alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Demi Untung Rp 20 Ribu, Pasutri Jual Okerbaya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kesulitan ekonomi menjadi dalih pasangan suami istri (pasutri) asal Dusun Sumber Bulus 03, Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, ini untuk menjual obat keras berbahaya (okerbaya). Namun, bisnis haram tersebut terendus aparat kepolisian. Keduanya, Erfan Wahyudi, 23, dan Mawar Rosalinda, 19, tertangkap dan harus meringkuk di penjara.

Mereka ditangkap petugas di Jalan Simpang Tiga Dusun Pasar, Desa/Kecamatan Ledokombo, Selasa (14/4) sekitar pukul 13.00. Selain dua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 130 butir Trihexyphenidyl alias Trex, sebuah HP, dan uang tunai yang diduga hasil penjualan sebesar Rp 20 ribu.

Kapolsek Ledokombo AKP Adri Santoso mengatakan, penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat tentang banyaknya peredaran okerbaya di wilayah Kecamatan Ledokombo. “Berdasarkan laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan dengan menyerap informasi dari masyarakat. Kemudian, kami dapatkan informasi bahwa pasutri ini menjual okerbaya,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kesulitan ekonomi menjadi dalih pasangan suami istri (pasutri) asal Dusun Sumber Bulus 03, Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, ini untuk menjual obat keras berbahaya (okerbaya). Namun, bisnis haram tersebut terendus aparat kepolisian. Keduanya, Erfan Wahyudi, 23, dan Mawar Rosalinda, 19, tertangkap dan harus meringkuk di penjara.

Mereka ditangkap petugas di Jalan Simpang Tiga Dusun Pasar, Desa/Kecamatan Ledokombo, Selasa (14/4) sekitar pukul 13.00. Selain dua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 130 butir Trihexyphenidyl alias Trex, sebuah HP, dan uang tunai yang diduga hasil penjualan sebesar Rp 20 ribu.

Kapolsek Ledokombo AKP Adri Santoso mengatakan, penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat tentang banyaknya peredaran okerbaya di wilayah Kecamatan Ledokombo. “Berdasarkan laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan dengan menyerap informasi dari masyarakat. Kemudian, kami dapatkan informasi bahwa pasutri ini menjual okerbaya,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kesulitan ekonomi menjadi dalih pasangan suami istri (pasutri) asal Dusun Sumber Bulus 03, Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, ini untuk menjual obat keras berbahaya (okerbaya). Namun, bisnis haram tersebut terendus aparat kepolisian. Keduanya, Erfan Wahyudi, 23, dan Mawar Rosalinda, 19, tertangkap dan harus meringkuk di penjara.

Mereka ditangkap petugas di Jalan Simpang Tiga Dusun Pasar, Desa/Kecamatan Ledokombo, Selasa (14/4) sekitar pukul 13.00. Selain dua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 130 butir Trihexyphenidyl alias Trex, sebuah HP, dan uang tunai yang diduga hasil penjualan sebesar Rp 20 ribu.

Kapolsek Ledokombo AKP Adri Santoso mengatakan, penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat tentang banyaknya peredaran okerbaya di wilayah Kecamatan Ledokombo. “Berdasarkan laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan dengan menyerap informasi dari masyarakat. Kemudian, kami dapatkan informasi bahwa pasutri ini menjual okerbaya,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/