alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Bupati Jember Tegas Tidak Usah Ego, Ayo Bersama

Bupati Hendy Kukuhkan Gus Ning Cilik dan Remaja

Mobile_AP_Rectangle 1

Buah manis buah pepaya
ingin makan tapi tak punya
Jika ingin berwisata dan melihat ragam budaya
Kabupaten Jember lah tempatnya

JEMBER, RADARJEMBER.ID –Pantun itu kemarin disampaikan Bupati Hendy Siswanto, saat memberikan sambutan dalam pengukuhan Gus Ning Cilik dan Remaja di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

Tepuk tangan meriah pun langsung riuh. Apalagi, Hendy menjanjikan akan melibatkan para Gus Ning Cilik dan Remaja itu dalam kegiatan-kegiatan terkait seni budaya dan pariwisata. “Jadi, bukannya setelah acara terima piala, piagam lalu selesai. Kalian semua harus menjadi pionir, ambassador pariwisata budaya. Ayo kita bersama terlibat bangun Jember,” kata Hendy.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengatakan, Pemkab Jember akan terus berupaya melibatkan seluruh masyarakat dalam pembangunan. Termasuk para Gus Ning Cilik dan Remaja yang kemarin dikukuhkan bupati. “Tidak usah ego, kelompok-kelompok, ego sentris tidak boleh. Semua harus terbuka kalau Jember ingin maju,” tegasnya.

Dia juga mengapresiasi The Southeast Asia National Foundation (TSANF), yayasan yang konsen memberdayakan anak-anak muda menginisiasi acara ini. Acara semacam ini, kata Hendy, penting. Sebab, tak bisa dipungkiri jika saat ini budaya asing menjadi ancaman tersendiri bagi generasi muda. Acara ini bisa menjadi ajang untuk mengenalkan lebih dini seni budaya dan pariwisata. “Bisa jadi filter serangan budaya asing,” tegas Hendy.

Lebih-lebih semasa pandemi Covid-19, para siswa harus belajar daring menggunakan gadget. Kondisi ini bisa jadi masalah serius. Sebab siswa tak bisa bertatap muka langsung dengan guru. Sehingga mereka tak bisa banyak belajar tentang adab, budaya sopan santun, maupun gotong royong.

Selain itu, tak semua siswa bisa mempergunakan dengan baik dan benar gadget-nya. Sehingga mereka juga ikut mengakses konten yang seharusnya tidak mereka konsumsi. “Yang dipencet bukan pelajaran. Tapi bisa yang lain,” katanya.

- Advertisement -

Buah manis buah pepaya
ingin makan tapi tak punya
Jika ingin berwisata dan melihat ragam budaya
Kabupaten Jember lah tempatnya

JEMBER, RADARJEMBER.ID –Pantun itu kemarin disampaikan Bupati Hendy Siswanto, saat memberikan sambutan dalam pengukuhan Gus Ning Cilik dan Remaja di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

Tepuk tangan meriah pun langsung riuh. Apalagi, Hendy menjanjikan akan melibatkan para Gus Ning Cilik dan Remaja itu dalam kegiatan-kegiatan terkait seni budaya dan pariwisata. “Jadi, bukannya setelah acara terima piala, piagam lalu selesai. Kalian semua harus menjadi pionir, ambassador pariwisata budaya. Ayo kita bersama terlibat bangun Jember,” kata Hendy.

Dia mengatakan, Pemkab Jember akan terus berupaya melibatkan seluruh masyarakat dalam pembangunan. Termasuk para Gus Ning Cilik dan Remaja yang kemarin dikukuhkan bupati. “Tidak usah ego, kelompok-kelompok, ego sentris tidak boleh. Semua harus terbuka kalau Jember ingin maju,” tegasnya.

Dia juga mengapresiasi The Southeast Asia National Foundation (TSANF), yayasan yang konsen memberdayakan anak-anak muda menginisiasi acara ini. Acara semacam ini, kata Hendy, penting. Sebab, tak bisa dipungkiri jika saat ini budaya asing menjadi ancaman tersendiri bagi generasi muda. Acara ini bisa menjadi ajang untuk mengenalkan lebih dini seni budaya dan pariwisata. “Bisa jadi filter serangan budaya asing,” tegas Hendy.

Lebih-lebih semasa pandemi Covid-19, para siswa harus belajar daring menggunakan gadget. Kondisi ini bisa jadi masalah serius. Sebab siswa tak bisa bertatap muka langsung dengan guru. Sehingga mereka tak bisa banyak belajar tentang adab, budaya sopan santun, maupun gotong royong.

Selain itu, tak semua siswa bisa mempergunakan dengan baik dan benar gadget-nya. Sehingga mereka juga ikut mengakses konten yang seharusnya tidak mereka konsumsi. “Yang dipencet bukan pelajaran. Tapi bisa yang lain,” katanya.

Buah manis buah pepaya
ingin makan tapi tak punya
Jika ingin berwisata dan melihat ragam budaya
Kabupaten Jember lah tempatnya

JEMBER, RADARJEMBER.ID –Pantun itu kemarin disampaikan Bupati Hendy Siswanto, saat memberikan sambutan dalam pengukuhan Gus Ning Cilik dan Remaja di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

Tepuk tangan meriah pun langsung riuh. Apalagi, Hendy menjanjikan akan melibatkan para Gus Ning Cilik dan Remaja itu dalam kegiatan-kegiatan terkait seni budaya dan pariwisata. “Jadi, bukannya setelah acara terima piala, piagam lalu selesai. Kalian semua harus menjadi pionir, ambassador pariwisata budaya. Ayo kita bersama terlibat bangun Jember,” kata Hendy.

Dia mengatakan, Pemkab Jember akan terus berupaya melibatkan seluruh masyarakat dalam pembangunan. Termasuk para Gus Ning Cilik dan Remaja yang kemarin dikukuhkan bupati. “Tidak usah ego, kelompok-kelompok, ego sentris tidak boleh. Semua harus terbuka kalau Jember ingin maju,” tegasnya.

Dia juga mengapresiasi The Southeast Asia National Foundation (TSANF), yayasan yang konsen memberdayakan anak-anak muda menginisiasi acara ini. Acara semacam ini, kata Hendy, penting. Sebab, tak bisa dipungkiri jika saat ini budaya asing menjadi ancaman tersendiri bagi generasi muda. Acara ini bisa menjadi ajang untuk mengenalkan lebih dini seni budaya dan pariwisata. “Bisa jadi filter serangan budaya asing,” tegas Hendy.

Lebih-lebih semasa pandemi Covid-19, para siswa harus belajar daring menggunakan gadget. Kondisi ini bisa jadi masalah serius. Sebab siswa tak bisa bertatap muka langsung dengan guru. Sehingga mereka tak bisa banyak belajar tentang adab, budaya sopan santun, maupun gotong royong.

Selain itu, tak semua siswa bisa mempergunakan dengan baik dan benar gadget-nya. Sehingga mereka juga ikut mengakses konten yang seharusnya tidak mereka konsumsi. “Yang dipencet bukan pelajaran. Tapi bisa yang lain,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/