alexametrics
24.4 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Sidang Perdata Harus Manfaatkan E-Court

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah virus korona atau Covid-19 yang tengah merebak, menjadikan proses persidangan untuk perkara pidana dilakukan secara jarak jauh. Sudah dua pekan ini persidangan perkara pidana digelar secara daring (online) via video telekonferensi di Pengadilan Negeri Jember dan Lapas Kelas II A Jember.

Namun, berbeda dengan proses sidang untuk perdata. Dengan adanya pandemi virus korona ini, seharusnya persidangan perdata lebih memanfaatkan E-Court. Yakni layanan sidang secara daring untuk perkara perdata. E-Court digadang-gadang dapat mengurangi interaksi di ruang sidang.

Hal ini secara tidak langsung mengurangi kontak antarmanusia. Sekaligus meminimalisasi potensi penyebaran virus. Hal itu dibenarkan oleh Humas PN Jember Slamet Budiono. “Kebijakan mengenai sidang telekonferensi ini diberlakukan untuk pemeriksaan perkara pidana. Sedangkan perdata sebagaimana biasanya dengan berdasarkan ketentuan perdata secara E-Court atau tanpa E-Court dengan persyaratan yang ada,” tutur Slamet.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah virus korona atau Covid-19 yang tengah merebak, menjadikan proses persidangan untuk perkara pidana dilakukan secara jarak jauh. Sudah dua pekan ini persidangan perkara pidana digelar secara daring (online) via video telekonferensi di Pengadilan Negeri Jember dan Lapas Kelas II A Jember.

Namun, berbeda dengan proses sidang untuk perdata. Dengan adanya pandemi virus korona ini, seharusnya persidangan perdata lebih memanfaatkan E-Court. Yakni layanan sidang secara daring untuk perkara perdata. E-Court digadang-gadang dapat mengurangi interaksi di ruang sidang.

Hal ini secara tidak langsung mengurangi kontak antarmanusia. Sekaligus meminimalisasi potensi penyebaran virus. Hal itu dibenarkan oleh Humas PN Jember Slamet Budiono. “Kebijakan mengenai sidang telekonferensi ini diberlakukan untuk pemeriksaan perkara pidana. Sedangkan perdata sebagaimana biasanya dengan berdasarkan ketentuan perdata secara E-Court atau tanpa E-Court dengan persyaratan yang ada,” tutur Slamet.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah virus korona atau Covid-19 yang tengah merebak, menjadikan proses persidangan untuk perkara pidana dilakukan secara jarak jauh. Sudah dua pekan ini persidangan perkara pidana digelar secara daring (online) via video telekonferensi di Pengadilan Negeri Jember dan Lapas Kelas II A Jember.

Namun, berbeda dengan proses sidang untuk perdata. Dengan adanya pandemi virus korona ini, seharusnya persidangan perdata lebih memanfaatkan E-Court. Yakni layanan sidang secara daring untuk perkara perdata. E-Court digadang-gadang dapat mengurangi interaksi di ruang sidang.

Hal ini secara tidak langsung mengurangi kontak antarmanusia. Sekaligus meminimalisasi potensi penyebaran virus. Hal itu dibenarkan oleh Humas PN Jember Slamet Budiono. “Kebijakan mengenai sidang telekonferensi ini diberlakukan untuk pemeriksaan perkara pidana. Sedangkan perdata sebagaimana biasanya dengan berdasarkan ketentuan perdata secara E-Court atau tanpa E-Court dengan persyaratan yang ada,” tutur Slamet.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/