alexametrics
24.9 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Sekadar Wacana atau Serius?

Bupati Jember Hendy Siwanto melontarkan wacana bakal memindah pusat pemerintahan. Ide yang disampaikan ketika prosesi serah terima jabatan (sertijab) bupati itu, memunculkan beragam reaksi. Tepatkah gagasan pemindahan gedung pemerintahan ke lokasi baru tersebut?

Mobile_AP_Rectangle 1

Hendy melanjutkan, perpindahan kota apabila nanti benar terjadi, akan memindah Pendapa, Pemkab Jember, serta gedung DPRD Jember. Hendy melihat, letak gedung dewan kurang tepat karena berdiri di wilayah kampus.

“Pindah juga gedung DPRD, jangan di situ. Kumpul sama kampus, gimana itu nanti. Anak-anak kampus semua kan belajar. Belajar demonya entar. Belajar ilmunya dulu,” jelas Hendy.

Kaitan dengan wacana ini, tidak otomatis membuat desain pemindahan kota. Pada awal wacana dilontarkan, Hendy menyebut perlu melakukan banyak hal. Seperti melakukan diskusi-diskusi serta kajian-kajian. Hasil dari itu, baru melangkah pada pembuatan kerangka acuan kerja. “Kalau cocok, lanjutkan lewat desain dengan perencanaan,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Apakah wacana itu nanti akan terwujud? Tentu dibutuhkan kajian dan diskusi terlebih dahulu seperti disampaikan Hendy. Setelah kajian benar-benar matang, baru melangkah selanjutnya. Apakah pindah kota, ditunda, atau tetap seperti semula.

 

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Hendy melanjutkan, perpindahan kota apabila nanti benar terjadi, akan memindah Pendapa, Pemkab Jember, serta gedung DPRD Jember. Hendy melihat, letak gedung dewan kurang tepat karena berdiri di wilayah kampus.

“Pindah juga gedung DPRD, jangan di situ. Kumpul sama kampus, gimana itu nanti. Anak-anak kampus semua kan belajar. Belajar demonya entar. Belajar ilmunya dulu,” jelas Hendy.

Kaitan dengan wacana ini, tidak otomatis membuat desain pemindahan kota. Pada awal wacana dilontarkan, Hendy menyebut perlu melakukan banyak hal. Seperti melakukan diskusi-diskusi serta kajian-kajian. Hasil dari itu, baru melangkah pada pembuatan kerangka acuan kerja. “Kalau cocok, lanjutkan lewat desain dengan perencanaan,” bebernya.

Apakah wacana itu nanti akan terwujud? Tentu dibutuhkan kajian dan diskusi terlebih dahulu seperti disampaikan Hendy. Setelah kajian benar-benar matang, baru melangkah selanjutnya. Apakah pindah kota, ditunda, atau tetap seperti semula.

 

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

Hendy melanjutkan, perpindahan kota apabila nanti benar terjadi, akan memindah Pendapa, Pemkab Jember, serta gedung DPRD Jember. Hendy melihat, letak gedung dewan kurang tepat karena berdiri di wilayah kampus.

“Pindah juga gedung DPRD, jangan di situ. Kumpul sama kampus, gimana itu nanti. Anak-anak kampus semua kan belajar. Belajar demonya entar. Belajar ilmunya dulu,” jelas Hendy.

Kaitan dengan wacana ini, tidak otomatis membuat desain pemindahan kota. Pada awal wacana dilontarkan, Hendy menyebut perlu melakukan banyak hal. Seperti melakukan diskusi-diskusi serta kajian-kajian. Hasil dari itu, baru melangkah pada pembuatan kerangka acuan kerja. “Kalau cocok, lanjutkan lewat desain dengan perencanaan,” bebernya.

Apakah wacana itu nanti akan terwujud? Tentu dibutuhkan kajian dan diskusi terlebih dahulu seperti disampaikan Hendy. Setelah kajian benar-benar matang, baru melangkah selanjutnya. Apakah pindah kota, ditunda, atau tetap seperti semula.

 

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Grafis reza
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/