alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Budidaya Koi, Peluang Bisnis Saat Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Ada kepuasan tersendiri ketika menekuni suatu hobi. Bagi pecintanya, koi adalah seni.” Inilah yang diungkapkan oleh Nursalim. Lelaki yang hobi memelihara ikan hias jenis koi yang tinggal di Jalan Moh Yamin, Tegalbesar, Jember.

Kecintaannya terhadap koi berawal dari pengalaman anaknya, yang sedari kecil gemar membeli ikan hias untuk dipelihara di akuarium. Awalnya, sang anak hanya mampu membeli, tanpa tahu bagaimana cara merawatnya. Ikan-ikan tersebut akhirnya mati akibat perawatan yang tidak tepat.

Hal tersebut membuat Nursalim berpikir, bagaimana agar ikan-ikan milik anaknya tersebut bisa hidup dengan baik. Akhirnya, Nursalim memutuskan untuk mencari pengetahuan tentang pemilihan jenis ikan yang mudah dipelihara, serta cara dalam memeliharanya. Dia teringat, bahwa ada teman SMA-nya yang terkenal sebagai pecinta ikan koi di Kabupaten Banyuwangi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari sinilah Nursalim mulai berniat untuk fokus memelihara ikan koi. “Karena saya tahu teman SMA saya hobi koi, saya belajar ke dia secara langsung. Karena kalau di internet kadang orang cuma sembarang posting, tapi nggak sesuai standar perawatan yang benar,” ungkapnya.

Sembari belajar, Nursalim menyiapkan berbagai peralatan untuk membuat kolam ikan koi di halaman rumahnya. Saat itulah dia baru tahu bahwa luas kolam, banyaknya air, serta filter air sangat berpengaruh terhadap pemeliharaan ikan koi. Hal ini membuatnya semakin semangat dan terus menambah pengetahuan tentang pemeliharaan ikan koi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Ada kepuasan tersendiri ketika menekuni suatu hobi. Bagi pecintanya, koi adalah seni.” Inilah yang diungkapkan oleh Nursalim. Lelaki yang hobi memelihara ikan hias jenis koi yang tinggal di Jalan Moh Yamin, Tegalbesar, Jember.

Kecintaannya terhadap koi berawal dari pengalaman anaknya, yang sedari kecil gemar membeli ikan hias untuk dipelihara di akuarium. Awalnya, sang anak hanya mampu membeli, tanpa tahu bagaimana cara merawatnya. Ikan-ikan tersebut akhirnya mati akibat perawatan yang tidak tepat.

Hal tersebut membuat Nursalim berpikir, bagaimana agar ikan-ikan milik anaknya tersebut bisa hidup dengan baik. Akhirnya, Nursalim memutuskan untuk mencari pengetahuan tentang pemilihan jenis ikan yang mudah dipelihara, serta cara dalam memeliharanya. Dia teringat, bahwa ada teman SMA-nya yang terkenal sebagai pecinta ikan koi di Kabupaten Banyuwangi.

Dari sinilah Nursalim mulai berniat untuk fokus memelihara ikan koi. “Karena saya tahu teman SMA saya hobi koi, saya belajar ke dia secara langsung. Karena kalau di internet kadang orang cuma sembarang posting, tapi nggak sesuai standar perawatan yang benar,” ungkapnya.

Sembari belajar, Nursalim menyiapkan berbagai peralatan untuk membuat kolam ikan koi di halaman rumahnya. Saat itulah dia baru tahu bahwa luas kolam, banyaknya air, serta filter air sangat berpengaruh terhadap pemeliharaan ikan koi. Hal ini membuatnya semakin semangat dan terus menambah pengetahuan tentang pemeliharaan ikan koi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Ada kepuasan tersendiri ketika menekuni suatu hobi. Bagi pecintanya, koi adalah seni.” Inilah yang diungkapkan oleh Nursalim. Lelaki yang hobi memelihara ikan hias jenis koi yang tinggal di Jalan Moh Yamin, Tegalbesar, Jember.

Kecintaannya terhadap koi berawal dari pengalaman anaknya, yang sedari kecil gemar membeli ikan hias untuk dipelihara di akuarium. Awalnya, sang anak hanya mampu membeli, tanpa tahu bagaimana cara merawatnya. Ikan-ikan tersebut akhirnya mati akibat perawatan yang tidak tepat.

Hal tersebut membuat Nursalim berpikir, bagaimana agar ikan-ikan milik anaknya tersebut bisa hidup dengan baik. Akhirnya, Nursalim memutuskan untuk mencari pengetahuan tentang pemilihan jenis ikan yang mudah dipelihara, serta cara dalam memeliharanya. Dia teringat, bahwa ada teman SMA-nya yang terkenal sebagai pecinta ikan koi di Kabupaten Banyuwangi.

Dari sinilah Nursalim mulai berniat untuk fokus memelihara ikan koi. “Karena saya tahu teman SMA saya hobi koi, saya belajar ke dia secara langsung. Karena kalau di internet kadang orang cuma sembarang posting, tapi nggak sesuai standar perawatan yang benar,” ungkapnya.

Sembari belajar, Nursalim menyiapkan berbagai peralatan untuk membuat kolam ikan koi di halaman rumahnya. Saat itulah dia baru tahu bahwa luas kolam, banyaknya air, serta filter air sangat berpengaruh terhadap pemeliharaan ikan koi. Hal ini membuatnya semakin semangat dan terus menambah pengetahuan tentang pemeliharaan ikan koi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/