alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Tak Kuorum, Paripurna Batal Digelar

Absen, Sebagian Dewan Pilih Agenda Partai

Mobile_AP_Rectangle 1

Rapat tanpa hasil itu membuat sejumlah anggota dewan meninggalkan ruang rapat, termasuk Bupati Jember. Saat akan dimintai komentar terkait rapat yang gagal digelar, Faida enggan memberi keterangan. Sambil melewati sejumlah wartawan, Faida menyebut, wawancaranya lewat telekonferensi. “Wawancara lewat telekonferensi saja ya,” pinta Faida, seraya menyebut, selama wabah korona belum berakhir diimbau agar semua pihak tetap menerapkan physical distancing, termasuk para wartawan.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengaku, penundaan rapat karena tidak kuorum ini menjadi yang perdana sejak anggota dewan periode ini menjabat. Menurut dia, tidak bisa dilangsungkannya rapat karena amanah tata tertib DPRD. Di mana, kata dia, setiap rapat paripurna harus memenuhi kuorum 50 persen plus satu dari jumlah anggota DPRD Jember.

“Hari ini yang ikut paripurna hanya 21 anggota dewan. Sementara, tatib mengatur paripurna harus memenuhi kuorum. Karena yang hadir hanya 21 dari 50 anggota dewan, maka rapat ditunda,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hakim menyebut, banyaknya dewan yang tidak hadir terjadi karena ada agenda sejumlah partai. Dikatakannya, rata-rata agenda partai berkaitan dengan penanganan virus korona. “Rapat ini bukan untuk pengambilan keputusan, sehingga banyak anggota yang sibuk dengan tugas partainya,” ungkapnya.

Padahal, pihaknya sudah menyampaikan undangan agenda rapat tersebut ke semua anggota dewan. Tapi, ketika rapat digelar, ternyata tidak kuorum. “Jadi ditunda. Badan Musyawarah pasti akan menjadwalkan lagi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Rapat tanpa hasil itu membuat sejumlah anggota dewan meninggalkan ruang rapat, termasuk Bupati Jember. Saat akan dimintai komentar terkait rapat yang gagal digelar, Faida enggan memberi keterangan. Sambil melewati sejumlah wartawan, Faida menyebut, wawancaranya lewat telekonferensi. “Wawancara lewat telekonferensi saja ya,” pinta Faida, seraya menyebut, selama wabah korona belum berakhir diimbau agar semua pihak tetap menerapkan physical distancing, termasuk para wartawan.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengaku, penundaan rapat karena tidak kuorum ini menjadi yang perdana sejak anggota dewan periode ini menjabat. Menurut dia, tidak bisa dilangsungkannya rapat karena amanah tata tertib DPRD. Di mana, kata dia, setiap rapat paripurna harus memenuhi kuorum 50 persen plus satu dari jumlah anggota DPRD Jember.

“Hari ini yang ikut paripurna hanya 21 anggota dewan. Sementara, tatib mengatur paripurna harus memenuhi kuorum. Karena yang hadir hanya 21 dari 50 anggota dewan, maka rapat ditunda,” paparnya.

Hakim menyebut, banyaknya dewan yang tidak hadir terjadi karena ada agenda sejumlah partai. Dikatakannya, rata-rata agenda partai berkaitan dengan penanganan virus korona. “Rapat ini bukan untuk pengambilan keputusan, sehingga banyak anggota yang sibuk dengan tugas partainya,” ungkapnya.

Padahal, pihaknya sudah menyampaikan undangan agenda rapat tersebut ke semua anggota dewan. Tapi, ketika rapat digelar, ternyata tidak kuorum. “Jadi ditunda. Badan Musyawarah pasti akan menjadwalkan lagi,” pungkasnya.

Rapat tanpa hasil itu membuat sejumlah anggota dewan meninggalkan ruang rapat, termasuk Bupati Jember. Saat akan dimintai komentar terkait rapat yang gagal digelar, Faida enggan memberi keterangan. Sambil melewati sejumlah wartawan, Faida menyebut, wawancaranya lewat telekonferensi. “Wawancara lewat telekonferensi saja ya,” pinta Faida, seraya menyebut, selama wabah korona belum berakhir diimbau agar semua pihak tetap menerapkan physical distancing, termasuk para wartawan.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengaku, penundaan rapat karena tidak kuorum ini menjadi yang perdana sejak anggota dewan periode ini menjabat. Menurut dia, tidak bisa dilangsungkannya rapat karena amanah tata tertib DPRD. Di mana, kata dia, setiap rapat paripurna harus memenuhi kuorum 50 persen plus satu dari jumlah anggota DPRD Jember.

“Hari ini yang ikut paripurna hanya 21 anggota dewan. Sementara, tatib mengatur paripurna harus memenuhi kuorum. Karena yang hadir hanya 21 dari 50 anggota dewan, maka rapat ditunda,” paparnya.

Hakim menyebut, banyaknya dewan yang tidak hadir terjadi karena ada agenda sejumlah partai. Dikatakannya, rata-rata agenda partai berkaitan dengan penanganan virus korona. “Rapat ini bukan untuk pengambilan keputusan, sehingga banyak anggota yang sibuk dengan tugas partainya,” ungkapnya.

Padahal, pihaknya sudah menyampaikan undangan agenda rapat tersebut ke semua anggota dewan. Tapi, ketika rapat digelar, ternyata tidak kuorum. “Jadi ditunda. Badan Musyawarah pasti akan menjadwalkan lagi,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/