alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ganti Prosesi Wisuda dengan Tasyakuran

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi wabah Covid-19 hingga saat ini membuat seluruh rencana pelaksanaan prosesi wisuda di berbagai perguruan tinggi ditunda. Akibatnya, mahasiswa harus lebih bersabar untuk bisa menggunakan baju toga dan menerima ijazah mereka, yang seharusnya berada di genggaman.

Namun, seolah tak ingin menunda mimpi mahasiswanya, sejumlah kampus mengganti prosesi wisuda dengan agenda tasyakuran bersama. Seperti yang dilakukan di Universitas Islam Jember, Senin (13/4) kemarin. Mereka menggelar acara lepas pisah untuk tiga mahasiswa yang berasal dari Thailand. “Karena mereka diharuskan pulang pada tanggal 15 April. Jika lebih dari itu, mereka tidak bisa lagi pulang atau mungkin pulang lebih lama,” kata Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UIJ Jasuli.

Menurutnya, tiga mahasiswa FAI itu sudah menyelesaikan masa studinya. Hanya saja, saat wabah Covid-19 ini, prosesi yudisium dan wisuda tidak bisa digelar. Sementara itu, di negara mereka, Thailand, ada pembatasan untuk kedatangan para warga negaranya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meskipun begitu, prosesi tasyakuran dan lepas pisah itu dilakukan sesuai dengan protokol medis atau SOP yang berlaku, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Selain itu, lanjut Jasuli, ketiga mahasiswanya itu sudah lama menyiapkan berkas keberangkatan mereka, dan mengantongi surat sehat atau telah melakukan rapid test.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi wabah Covid-19 hingga saat ini membuat seluruh rencana pelaksanaan prosesi wisuda di berbagai perguruan tinggi ditunda. Akibatnya, mahasiswa harus lebih bersabar untuk bisa menggunakan baju toga dan menerima ijazah mereka, yang seharusnya berada di genggaman.

Namun, seolah tak ingin menunda mimpi mahasiswanya, sejumlah kampus mengganti prosesi wisuda dengan agenda tasyakuran bersama. Seperti yang dilakukan di Universitas Islam Jember, Senin (13/4) kemarin. Mereka menggelar acara lepas pisah untuk tiga mahasiswa yang berasal dari Thailand. “Karena mereka diharuskan pulang pada tanggal 15 April. Jika lebih dari itu, mereka tidak bisa lagi pulang atau mungkin pulang lebih lama,” kata Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UIJ Jasuli.

Menurutnya, tiga mahasiswa FAI itu sudah menyelesaikan masa studinya. Hanya saja, saat wabah Covid-19 ini, prosesi yudisium dan wisuda tidak bisa digelar. Sementara itu, di negara mereka, Thailand, ada pembatasan untuk kedatangan para warga negaranya.

Meskipun begitu, prosesi tasyakuran dan lepas pisah itu dilakukan sesuai dengan protokol medis atau SOP yang berlaku, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Selain itu, lanjut Jasuli, ketiga mahasiswanya itu sudah lama menyiapkan berkas keberangkatan mereka, dan mengantongi surat sehat atau telah melakukan rapid test.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi wabah Covid-19 hingga saat ini membuat seluruh rencana pelaksanaan prosesi wisuda di berbagai perguruan tinggi ditunda. Akibatnya, mahasiswa harus lebih bersabar untuk bisa menggunakan baju toga dan menerima ijazah mereka, yang seharusnya berada di genggaman.

Namun, seolah tak ingin menunda mimpi mahasiswanya, sejumlah kampus mengganti prosesi wisuda dengan agenda tasyakuran bersama. Seperti yang dilakukan di Universitas Islam Jember, Senin (13/4) kemarin. Mereka menggelar acara lepas pisah untuk tiga mahasiswa yang berasal dari Thailand. “Karena mereka diharuskan pulang pada tanggal 15 April. Jika lebih dari itu, mereka tidak bisa lagi pulang atau mungkin pulang lebih lama,” kata Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UIJ Jasuli.

Menurutnya, tiga mahasiswa FAI itu sudah menyelesaikan masa studinya. Hanya saja, saat wabah Covid-19 ini, prosesi yudisium dan wisuda tidak bisa digelar. Sementara itu, di negara mereka, Thailand, ada pembatasan untuk kedatangan para warga negaranya.

Meskipun begitu, prosesi tasyakuran dan lepas pisah itu dilakukan sesuai dengan protokol medis atau SOP yang berlaku, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Selain itu, lanjut Jasuli, ketiga mahasiswanya itu sudah lama menyiapkan berkas keberangkatan mereka, dan mengantongi surat sehat atau telah melakukan rapid test.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/