alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Kejurkab Badminton Bupati Cup 2018, Berharap Muncul Talenta Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KOTA – Kejurkab Badminton Bupati Cup 2018 sudah berakhir. Dari beberapa kelompok umur yang dipertandingkan, nama-nama baru bermunculan. Meski dominasi wajah lama masih banyak. Utamanya dari klub-klub lawas yang sering mendominasi kejuaraan.

Ervan Friambodo, ketua umum Pengkab PBSI Jember menjelaskan, acara yang dibuka oleh Wabup Muqit Arief itu telah berlangsung dengan lancar dan sukses.

Oleh karena itulah, dia optimistis jika gelaran tiap tahun seperti ini akan memancing talenta-talenta baru perbulutangkisan Jember, muncul ke atas.

Mobile_AP_Rectangle 2

”Ada beberapa nama yang potensial. Kalau kami bina secara serius dan intensif, bukan tidak mungkin akan menjadi bibit yang bagus,” jelasnya.

Hal serupa ditegaskan oleh  Ketua Pengprov PBSI Jatim, Oei Wijanarko Adi Mulya. Saat membuka kejuaraan ini, dia mengakui bahwa bulu tangkis di Jember mendapat perhatian tersendiri dari Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur. Bahkan, PBSI mewacanakan digelarnya gelaran bulu tangkis level internasional di Jember.

“Jember ini memenuhi beberapa syarat seperti ada bandara sendiri dan sarana olahraga. Event Kejurkab juga rutin di gelar di Jember setiap tahun,” tutur Oei Wijanarko Adi Mulya kepada Jawa Pos Radar Jember di sela-sela membuka Kejuarkab Badminton Bupati Cup 2018 di GOR Argopuro Jember.

Dia optimistis, gelaran olahraga bertitel internasional bisa membawa dampak domino atau multiplier effect yang tidak hanya memacu prestasi olahraga, namun juga menggairahkan sektor ekonomi. “Bulu tangkis sekarang sudah beda dengan zaman saya dulu masih jadi atlet junior. Sekarang ini bisa menjadi industri olahraga yang bisa menjadi sandaran masa depan, kalau dikelola secara profesional,” tutur pebulu tangkis veteran yang meraih medali perak di Olimpiade Veteran Internasional 2017 di Auckland, Selandia Baru tersebut. (kl/c2/hdi)

- Advertisement -

JEMBER KOTA – Kejurkab Badminton Bupati Cup 2018 sudah berakhir. Dari beberapa kelompok umur yang dipertandingkan, nama-nama baru bermunculan. Meski dominasi wajah lama masih banyak. Utamanya dari klub-klub lawas yang sering mendominasi kejuaraan.

Ervan Friambodo, ketua umum Pengkab PBSI Jember menjelaskan, acara yang dibuka oleh Wabup Muqit Arief itu telah berlangsung dengan lancar dan sukses.

Oleh karena itulah, dia optimistis jika gelaran tiap tahun seperti ini akan memancing talenta-talenta baru perbulutangkisan Jember, muncul ke atas.

”Ada beberapa nama yang potensial. Kalau kami bina secara serius dan intensif, bukan tidak mungkin akan menjadi bibit yang bagus,” jelasnya.

Hal serupa ditegaskan oleh  Ketua Pengprov PBSI Jatim, Oei Wijanarko Adi Mulya. Saat membuka kejuaraan ini, dia mengakui bahwa bulu tangkis di Jember mendapat perhatian tersendiri dari Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur. Bahkan, PBSI mewacanakan digelarnya gelaran bulu tangkis level internasional di Jember.

“Jember ini memenuhi beberapa syarat seperti ada bandara sendiri dan sarana olahraga. Event Kejurkab juga rutin di gelar di Jember setiap tahun,” tutur Oei Wijanarko Adi Mulya kepada Jawa Pos Radar Jember di sela-sela membuka Kejuarkab Badminton Bupati Cup 2018 di GOR Argopuro Jember.

Dia optimistis, gelaran olahraga bertitel internasional bisa membawa dampak domino atau multiplier effect yang tidak hanya memacu prestasi olahraga, namun juga menggairahkan sektor ekonomi. “Bulu tangkis sekarang sudah beda dengan zaman saya dulu masih jadi atlet junior. Sekarang ini bisa menjadi industri olahraga yang bisa menjadi sandaran masa depan, kalau dikelola secara profesional,” tutur pebulu tangkis veteran yang meraih medali perak di Olimpiade Veteran Internasional 2017 di Auckland, Selandia Baru tersebut. (kl/c2/hdi)

JEMBER KOTA – Kejurkab Badminton Bupati Cup 2018 sudah berakhir. Dari beberapa kelompok umur yang dipertandingkan, nama-nama baru bermunculan. Meski dominasi wajah lama masih banyak. Utamanya dari klub-klub lawas yang sering mendominasi kejuaraan.

Ervan Friambodo, ketua umum Pengkab PBSI Jember menjelaskan, acara yang dibuka oleh Wabup Muqit Arief itu telah berlangsung dengan lancar dan sukses.

Oleh karena itulah, dia optimistis jika gelaran tiap tahun seperti ini akan memancing talenta-talenta baru perbulutangkisan Jember, muncul ke atas.

”Ada beberapa nama yang potensial. Kalau kami bina secara serius dan intensif, bukan tidak mungkin akan menjadi bibit yang bagus,” jelasnya.

Hal serupa ditegaskan oleh  Ketua Pengprov PBSI Jatim, Oei Wijanarko Adi Mulya. Saat membuka kejuaraan ini, dia mengakui bahwa bulu tangkis di Jember mendapat perhatian tersendiri dari Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur. Bahkan, PBSI mewacanakan digelarnya gelaran bulu tangkis level internasional di Jember.

“Jember ini memenuhi beberapa syarat seperti ada bandara sendiri dan sarana olahraga. Event Kejurkab juga rutin di gelar di Jember setiap tahun,” tutur Oei Wijanarko Adi Mulya kepada Jawa Pos Radar Jember di sela-sela membuka Kejuarkab Badminton Bupati Cup 2018 di GOR Argopuro Jember.

Dia optimistis, gelaran olahraga bertitel internasional bisa membawa dampak domino atau multiplier effect yang tidak hanya memacu prestasi olahraga, namun juga menggairahkan sektor ekonomi. “Bulu tangkis sekarang sudah beda dengan zaman saya dulu masih jadi atlet junior. Sekarang ini bisa menjadi industri olahraga yang bisa menjadi sandaran masa depan, kalau dikelola secara profesional,” tutur pebulu tangkis veteran yang meraih medali perak di Olimpiade Veteran Internasional 2017 di Auckland, Selandia Baru tersebut. (kl/c2/hdi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/