alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Begini Cara Memilih OSIS SMAN 2 Jember

Semua Paslon Dapat “Dukungan” Selebgram

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kondisi pandemi tidak menghalangi pelajar di SMAN 2 Jember melakukan pemilihan ketua OSIS baru. Karena tidak bisa bertatap muka secara langsung, maka semua proses pemilihan dilakukan secara daring. Bahkan, kampanye penyampaian visi misi masing-masing pasangan calon (paslon) juga dilakukan secara virtual.

Rupanya, untuk meraih dukungan suara, para kandidat menggunakan teknik yang cukup kreatif. Yaitu dengan membuat kreasi dukungan dari selebgram. Paslon 01 memakai Fiersa Besari, paslon 02 menggunakan NCT, dan paslon 03 menggunakan dukungan dari Twice. Namun, itu bukan dukungan murni, melainkan perkataan selebgram yang telah diolah atau diedit ulang. Ternyata, kreativitas para pelajar ini sempat viral di jagat maya. Banyak sekolah yang mengapresiasi teknik siswa SMA 2 dalam berkampanye.

Pembina OSIS SMA 2 Jember Lutfianto Yuda Pamungkas mengungkapkan, pada pemilihan ketua OSIS tahun ini banyak kreativitas dari siswa yang dimunculkan. Berbeda dengan tahun lalu yang relatif terbatas. Semangatnya adalah untuk menjaga konsistensi keaktifan kegiatan kesiswaan di tengah pandemi. “Bahkan, viralnya snap tweet itu, saya tahunya dari sekolah lain,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kreativitas tersebut menjadi stimulan bagi siswa lainnya untuk turut berpartisipasi mengikuti pemilihan ketua OSIS, beserta kampanyenya agar lebih masif. Kampanye yang dilakukan secara daring tersebut setidaknya diikuti oleh 300 siswa lebih. Setiap kelas mendelegasikan 10 perwakilan untuk mengikuti kampanye. “Anak-anak juga antusias mengikuti kampanye ini. Banyak yang mengirimkan pertanyaan kepada masing-masing paslon. Sehingga waktunya tadi sempat molor,” ungkapnya.

Para paslon secara terperinci menjabarkan visi misinya. Mereka juga berupaya meyakinkan calon pemilihnya agar mendapat dukungan. Persaingannya pun lebih ketat. Sebab, semua paslon melewati tahapan wawancara sebanyak dua kali. Yakni, wawancara dari empat wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta dari pihak siswa melalui perwakilannya. “Kepala sekolah juga turut memberikan pertanyaan. Ini untuk memastikan apakah paslon sudah sesuai ekspektasi atau tidak,” imbuhnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kondisi pandemi tidak menghalangi pelajar di SMAN 2 Jember melakukan pemilihan ketua OSIS baru. Karena tidak bisa bertatap muka secara langsung, maka semua proses pemilihan dilakukan secara daring. Bahkan, kampanye penyampaian visi misi masing-masing pasangan calon (paslon) juga dilakukan secara virtual.

Rupanya, untuk meraih dukungan suara, para kandidat menggunakan teknik yang cukup kreatif. Yaitu dengan membuat kreasi dukungan dari selebgram. Paslon 01 memakai Fiersa Besari, paslon 02 menggunakan NCT, dan paslon 03 menggunakan dukungan dari Twice. Namun, itu bukan dukungan murni, melainkan perkataan selebgram yang telah diolah atau diedit ulang. Ternyata, kreativitas para pelajar ini sempat viral di jagat maya. Banyak sekolah yang mengapresiasi teknik siswa SMA 2 dalam berkampanye.

Pembina OSIS SMA 2 Jember Lutfianto Yuda Pamungkas mengungkapkan, pada pemilihan ketua OSIS tahun ini banyak kreativitas dari siswa yang dimunculkan. Berbeda dengan tahun lalu yang relatif terbatas. Semangatnya adalah untuk menjaga konsistensi keaktifan kegiatan kesiswaan di tengah pandemi. “Bahkan, viralnya snap tweet itu, saya tahunya dari sekolah lain,” bebernya.

Kreativitas tersebut menjadi stimulan bagi siswa lainnya untuk turut berpartisipasi mengikuti pemilihan ketua OSIS, beserta kampanyenya agar lebih masif. Kampanye yang dilakukan secara daring tersebut setidaknya diikuti oleh 300 siswa lebih. Setiap kelas mendelegasikan 10 perwakilan untuk mengikuti kampanye. “Anak-anak juga antusias mengikuti kampanye ini. Banyak yang mengirimkan pertanyaan kepada masing-masing paslon. Sehingga waktunya tadi sempat molor,” ungkapnya.

Para paslon secara terperinci menjabarkan visi misinya. Mereka juga berupaya meyakinkan calon pemilihnya agar mendapat dukungan. Persaingannya pun lebih ketat. Sebab, semua paslon melewati tahapan wawancara sebanyak dua kali. Yakni, wawancara dari empat wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta dari pihak siswa melalui perwakilannya. “Kepala sekolah juga turut memberikan pertanyaan. Ini untuk memastikan apakah paslon sudah sesuai ekspektasi atau tidak,” imbuhnya.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kondisi pandemi tidak menghalangi pelajar di SMAN 2 Jember melakukan pemilihan ketua OSIS baru. Karena tidak bisa bertatap muka secara langsung, maka semua proses pemilihan dilakukan secara daring. Bahkan, kampanye penyampaian visi misi masing-masing pasangan calon (paslon) juga dilakukan secara virtual.

Rupanya, untuk meraih dukungan suara, para kandidat menggunakan teknik yang cukup kreatif. Yaitu dengan membuat kreasi dukungan dari selebgram. Paslon 01 memakai Fiersa Besari, paslon 02 menggunakan NCT, dan paslon 03 menggunakan dukungan dari Twice. Namun, itu bukan dukungan murni, melainkan perkataan selebgram yang telah diolah atau diedit ulang. Ternyata, kreativitas para pelajar ini sempat viral di jagat maya. Banyak sekolah yang mengapresiasi teknik siswa SMA 2 dalam berkampanye.

Pembina OSIS SMA 2 Jember Lutfianto Yuda Pamungkas mengungkapkan, pada pemilihan ketua OSIS tahun ini banyak kreativitas dari siswa yang dimunculkan. Berbeda dengan tahun lalu yang relatif terbatas. Semangatnya adalah untuk menjaga konsistensi keaktifan kegiatan kesiswaan di tengah pandemi. “Bahkan, viralnya snap tweet itu, saya tahunya dari sekolah lain,” bebernya.

Kreativitas tersebut menjadi stimulan bagi siswa lainnya untuk turut berpartisipasi mengikuti pemilihan ketua OSIS, beserta kampanyenya agar lebih masif. Kampanye yang dilakukan secara daring tersebut setidaknya diikuti oleh 300 siswa lebih. Setiap kelas mendelegasikan 10 perwakilan untuk mengikuti kampanye. “Anak-anak juga antusias mengikuti kampanye ini. Banyak yang mengirimkan pertanyaan kepada masing-masing paslon. Sehingga waktunya tadi sempat molor,” ungkapnya.

Para paslon secara terperinci menjabarkan visi misinya. Mereka juga berupaya meyakinkan calon pemilihnya agar mendapat dukungan. Persaingannya pun lebih ketat. Sebab, semua paslon melewati tahapan wawancara sebanyak dua kali. Yakni, wawancara dari empat wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta dari pihak siswa melalui perwakilannya. “Kepala sekolah juga turut memberikan pertanyaan. Ini untuk memastikan apakah paslon sudah sesuai ekspektasi atau tidak,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/