alexametrics
27.8 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Maksimalkan Perawatan Alun-Alun

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Jember dan sekitarnya, namun Alun-Alun Jember biasanya jarang tersentuh perawatan. Nah, akhir-akhir ini, perawatannya dilakukan secara maksimal. Mulai dari pemasangan tempat sampah sampai dengan pengeprasan sejumlah pohon yang ada di jantung kota tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pepohonan di alun-alun selama beberapa bulan terakhir cukup rimbun. Akibatnya, beberapa lampu terhalang oleh daun pohon tersebut. “Pohonnya tidak dipotong, hanya pengeprasan saja. Ini dilakukan bertahap,” kata Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Kabupaten Jember Eko Verdianto.

Selain melakukan perawatan pada pepohonan yang ada di tengah kota, lanjut Eko, sejumlah tempat sampah yang sudah rusak juga diganti. Pada beberapa lokasi, terdapat masing-masing tiga tempat sampah yang dipasang. Yakni tempat sampah khusus organik, bahan beracun, berbahaya (B3), dan sebagainya. “Tempat sampahnya baru, tetapi stok lama,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Jaenuri, warga yang kerap berkunjung ke Alun-Alun Jember, menyampaikan, perawatan seperti pemangkasan pohon penting dilakukan. “Kalau malam gelap. Dengan penambahan lampu seperti ini akan lebih baik,” ujarnya.

Jaenuri pun tak menampik jika dirinya juga kerap membuang sampah plastik di sekitar lokasi alun-alun. Beberapa waktu lalu, dirinya heran karena tempat sampah banyak yang berlubang. “Dengan perbaikan fasilitas, petugas kebersihan juga akan lebih ringan karena tinggal mengangkut sampah,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Jember dan sekitarnya, namun Alun-Alun Jember biasanya jarang tersentuh perawatan. Nah, akhir-akhir ini, perawatannya dilakukan secara maksimal. Mulai dari pemasangan tempat sampah sampai dengan pengeprasan sejumlah pohon yang ada di jantung kota tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pepohonan di alun-alun selama beberapa bulan terakhir cukup rimbun. Akibatnya, beberapa lampu terhalang oleh daun pohon tersebut. “Pohonnya tidak dipotong, hanya pengeprasan saja. Ini dilakukan bertahap,” kata Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Kabupaten Jember Eko Verdianto.

Selain melakukan perawatan pada pepohonan yang ada di tengah kota, lanjut Eko, sejumlah tempat sampah yang sudah rusak juga diganti. Pada beberapa lokasi, terdapat masing-masing tiga tempat sampah yang dipasang. Yakni tempat sampah khusus organik, bahan beracun, berbahaya (B3), dan sebagainya. “Tempat sampahnya baru, tetapi stok lama,” bebernya.

Sementara itu, Jaenuri, warga yang kerap berkunjung ke Alun-Alun Jember, menyampaikan, perawatan seperti pemangkasan pohon penting dilakukan. “Kalau malam gelap. Dengan penambahan lampu seperti ini akan lebih baik,” ujarnya.

Jaenuri pun tak menampik jika dirinya juga kerap membuang sampah plastik di sekitar lokasi alun-alun. Beberapa waktu lalu, dirinya heran karena tempat sampah banyak yang berlubang. “Dengan perbaikan fasilitas, petugas kebersihan juga akan lebih ringan karena tinggal mengangkut sampah,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Jember dan sekitarnya, namun Alun-Alun Jember biasanya jarang tersentuh perawatan. Nah, akhir-akhir ini, perawatannya dilakukan secara maksimal. Mulai dari pemasangan tempat sampah sampai dengan pengeprasan sejumlah pohon yang ada di jantung kota tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pepohonan di alun-alun selama beberapa bulan terakhir cukup rimbun. Akibatnya, beberapa lampu terhalang oleh daun pohon tersebut. “Pohonnya tidak dipotong, hanya pengeprasan saja. Ini dilakukan bertahap,” kata Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Kabupaten Jember Eko Verdianto.

Selain melakukan perawatan pada pepohonan yang ada di tengah kota, lanjut Eko, sejumlah tempat sampah yang sudah rusak juga diganti. Pada beberapa lokasi, terdapat masing-masing tiga tempat sampah yang dipasang. Yakni tempat sampah khusus organik, bahan beracun, berbahaya (B3), dan sebagainya. “Tempat sampahnya baru, tetapi stok lama,” bebernya.

Sementara itu, Jaenuri, warga yang kerap berkunjung ke Alun-Alun Jember, menyampaikan, perawatan seperti pemangkasan pohon penting dilakukan. “Kalau malam gelap. Dengan penambahan lampu seperti ini akan lebih baik,” ujarnya.

Jaenuri pun tak menampik jika dirinya juga kerap membuang sampah plastik di sekitar lokasi alun-alun. Beberapa waktu lalu, dirinya heran karena tempat sampah banyak yang berlubang. “Dengan perbaikan fasilitas, petugas kebersihan juga akan lebih ringan karena tinggal mengangkut sampah,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/