alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 26 September 2021

Pelaku Pura-Pura Potong Rambut, Malah Ngerampok

Mobile_AP_Rectangle 1

DUKUHDEMPOK, RADARJEMBER.ID – Sugiono, 37, pemilik salon di Dusun Purwojati, Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, menjadi korban percobaan perampokan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius. Korban sampai mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, pelaku perampokan ditangkap polisi sehari setelah kejadian.

Kapolsek Wuluhan Iptu Solekhan Arif mengatakan, tersangka menyamar sebagai konsumen untuk mengelabui korban. Tersangka diketahui bernama M Bahrul Ulum, 30, warga Jalan Nusa Kambangan, Dusun Purwojati, Desa Dukuhdempok. “Begitu ada laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Alhamdulillah, tersangka kami tangkap beberapa jam setelah kejadian,” katanya, kemarin (14/9).

Menurut Arif, tersangka mendatangi Salon Sherly milik korban pada Senin (13/9) sekitar pukul 08.00. “Saat itu tersangka berpura-pura ingin potong rambut. Lalu, menanyakan berapa biayanya. Kemudian, korban menjawab Rp 15 ribu saja,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah menerima jawaban, tersangka tiba-tiba menarik rambut korban. Kemudian, dia mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan menusukkan ke arah korban. Beruntung, serangan itu berhasil ditangkis. “Tapi, karena tangkisan itu lengan kiri korban robek akibat terkena pisau tersangka. Kemudian, korban terjatuh,” kata mantan KBO Reskrim Polres Jember tersebut.

Saat korban terjatuh, tersangka terus menyerang. Tubuh korban diinjak berkali-kali dan wajahnya dipukuli. Namun, karena korban masih melakukan perlawanan, tersangka memilih melarikan diri. “Setelah kejadian itu, korban melapor dan kami tangkap,” jelasnya.

- Advertisement -

DUKUHDEMPOK, RADARJEMBER.ID – Sugiono, 37, pemilik salon di Dusun Purwojati, Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, menjadi korban percobaan perampokan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius. Korban sampai mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, pelaku perampokan ditangkap polisi sehari setelah kejadian.

Kapolsek Wuluhan Iptu Solekhan Arif mengatakan, tersangka menyamar sebagai konsumen untuk mengelabui korban. Tersangka diketahui bernama M Bahrul Ulum, 30, warga Jalan Nusa Kambangan, Dusun Purwojati, Desa Dukuhdempok. “Begitu ada laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Alhamdulillah, tersangka kami tangkap beberapa jam setelah kejadian,” katanya, kemarin (14/9).

Menurut Arif, tersangka mendatangi Salon Sherly milik korban pada Senin (13/9) sekitar pukul 08.00. “Saat itu tersangka berpura-pura ingin potong rambut. Lalu, menanyakan berapa biayanya. Kemudian, korban menjawab Rp 15 ribu saja,” terangnya.

Setelah menerima jawaban, tersangka tiba-tiba menarik rambut korban. Kemudian, dia mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan menusukkan ke arah korban. Beruntung, serangan itu berhasil ditangkis. “Tapi, karena tangkisan itu lengan kiri korban robek akibat terkena pisau tersangka. Kemudian, korban terjatuh,” kata mantan KBO Reskrim Polres Jember tersebut.

Saat korban terjatuh, tersangka terus menyerang. Tubuh korban diinjak berkali-kali dan wajahnya dipukuli. Namun, karena korban masih melakukan perlawanan, tersangka memilih melarikan diri. “Setelah kejadian itu, korban melapor dan kami tangkap,” jelasnya.

DUKUHDEMPOK, RADARJEMBER.ID – Sugiono, 37, pemilik salon di Dusun Purwojati, Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, menjadi korban percobaan perampokan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius. Korban sampai mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, pelaku perampokan ditangkap polisi sehari setelah kejadian.

Kapolsek Wuluhan Iptu Solekhan Arif mengatakan, tersangka menyamar sebagai konsumen untuk mengelabui korban. Tersangka diketahui bernama M Bahrul Ulum, 30, warga Jalan Nusa Kambangan, Dusun Purwojati, Desa Dukuhdempok. “Begitu ada laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Alhamdulillah, tersangka kami tangkap beberapa jam setelah kejadian,” katanya, kemarin (14/9).

Menurut Arif, tersangka mendatangi Salon Sherly milik korban pada Senin (13/9) sekitar pukul 08.00. “Saat itu tersangka berpura-pura ingin potong rambut. Lalu, menanyakan berapa biayanya. Kemudian, korban menjawab Rp 15 ribu saja,” terangnya.

Setelah menerima jawaban, tersangka tiba-tiba menarik rambut korban. Kemudian, dia mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan menusukkan ke arah korban. Beruntung, serangan itu berhasil ditangkis. “Tapi, karena tangkisan itu lengan kiri korban robek akibat terkena pisau tersangka. Kemudian, korban terjatuh,” kata mantan KBO Reskrim Polres Jember tersebut.

Saat korban terjatuh, tersangka terus menyerang. Tubuh korban diinjak berkali-kali dan wajahnya dipukuli. Namun, karena korban masih melakukan perlawanan, tersangka memilih melarikan diri. “Setelah kejadian itu, korban melapor dan kami tangkap,” jelasnya.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca