alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Merasa Mampu, Warga Tolak Bantuan

Patut Jadi Contoh agar Bisa Dialihkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabar mengejutkan datang dari Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, kemarin (14/5). Di tengah penyaluran bantuan penanganan Covid-19, tiga orang warga menolak bantuan dari pemerintah dengan alasan sudah mampu. Otomatis, bantuan itu dikembalikan. Ketiga warga berharap bantuan yang mereka tolak dapat dialihkan kepada warga lain yang kurang mampu.

Ketiga warga Sumberbaru tersebut sama-sama berasal dari Dusun Tambakrejo. Masing-masing adalah Evi Nur Hidayah (seorang guru taman kanak-kanak), Titik Murtiningtyas (pedagang online), dan Wahyu Sulihati (seorang ibu rumah tangga).

Evi dan kedua warga lain ini mengaku cukup tersentuh begitu mengetahui namanya masuk dalam daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan. Padahal, ada warga lain yang kondisi perekonomiannya masih di bawah mereka yang justru tidak mendapatkan. Untuk itu, Evi dan dua warga lain yang merasa mampu memutuskan untuk menolak menerima BPNT perluasan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami memilih untuk menolaknya. Bukan karena kami bertiga kaya, tetapi ada warga yang lebih membutuhkan daripada kami bertiga. Jadi, kami berharap bantuan ini bisa dialihkan kepada warga Sumberagung yang kurang mampu,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabar mengejutkan datang dari Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, kemarin (14/5). Di tengah penyaluran bantuan penanganan Covid-19, tiga orang warga menolak bantuan dari pemerintah dengan alasan sudah mampu. Otomatis, bantuan itu dikembalikan. Ketiga warga berharap bantuan yang mereka tolak dapat dialihkan kepada warga lain yang kurang mampu.

Ketiga warga Sumberbaru tersebut sama-sama berasal dari Dusun Tambakrejo. Masing-masing adalah Evi Nur Hidayah (seorang guru taman kanak-kanak), Titik Murtiningtyas (pedagang online), dan Wahyu Sulihati (seorang ibu rumah tangga).

Evi dan kedua warga lain ini mengaku cukup tersentuh begitu mengetahui namanya masuk dalam daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan. Padahal, ada warga lain yang kondisi perekonomiannya masih di bawah mereka yang justru tidak mendapatkan. Untuk itu, Evi dan dua warga lain yang merasa mampu memutuskan untuk menolak menerima BPNT perluasan tersebut.

“Kami memilih untuk menolaknya. Bukan karena kami bertiga kaya, tetapi ada warga yang lebih membutuhkan daripada kami bertiga. Jadi, kami berharap bantuan ini bisa dialihkan kepada warga Sumberagung yang kurang mampu,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabar mengejutkan datang dari Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, kemarin (14/5). Di tengah penyaluran bantuan penanganan Covid-19, tiga orang warga menolak bantuan dari pemerintah dengan alasan sudah mampu. Otomatis, bantuan itu dikembalikan. Ketiga warga berharap bantuan yang mereka tolak dapat dialihkan kepada warga lain yang kurang mampu.

Ketiga warga Sumberbaru tersebut sama-sama berasal dari Dusun Tambakrejo. Masing-masing adalah Evi Nur Hidayah (seorang guru taman kanak-kanak), Titik Murtiningtyas (pedagang online), dan Wahyu Sulihati (seorang ibu rumah tangga).

Evi dan kedua warga lain ini mengaku cukup tersentuh begitu mengetahui namanya masuk dalam daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan. Padahal, ada warga lain yang kondisi perekonomiannya masih di bawah mereka yang justru tidak mendapatkan. Untuk itu, Evi dan dua warga lain yang merasa mampu memutuskan untuk menolak menerima BPNT perluasan tersebut.

“Kami memilih untuk menolaknya. Bukan karena kami bertiga kaya, tetapi ada warga yang lebih membutuhkan daripada kami bertiga. Jadi, kami berharap bantuan ini bisa dialihkan kepada warga Sumberagung yang kurang mampu,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/