alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Sekolah Sudah Bisa PTM

Kebijakan Diatur oleh Lembaga Masing-Masing

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seusai menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) pada dua sekolah, yakni SMP Negeri 7 Jember dan SD Negeri Sumbersari 02, Satgas Covid-19 akhirnya mengeluarkan surat izin untuk pelaksanaan PTM. Surat persetujuan itu diterbitkan tanggal 9 April lalu. Namun, Dinas Pendidikan (Dispendik) baru menyosialisasikannya pada Rabu (13/4).

Kepala Bidang SD Dispendik Jember Nur Hamid mengungkapkan bahwa sekolah memiliki kebijakan untuk menentukan kapan dapat dimulainya PTM. Skemanya seperti percontohan yang sudah dilaksanakan pada dua sekolah sebelumnya. “Sejak surat ini terbit, sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Semua kebijakannya dikembalikan kepada sekolah,” katanya, kemarin (15/4).

Ketika sudah melakukan PTM, maka sekolah berhak menentukan materi pembelajaran. Bisa penguatan untuk persiapan ujian sekolah atau persiapan ujian semester lainnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nur Hamid yakin, hingga saat ini telah ada sekolah yang melaksanakan PTM. Menurutnya, hal utama yang penting adalah pemenuhan prokes dan kesiapan ruangan yang dipetakan berdasarkan nama dan alamat siswa. “Jika ada sekolah yang belum memenuhi, ya harus dipenuhi seiring dengan aktifnya pembelajaran itu,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 02 Jenggawah Dimyati mengungkapkan, pihaknya akan melangsungkan pembelajaran tatap muka pada Senin depan. Sebab, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan kelengkapan prasarana yang dibutuhkan. “Kami perlu mempersiapkan semua kebutuhannya. Pelan-pelan. Jadi, kami memilih Senin untuk mulai PTM,” katanya, ketika ditemui Jawa Pos Radar Jember di Aula Dispendik.

Dimyati memaparkan, hingga kini pihaknya sedang mempersiapkan penguatan untuk ujian sekolah. Penguatan tersebut berupa review materi yang hendak diulas pada ujian sekolah nantinya. Sifatnya bukan seperti try out. Namun, lebih me-review ulang. Adapun metodenya bergantung pada guru yang mengampu mata pelajaran tersebut. “Ini cuma mengulas lagi materinya. Me-review apa yang sudah dipelajari,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seusai menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) pada dua sekolah, yakni SMP Negeri 7 Jember dan SD Negeri Sumbersari 02, Satgas Covid-19 akhirnya mengeluarkan surat izin untuk pelaksanaan PTM. Surat persetujuan itu diterbitkan tanggal 9 April lalu. Namun, Dinas Pendidikan (Dispendik) baru menyosialisasikannya pada Rabu (13/4).

Kepala Bidang SD Dispendik Jember Nur Hamid mengungkapkan bahwa sekolah memiliki kebijakan untuk menentukan kapan dapat dimulainya PTM. Skemanya seperti percontohan yang sudah dilaksanakan pada dua sekolah sebelumnya. “Sejak surat ini terbit, sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Semua kebijakannya dikembalikan kepada sekolah,” katanya, kemarin (15/4).

Ketika sudah melakukan PTM, maka sekolah berhak menentukan materi pembelajaran. Bisa penguatan untuk persiapan ujian sekolah atau persiapan ujian semester lainnya.

Nur Hamid yakin, hingga saat ini telah ada sekolah yang melaksanakan PTM. Menurutnya, hal utama yang penting adalah pemenuhan prokes dan kesiapan ruangan yang dipetakan berdasarkan nama dan alamat siswa. “Jika ada sekolah yang belum memenuhi, ya harus dipenuhi seiring dengan aktifnya pembelajaran itu,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 02 Jenggawah Dimyati mengungkapkan, pihaknya akan melangsungkan pembelajaran tatap muka pada Senin depan. Sebab, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan kelengkapan prasarana yang dibutuhkan. “Kami perlu mempersiapkan semua kebutuhannya. Pelan-pelan. Jadi, kami memilih Senin untuk mulai PTM,” katanya, ketika ditemui Jawa Pos Radar Jember di Aula Dispendik.

Dimyati memaparkan, hingga kini pihaknya sedang mempersiapkan penguatan untuk ujian sekolah. Penguatan tersebut berupa review materi yang hendak diulas pada ujian sekolah nantinya. Sifatnya bukan seperti try out. Namun, lebih me-review ulang. Adapun metodenya bergantung pada guru yang mengampu mata pelajaran tersebut. “Ini cuma mengulas lagi materinya. Me-review apa yang sudah dipelajari,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seusai menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) pada dua sekolah, yakni SMP Negeri 7 Jember dan SD Negeri Sumbersari 02, Satgas Covid-19 akhirnya mengeluarkan surat izin untuk pelaksanaan PTM. Surat persetujuan itu diterbitkan tanggal 9 April lalu. Namun, Dinas Pendidikan (Dispendik) baru menyosialisasikannya pada Rabu (13/4).

Kepala Bidang SD Dispendik Jember Nur Hamid mengungkapkan bahwa sekolah memiliki kebijakan untuk menentukan kapan dapat dimulainya PTM. Skemanya seperti percontohan yang sudah dilaksanakan pada dua sekolah sebelumnya. “Sejak surat ini terbit, sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Semua kebijakannya dikembalikan kepada sekolah,” katanya, kemarin (15/4).

Ketika sudah melakukan PTM, maka sekolah berhak menentukan materi pembelajaran. Bisa penguatan untuk persiapan ujian sekolah atau persiapan ujian semester lainnya.

Nur Hamid yakin, hingga saat ini telah ada sekolah yang melaksanakan PTM. Menurutnya, hal utama yang penting adalah pemenuhan prokes dan kesiapan ruangan yang dipetakan berdasarkan nama dan alamat siswa. “Jika ada sekolah yang belum memenuhi, ya harus dipenuhi seiring dengan aktifnya pembelajaran itu,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 02 Jenggawah Dimyati mengungkapkan, pihaknya akan melangsungkan pembelajaran tatap muka pada Senin depan. Sebab, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan kelengkapan prasarana yang dibutuhkan. “Kami perlu mempersiapkan semua kebutuhannya. Pelan-pelan. Jadi, kami memilih Senin untuk mulai PTM,” katanya, ketika ditemui Jawa Pos Radar Jember di Aula Dispendik.

Dimyati memaparkan, hingga kini pihaknya sedang mempersiapkan penguatan untuk ujian sekolah. Penguatan tersebut berupa review materi yang hendak diulas pada ujian sekolah nantinya. Sifatnya bukan seperti try out. Namun, lebih me-review ulang. Adapun metodenya bergantung pada guru yang mengampu mata pelajaran tersebut. “Ini cuma mengulas lagi materinya. Me-review apa yang sudah dipelajari,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/