alexametrics
23.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Tampil Beda dengan Koki Muda

Mobile_AP_Rectangle 1

Selain itu, saat ini Radar Jember juga menerapkan jurnalisme positif. Gaya beritanya lebih mencerahkan. Santun dalam menyikapi masalah. Meski demikian, beritanya tetap kritis namun solutif. Titik nyinyir. Tidak mengkritik membabi buta. Apalagi, sampai “menelanjangi” secara berlebihan.

Tak hanya konten iklan dan berita yang dipermak, ruang kerja redaksi juga “disulap”. Nuansa dinding ruang kantor yang biasanya tampak flat dan formal, dibuat lebih ceria. Salah satu bidang dinding yang lebar dilukis dengan ilustrasi kota Jember di masa depan. Sehingga nuansa ruang redaksi sekarang terlihat minimalis modern tapi penuh dengan nuansa ceria. Pelukisnya anak muda. Imron dan Cecep. Mereka adalah copy editor dan desainer grafis Radar Jember.

Perubahan lain yang dilakukan menandai ultah ke-20 Radar Jember kali ini adalah merombak total redaktur. Mereka yang semula bertugas di lapangan sebagai wartawan, kini menjadi redaktur. Yaitu koki yang bertugas mengolah berita dari wartawan agar menjadi suguhan berita siap dihidangkan untuk pembaca. Jadi, orang-orang muda semua yang pegang kendali di redaksi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Model berita yang akan sering disajikan nantinya mirip seperti majalah. Berupa laporan khusus. News in-depth. Berita mendalam dan detail. Sebab, kalau koran menampilkan model straight news (berita langsung) akan sering kalah aktual dengan berita media daring (online). Dan, model ini sudah dimulai Radar Jember. Sejak tahun kemarin. Skalanya baru seminggu sekali. Setiap hari Senin. Nama rubriknya Spot Light.

Tentu tantangan ini lebih berat. Sebab, awak redaksi harus sering-sering menyiapkan laporan khusus. Bersifat tematik. Mengingat, Radar Jember adalah koran harian. Waktunya cukup pendek. Tapi, dengan spirit muda, Kami yakin tenaga-tenaga muda yang ada siap menjalankan tugas itu. Demi memberikan sajian terbaik untuk pembaca.

Para personel Radar Jember juga tak lupa di-refresh. Dengan cara disiapkan aktivitas baru. Seperti senam bersama dengan mendatangkan instruktur senam. Bersepeda sambil silaturahmi ke rumah teman-teman kantor. Juga ke tempat-tempat wisata dan kuliner. Tujuannya supaya lebih akrab dan kompak.

Ada juga program unik tapi menantang yang kini sedang dipersiapkan Rasyid dan kawan-kawan. Salah satunya rencana menggarap koran di Gunung Semeru. Tepatnya di destinasi wisata B-29 Lumajang. Peralatan komputer dan tenaganya akan diboyong semua ke B-29. Kapan? Masih dicarikan momen yang tepat. Tunggu saja tanggal mainnya.

Seluruh aktivitas dan program di atas dimaksudkan untuk memberikan nuansa baru. Supaya karyawan tidak bosan dengan rutinitas kerjanya. Tetap kompak. Hatinya senang. Pikirannya tenang. Termasuk semangat kerjanya lebih bergairah. Ide-ide segar yang kreatif dan inovatif itu tak lepas dari peran GM baru. Yang lebih aktif dan produktif. Juga tak lepas dari dukungan awak yang lain.

Sebagai bentuk apresiasi, manajemen memberikan reward kepada Rasyid. Sebuah tiket menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci. Insyaallah akan berangkat setelah musim haji tahun ini usai. Hari ini, seusai agenda khotmil Quran dan tasyakuran di kantor, juga akan diberikan penghargaan untuk karyawan terbaik dan yang banyak menginspirasi. (choliqbaya@gmail.com)

- Advertisement -

Selain itu, saat ini Radar Jember juga menerapkan jurnalisme positif. Gaya beritanya lebih mencerahkan. Santun dalam menyikapi masalah. Meski demikian, beritanya tetap kritis namun solutif. Titik nyinyir. Tidak mengkritik membabi buta. Apalagi, sampai “menelanjangi” secara berlebihan.

Tak hanya konten iklan dan berita yang dipermak, ruang kerja redaksi juga “disulap”. Nuansa dinding ruang kantor yang biasanya tampak flat dan formal, dibuat lebih ceria. Salah satu bidang dinding yang lebar dilukis dengan ilustrasi kota Jember di masa depan. Sehingga nuansa ruang redaksi sekarang terlihat minimalis modern tapi penuh dengan nuansa ceria. Pelukisnya anak muda. Imron dan Cecep. Mereka adalah copy editor dan desainer grafis Radar Jember.

Perubahan lain yang dilakukan menandai ultah ke-20 Radar Jember kali ini adalah merombak total redaktur. Mereka yang semula bertugas di lapangan sebagai wartawan, kini menjadi redaktur. Yaitu koki yang bertugas mengolah berita dari wartawan agar menjadi suguhan berita siap dihidangkan untuk pembaca. Jadi, orang-orang muda semua yang pegang kendali di redaksi.

Model berita yang akan sering disajikan nantinya mirip seperti majalah. Berupa laporan khusus. News in-depth. Berita mendalam dan detail. Sebab, kalau koran menampilkan model straight news (berita langsung) akan sering kalah aktual dengan berita media daring (online). Dan, model ini sudah dimulai Radar Jember. Sejak tahun kemarin. Skalanya baru seminggu sekali. Setiap hari Senin. Nama rubriknya Spot Light.

Tentu tantangan ini lebih berat. Sebab, awak redaksi harus sering-sering menyiapkan laporan khusus. Bersifat tematik. Mengingat, Radar Jember adalah koran harian. Waktunya cukup pendek. Tapi, dengan spirit muda, Kami yakin tenaga-tenaga muda yang ada siap menjalankan tugas itu. Demi memberikan sajian terbaik untuk pembaca.

Para personel Radar Jember juga tak lupa di-refresh. Dengan cara disiapkan aktivitas baru. Seperti senam bersama dengan mendatangkan instruktur senam. Bersepeda sambil silaturahmi ke rumah teman-teman kantor. Juga ke tempat-tempat wisata dan kuliner. Tujuannya supaya lebih akrab dan kompak.

Ada juga program unik tapi menantang yang kini sedang dipersiapkan Rasyid dan kawan-kawan. Salah satunya rencana menggarap koran di Gunung Semeru. Tepatnya di destinasi wisata B-29 Lumajang. Peralatan komputer dan tenaganya akan diboyong semua ke B-29. Kapan? Masih dicarikan momen yang tepat. Tunggu saja tanggal mainnya.

Seluruh aktivitas dan program di atas dimaksudkan untuk memberikan nuansa baru. Supaya karyawan tidak bosan dengan rutinitas kerjanya. Tetap kompak. Hatinya senang. Pikirannya tenang. Termasuk semangat kerjanya lebih bergairah. Ide-ide segar yang kreatif dan inovatif itu tak lepas dari peran GM baru. Yang lebih aktif dan produktif. Juga tak lepas dari dukungan awak yang lain.

Sebagai bentuk apresiasi, manajemen memberikan reward kepada Rasyid. Sebuah tiket menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci. Insyaallah akan berangkat setelah musim haji tahun ini usai. Hari ini, seusai agenda khotmil Quran dan tasyakuran di kantor, juga akan diberikan penghargaan untuk karyawan terbaik dan yang banyak menginspirasi. (choliqbaya@gmail.com)

Selain itu, saat ini Radar Jember juga menerapkan jurnalisme positif. Gaya beritanya lebih mencerahkan. Santun dalam menyikapi masalah. Meski demikian, beritanya tetap kritis namun solutif. Titik nyinyir. Tidak mengkritik membabi buta. Apalagi, sampai “menelanjangi” secara berlebihan.

Tak hanya konten iklan dan berita yang dipermak, ruang kerja redaksi juga “disulap”. Nuansa dinding ruang kantor yang biasanya tampak flat dan formal, dibuat lebih ceria. Salah satu bidang dinding yang lebar dilukis dengan ilustrasi kota Jember di masa depan. Sehingga nuansa ruang redaksi sekarang terlihat minimalis modern tapi penuh dengan nuansa ceria. Pelukisnya anak muda. Imron dan Cecep. Mereka adalah copy editor dan desainer grafis Radar Jember.

Perubahan lain yang dilakukan menandai ultah ke-20 Radar Jember kali ini adalah merombak total redaktur. Mereka yang semula bertugas di lapangan sebagai wartawan, kini menjadi redaktur. Yaitu koki yang bertugas mengolah berita dari wartawan agar menjadi suguhan berita siap dihidangkan untuk pembaca. Jadi, orang-orang muda semua yang pegang kendali di redaksi.

Model berita yang akan sering disajikan nantinya mirip seperti majalah. Berupa laporan khusus. News in-depth. Berita mendalam dan detail. Sebab, kalau koran menampilkan model straight news (berita langsung) akan sering kalah aktual dengan berita media daring (online). Dan, model ini sudah dimulai Radar Jember. Sejak tahun kemarin. Skalanya baru seminggu sekali. Setiap hari Senin. Nama rubriknya Spot Light.

Tentu tantangan ini lebih berat. Sebab, awak redaksi harus sering-sering menyiapkan laporan khusus. Bersifat tematik. Mengingat, Radar Jember adalah koran harian. Waktunya cukup pendek. Tapi, dengan spirit muda, Kami yakin tenaga-tenaga muda yang ada siap menjalankan tugas itu. Demi memberikan sajian terbaik untuk pembaca.

Para personel Radar Jember juga tak lupa di-refresh. Dengan cara disiapkan aktivitas baru. Seperti senam bersama dengan mendatangkan instruktur senam. Bersepeda sambil silaturahmi ke rumah teman-teman kantor. Juga ke tempat-tempat wisata dan kuliner. Tujuannya supaya lebih akrab dan kompak.

Ada juga program unik tapi menantang yang kini sedang dipersiapkan Rasyid dan kawan-kawan. Salah satunya rencana menggarap koran di Gunung Semeru. Tepatnya di destinasi wisata B-29 Lumajang. Peralatan komputer dan tenaganya akan diboyong semua ke B-29. Kapan? Masih dicarikan momen yang tepat. Tunggu saja tanggal mainnya.

Seluruh aktivitas dan program di atas dimaksudkan untuk memberikan nuansa baru. Supaya karyawan tidak bosan dengan rutinitas kerjanya. Tetap kompak. Hatinya senang. Pikirannya tenang. Termasuk semangat kerjanya lebih bergairah. Ide-ide segar yang kreatif dan inovatif itu tak lepas dari peran GM baru. Yang lebih aktif dan produktif. Juga tak lepas dari dukungan awak yang lain.

Sebagai bentuk apresiasi, manajemen memberikan reward kepada Rasyid. Sebuah tiket menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci. Insyaallah akan berangkat setelah musim haji tahun ini usai. Hari ini, seusai agenda khotmil Quran dan tasyakuran di kantor, juga akan diberikan penghargaan untuk karyawan terbaik dan yang banyak menginspirasi. (choliqbaya@gmail.com)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/