alexametrics
32 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Jual Miras, Aparat Gerebek Warung di Kecamatan Tanggul

Mobile_AP_Rectangle 1

TANGGUL.RADARJEMBER.ID – Sebuah warung milik warga berinisial STR, 46, di Desa Klatakan Kecamatan Tanggul digrebek polisi karena kedapatan menjual minuman keras jenis arak.

Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda mengatakan, razia yang dilakukan polisi itu menyusul adanya laporan warga yang menduga ada aktivitas jual beli arak di warung milik STR tersebut.

Kemudian, polisi seketika turun merazia warung dan rumah STR pada Senin malam (13/9). “Razia itu karena banyak masyarakat yang resah adanya peredaran minuman keras,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, saat merazia, polisi mendapati 17 botol arak yang disembunyikan di bawah meja di warung tersebut, lalu mengamankannya. “Pelaku bakal dijerat dengan tindak pidana ringan (tipiring), sesuai dengan peraturan yang berlaku,” terangnya melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, Rabu (15/9).

- Advertisement -

TANGGUL.RADARJEMBER.ID – Sebuah warung milik warga berinisial STR, 46, di Desa Klatakan Kecamatan Tanggul digrebek polisi karena kedapatan menjual minuman keras jenis arak.

Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda mengatakan, razia yang dilakukan polisi itu menyusul adanya laporan warga yang menduga ada aktivitas jual beli arak di warung milik STR tersebut.

Kemudian, polisi seketika turun merazia warung dan rumah STR pada Senin malam (13/9). “Razia itu karena banyak masyarakat yang resah adanya peredaran minuman keras,” katanya.

Menurutnya, saat merazia, polisi mendapati 17 botol arak yang disembunyikan di bawah meja di warung tersebut, lalu mengamankannya. “Pelaku bakal dijerat dengan tindak pidana ringan (tipiring), sesuai dengan peraturan yang berlaku,” terangnya melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, Rabu (15/9).

TANGGUL.RADARJEMBER.ID – Sebuah warung milik warga berinisial STR, 46, di Desa Klatakan Kecamatan Tanggul digrebek polisi karena kedapatan menjual minuman keras jenis arak.

Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda mengatakan, razia yang dilakukan polisi itu menyusul adanya laporan warga yang menduga ada aktivitas jual beli arak di warung milik STR tersebut.

Kemudian, polisi seketika turun merazia warung dan rumah STR pada Senin malam (13/9). “Razia itu karena banyak masyarakat yang resah adanya peredaran minuman keras,” katanya.

Menurutnya, saat merazia, polisi mendapati 17 botol arak yang disembunyikan di bawah meja di warung tersebut, lalu mengamankannya. “Pelaku bakal dijerat dengan tindak pidana ringan (tipiring), sesuai dengan peraturan yang berlaku,” terangnya melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, Rabu (15/9).


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca