alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Akses Watu Ulo Banjir

Mobile_AP_Rectangle 1

Banjir atau genangan air selepas hujan ini bukan hanya sekali. Setiap hujan deras, sudah pasti banjir. Kalau ada yang nekat lewat, risikonya kendaraan mogok. “Sehingga banyak yang memutar agar kendaraan tidak mati,” katanya.

Ada beberapa pengendara sepeda motor yang nekat, namun ada juga yang mati mesin kendaraannya. Sebab, ketinggian air hingga masuk ke knalpot dan kabel busi.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di kanan dan kiri jalan aspal tempat wisata itu tidak ada saluran air alias selokan. Karenanya, saat turun hujan deras air menggenang di jalanan. (jum/c2/nur)

- Advertisement -

Banjir atau genangan air selepas hujan ini bukan hanya sekali. Setiap hujan deras, sudah pasti banjir. Kalau ada yang nekat lewat, risikonya kendaraan mogok. “Sehingga banyak yang memutar agar kendaraan tidak mati,” katanya.

Ada beberapa pengendara sepeda motor yang nekat, namun ada juga yang mati mesin kendaraannya. Sebab, ketinggian air hingga masuk ke knalpot dan kabel busi.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di kanan dan kiri jalan aspal tempat wisata itu tidak ada saluran air alias selokan. Karenanya, saat turun hujan deras air menggenang di jalanan. (jum/c2/nur)

Banjir atau genangan air selepas hujan ini bukan hanya sekali. Setiap hujan deras, sudah pasti banjir. Kalau ada yang nekat lewat, risikonya kendaraan mogok. “Sehingga banyak yang memutar agar kendaraan tidak mati,” katanya.

Ada beberapa pengendara sepeda motor yang nekat, namun ada juga yang mati mesin kendaraannya. Sebab, ketinggian air hingga masuk ke knalpot dan kabel busi.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di kanan dan kiri jalan aspal tempat wisata itu tidak ada saluran air alias selokan. Karenanya, saat turun hujan deras air menggenang di jalanan. (jum/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/