah Putih tersebut. Apalagi, saat bahu membahu itu mereka sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Tujuan pemasangan bendera ini bukan untuk mencari sanjungan dari siapapun. Hal ini demi rasa hormat terhadap jasa-jasa para pahlawan, sekaligus menggugah semangat dan nasionalisme anak-anak muda,” ujarnya.

Ainul Yakin, 34, warga Randuagung, Lumajang, yang melihat pemasangan bendera itu, mengaku, dia baru sekarang ini melihat ada bendera sepanjang 3.000 meter yang dipasang di pinggir jalan. “Apalagi yang memasang juga dari berbagai unsur. Melibatkan TNI, Polri, perangkat desa dan warga,” tuturnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Gito untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER,RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini berlangsung meriah. Banyak warga yang merayakannya dengan berbagai cara. Salah satunya seperti yang dilakukan warga dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jember, ini.

Perangkat desa, warga, polisi dan anggota TNI dari Yonif 515 Tanggul, bersama-sama membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 3.000 meter. Prosesi itu melibatkan 150 orang yang dipasang di sepanjang jalan raya jurusan Tanggul-Jember, Selasa (16/8).

Bendera sepanjang 3 kilometer tersebut dipasang di sisi utara jalan. Bendera itu menghabiskan kain merah putih sepanjang 360.000 meter. “Untuk menjahitnya saja membutuhkan waktu selama 21 hari dengan 11 orang penjahit,” ujar Ali Wafa, Kades Klatakan, Tanggul, Jember.

BACA JUGA: Super Meriah, Super Heboh Perayaan HUT Kemerdekaan RI di SMAN 1 Tenggarang

Sebetulnya, kata dia, pemasangan bendera di Desa Klatakan Tanggul ini memecahkan rekor yang dicatat MURI. Sebelumnya, sekelompok masyarakat yang ada di Muaro Bungo, Jambi, berhasil memasang bendera sepanjang 2.500 meter pada perayaan HUT ke 77 RI ini.

Ali Wafa mengaku bangga dengan pencapaian itu. Bahkan, dia mengungkapkan, sejumlah warga ada yang terlihat tak kuasa menahan air mata begitu personel TNI, Polri, perangkat desa dan warga, bersama-sama memasang bendera Merah Putih tersebut. Apalagi, saat bahu membahu itu mereka sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Tujuan pemasangan bendera ini bukan untuk mencari sanjungan dari siapapun. Hal ini demi rasa hormat terhadap jasa-jasa para pahlawan, sekaligus menggugah semangat dan nasionalisme anak-anak muda,” ujarnya.

Ainul Yakin, 34, warga Randuagung, Lumajang, yang melihat pemasangan bendera itu, mengaku, dia baru sekarang ini melihat ada bendera sepanjang 3.000 meter yang dipasang di pinggir jalan. “Apalagi yang memasang juga dari berbagai unsur. Melibatkan TNI, Polri, perangkat desa dan warga,” tuturnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Gito untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

JEMBER,RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini berlangsung meriah. Banyak warga yang merayakannya dengan berbagai cara. Salah satunya seperti yang dilakukan warga dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jember, ini.

Perangkat desa, warga, polisi dan anggota TNI dari Yonif 515 Tanggul, bersama-sama membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 3.000 meter. Prosesi itu melibatkan 150 orang yang dipasang di sepanjang jalan raya jurusan Tanggul-Jember, Selasa (16/8).

Bendera sepanjang 3 kilometer tersebut dipasang di sisi utara jalan. Bendera itu menghabiskan kain merah putih sepanjang 360.000 meter. “Untuk menjahitnya saja membutuhkan waktu selama 21 hari dengan 11 orang penjahit,” ujar Ali Wafa, Kades Klatakan, Tanggul, Jember.

BACA JUGA: Super Meriah, Super Heboh Perayaan HUT Kemerdekaan RI di SMAN 1 Tenggarang

Sebetulnya, kata dia, pemasangan bendera di Desa Klatakan Tanggul ini memecahkan rekor yang dicatat MURI. Sebelumnya, sekelompok masyarakat yang ada di Muaro Bungo, Jambi, berhasil memasang bendera sepanjang 2.500 meter pada perayaan HUT ke 77 RI ini.

Ali Wafa mengaku bangga dengan pencapaian itu. Bahkan, dia mengungkapkan, sejumlah warga ada yang terlihat tak kuasa menahan air mata begitu personel TNI, Polri, perangkat desa dan warga, bersama-sama memasang bendera Merah Putih tersebut. Apalagi, saat bahu membahu itu mereka sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Tujuan pemasangan bendera ini bukan untuk mencari sanjungan dari siapapun. Hal ini demi rasa hormat terhadap jasa-jasa para pahlawan, sekaligus menggugah semangat dan nasionalisme anak-anak muda,” ujarnya.

Ainul Yakin, 34, warga Randuagung, Lumajang, yang melihat pemasangan bendera itu, mengaku, dia baru sekarang ini melihat ada bendera sepanjang 3.000 meter yang dipasang di pinggir jalan. “Apalagi yang memasang juga dari berbagai unsur. Melibatkan TNI, Polri, perangkat desa dan warga,” tuturnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Gito untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/