alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Pakai Bahasa Nyentrik agar Pesan Mudah Diingat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada saja cara yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Jubung, Kecamatan Sukorambi, untuk mengingatkan warganya agar disiplin mengenakan masker. Meski hanya memasang banner imbauan, tapi bahasa yang dipilih cukup sederhana karena menggunakan bahasa percakapan, sehingga mudah diingat masyarakat.

Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan, pemasangan banner itu sebagai sarana kampanye untuk menumbuhkan kesadaran warga mencegah Covid-19. Karena, upaya mencegah wabah harus dilakukan seluruh lapisan masyarakat. Banner bertuliskan “wong jubung, gak maskeran, gak mboys rek” itu dipasang di beberapa titik di desa setempat.

Bhisma mengaku, tulisan dalam banner tersebut merupakan hasil diskusi yang dilakukan oleh Perangkat Desa Jubung. Menurutnya, sisi kreatif dalam sosialisasi harus tetap ada, sehingga pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat bisa diterima dengan baik.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada saja cara yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Jubung, Kecamatan Sukorambi, untuk mengingatkan warganya agar disiplin mengenakan masker. Meski hanya memasang banner imbauan, tapi bahasa yang dipilih cukup sederhana karena menggunakan bahasa percakapan, sehingga mudah diingat masyarakat.

Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan, pemasangan banner itu sebagai sarana kampanye untuk menumbuhkan kesadaran warga mencegah Covid-19. Karena, upaya mencegah wabah harus dilakukan seluruh lapisan masyarakat. Banner bertuliskan “wong jubung, gak maskeran, gak mboys rek” itu dipasang di beberapa titik di desa setempat.

Bhisma mengaku, tulisan dalam banner tersebut merupakan hasil diskusi yang dilakukan oleh Perangkat Desa Jubung. Menurutnya, sisi kreatif dalam sosialisasi harus tetap ada, sehingga pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat bisa diterima dengan baik.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada saja cara yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Jubung, Kecamatan Sukorambi, untuk mengingatkan warganya agar disiplin mengenakan masker. Meski hanya memasang banner imbauan, tapi bahasa yang dipilih cukup sederhana karena menggunakan bahasa percakapan, sehingga mudah diingat masyarakat.

Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan, pemasangan banner itu sebagai sarana kampanye untuk menumbuhkan kesadaran warga mencegah Covid-19. Karena, upaya mencegah wabah harus dilakukan seluruh lapisan masyarakat. Banner bertuliskan “wong jubung, gak maskeran, gak mboys rek” itu dipasang di beberapa titik di desa setempat.

Bhisma mengaku, tulisan dalam banner tersebut merupakan hasil diskusi yang dilakukan oleh Perangkat Desa Jubung. Menurutnya, sisi kreatif dalam sosialisasi harus tetap ada, sehingga pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat bisa diterima dengan baik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/