alexametrics
26 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Lapangan Basket di Alun-Alun Jember Dibikin Lebih Layak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Perbaikan Alun-Alun Jember terus dilakukan. Jika sebelumnya trotoarnya dibuat ala Eropa, kini lapangan basket juga bakal diperbaiki dengan pesona yang lebih baru. Tapi tunggu dulu, kira-kira seperti apa nanti bentuknya?

Koordinator Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Jember Arif Liyantono mengatakan, pengerjaan perbaikan taman kota dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan perbaikan pada fasilitas untuk pejalan kaki atau trotoar yang baru saja tuntas. Kemudian, dilanjutkan pada perbaikan fasilitas olahraga.

“Pada tahap ini, kami fokus pada perbaikan lapangan basket. Nantinya kami akan menyesuaikan dengan standar kelayakan lapangan basket pada umumnya,” ungkap Arif. Saat ini, perbaikan lapangan tersebut dimulai dari lantainya, kemudian pengecatan dan penggantian ring bola basket. Pengerjaan fasilitas olahraga itu ditargetkan selesai pada Oktober mendatang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, selama ini alun-alun selalu ramai oleh masyarakat yang berolahraga. Maka dari itu, sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi aktivitas tersebut agar masyarakat lebih nyaman dan bangga terhadap fasilitas yang ada di kota. “Namun, di sini yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa menjaga dan turut memelihara fasilitas itu. Karena ini bukan milik pemerintah, tapi milik masyarakat Jember,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Perbaikan Alun-Alun Jember terus dilakukan. Jika sebelumnya trotoarnya dibuat ala Eropa, kini lapangan basket juga bakal diperbaiki dengan pesona yang lebih baru. Tapi tunggu dulu, kira-kira seperti apa nanti bentuknya?

Koordinator Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Jember Arif Liyantono mengatakan, pengerjaan perbaikan taman kota dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan perbaikan pada fasilitas untuk pejalan kaki atau trotoar yang baru saja tuntas. Kemudian, dilanjutkan pada perbaikan fasilitas olahraga.

“Pada tahap ini, kami fokus pada perbaikan lapangan basket. Nantinya kami akan menyesuaikan dengan standar kelayakan lapangan basket pada umumnya,” ungkap Arif. Saat ini, perbaikan lapangan tersebut dimulai dari lantainya, kemudian pengecatan dan penggantian ring bola basket. Pengerjaan fasilitas olahraga itu ditargetkan selesai pada Oktober mendatang.

Menurutnya, selama ini alun-alun selalu ramai oleh masyarakat yang berolahraga. Maka dari itu, sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi aktivitas tersebut agar masyarakat lebih nyaman dan bangga terhadap fasilitas yang ada di kota. “Namun, di sini yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa menjaga dan turut memelihara fasilitas itu. Karena ini bukan milik pemerintah, tapi milik masyarakat Jember,” katanya.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Perbaikan Alun-Alun Jember terus dilakukan. Jika sebelumnya trotoarnya dibuat ala Eropa, kini lapangan basket juga bakal diperbaiki dengan pesona yang lebih baru. Tapi tunggu dulu, kira-kira seperti apa nanti bentuknya?

Koordinator Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Jember Arif Liyantono mengatakan, pengerjaan perbaikan taman kota dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan perbaikan pada fasilitas untuk pejalan kaki atau trotoar yang baru saja tuntas. Kemudian, dilanjutkan pada perbaikan fasilitas olahraga.

“Pada tahap ini, kami fokus pada perbaikan lapangan basket. Nantinya kami akan menyesuaikan dengan standar kelayakan lapangan basket pada umumnya,” ungkap Arif. Saat ini, perbaikan lapangan tersebut dimulai dari lantainya, kemudian pengecatan dan penggantian ring bola basket. Pengerjaan fasilitas olahraga itu ditargetkan selesai pada Oktober mendatang.

Menurutnya, selama ini alun-alun selalu ramai oleh masyarakat yang berolahraga. Maka dari itu, sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi aktivitas tersebut agar masyarakat lebih nyaman dan bangga terhadap fasilitas yang ada di kota. “Namun, di sini yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa menjaga dan turut memelihara fasilitas itu. Karena ini bukan milik pemerintah, tapi milik masyarakat Jember,” katanya.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca