alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Minta Kemensos Perbarui Data Penerima Bantuan

Pimpinan Daerah Saling Curhat Penanganan Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG.RADARJEMBER.ID- Sejumlah kepala daerah seluruh Indonesia, saling mencurahkan isi hati (curhat) penanganganan wabah Covid-19 di daerah masing-masing. Selain karena cepatnya persebaran virus korona, kebijakan dari pemerintah pusat juga dinilai kerap berubah-ubah. Sehingga banyak yang mengaku dipusinkan dengan kebijakan tersebut.

Hal ini terungkap ketika para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengadakan video konferensi (vikon), Jum’at (15/5) siang. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh mereka untuk mengadukan permasalahan terkait penanganan Covid-19.

Beberapa contoh kebijakan yang disebut sering berubah di antaranya adalah ketika pandemi Covid-19 berlangsung dan pemerintah pusat memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tiba-tiba muncul keputusan untuk mengoperasikan kembali sarana angkutan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Usai mengikuti vikon tersebut, Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arief mengatakan, ia sangat mendukung langkah Apkasi untuk mengadakan diskusi lewat teknologi tersebut. “Gagasan Apkasi menggelar video konferensi itu sangat baik. Karena kepala daerah bisa curhat terkait kendala penanganan Covid-19 ini,” ungkapnya.

- Advertisement -

PATRANG.RADARJEMBER.ID- Sejumlah kepala daerah seluruh Indonesia, saling mencurahkan isi hati (curhat) penanganganan wabah Covid-19 di daerah masing-masing. Selain karena cepatnya persebaran virus korona, kebijakan dari pemerintah pusat juga dinilai kerap berubah-ubah. Sehingga banyak yang mengaku dipusinkan dengan kebijakan tersebut.

Hal ini terungkap ketika para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengadakan video konferensi (vikon), Jum’at (15/5) siang. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh mereka untuk mengadukan permasalahan terkait penanganan Covid-19.

Beberapa contoh kebijakan yang disebut sering berubah di antaranya adalah ketika pandemi Covid-19 berlangsung dan pemerintah pusat memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tiba-tiba muncul keputusan untuk mengoperasikan kembali sarana angkutan.

Usai mengikuti vikon tersebut, Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arief mengatakan, ia sangat mendukung langkah Apkasi untuk mengadakan diskusi lewat teknologi tersebut. “Gagasan Apkasi menggelar video konferensi itu sangat baik. Karena kepala daerah bisa curhat terkait kendala penanganan Covid-19 ini,” ungkapnya.

PATRANG.RADARJEMBER.ID- Sejumlah kepala daerah seluruh Indonesia, saling mencurahkan isi hati (curhat) penanganganan wabah Covid-19 di daerah masing-masing. Selain karena cepatnya persebaran virus korona, kebijakan dari pemerintah pusat juga dinilai kerap berubah-ubah. Sehingga banyak yang mengaku dipusinkan dengan kebijakan tersebut.

Hal ini terungkap ketika para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengadakan video konferensi (vikon), Jum’at (15/5) siang. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh mereka untuk mengadukan permasalahan terkait penanganan Covid-19.

Beberapa contoh kebijakan yang disebut sering berubah di antaranya adalah ketika pandemi Covid-19 berlangsung dan pemerintah pusat memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tiba-tiba muncul keputusan untuk mengoperasikan kembali sarana angkutan.

Usai mengikuti vikon tersebut, Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arief mengatakan, ia sangat mendukung langkah Apkasi untuk mengadakan diskusi lewat teknologi tersebut. “Gagasan Apkasi menggelar video konferensi itu sangat baik. Karena kepala daerah bisa curhat terkait kendala penanganan Covid-19 ini,” ungkapnya.

Previous articleBelum Balik ke Pelatnas
Next articleSatu Nyawa

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/