alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Sladin, Juru Kunci Gunung Samboja Penyelamat Korban Ritual Maut

Saat Malam Gelap di Tengah Deburan Ombak, Dia Selamatkan Tiga Nyawa

Mobile_AP_Rectangle 1

Mendadak Viral

Nama Sladin, warga Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, ini mendadak viral. Baik di media sosial maupun di kalangan warga sekitar. Nama Sladin sudah tidak asing lagi, apalagi dia juga dijuluki sebagai juru kunci Gunung Samboja yang menjadi tempat wisata alam.

Saat ada kunjungan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, ke lokasi tempat ritual, nama Sladin langsung disebut-sebut. Bahkan,Sladinlangsung menceritakan saat proses memberikan pertolongan kepada beberapa korban yang terseret ombak.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Sladin bersama keluarganya, semoga diberi kesehatan. Karena tanpa pertolongan beliau, korban akan bertambah. Dengan keberanian Pak Sladin, ada tiga orang selamat dan dua orang yang sudah meninggal,” kata Khofifah didampingi Bupati Jember Hendy Siswanto.

Hal ini juga disampaikan Suro, 50, warga Watu Ulo yang juga ikut merawat tempat wisata tersebut. “Pak Sladin memang bisa berenang, makanya ketika ada orang datang kerumahnya, mereka langsung menolong meskipun tanpa menggunakan pelampung,” katanya.

“Di lokasi ini tidak pernah ada yang melakukan ritual malam hari. Apalagi tempat yang sudah dipasang pagar ini ombaknya cukup ganas. Pernah ada pengunjung datang bersama anaknya juga menjadi korban ganasnya ombak di Pantai Payangan ini,” kata Suro.

“Saat ada orang minta tolong ke Pak Sladin, saya juga ikut datang. Ternyata sudah ada Pak Sladin yang menolong korban. Ada sekitar lima orang yang sudah ditolong Pak Sladin. Dua orang sudah meninggal dan tiga orang selamat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Maulana-Jumai

Fotografer: Jumai

Editor: Nur Hariri

- Advertisement -

Mendadak Viral

Nama Sladin, warga Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, ini mendadak viral. Baik di media sosial maupun di kalangan warga sekitar. Nama Sladin sudah tidak asing lagi, apalagi dia juga dijuluki sebagai juru kunci Gunung Samboja yang menjadi tempat wisata alam.

Saat ada kunjungan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, ke lokasi tempat ritual, nama Sladin langsung disebut-sebut. Bahkan,Sladinlangsung menceritakan saat proses memberikan pertolongan kepada beberapa korban yang terseret ombak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Sladin bersama keluarganya, semoga diberi kesehatan. Karena tanpa pertolongan beliau, korban akan bertambah. Dengan keberanian Pak Sladin, ada tiga orang selamat dan dua orang yang sudah meninggal,” kata Khofifah didampingi Bupati Jember Hendy Siswanto.

Hal ini juga disampaikan Suro, 50, warga Watu Ulo yang juga ikut merawat tempat wisata tersebut. “Pak Sladin memang bisa berenang, makanya ketika ada orang datang kerumahnya, mereka langsung menolong meskipun tanpa menggunakan pelampung,” katanya.

“Di lokasi ini tidak pernah ada yang melakukan ritual malam hari. Apalagi tempat yang sudah dipasang pagar ini ombaknya cukup ganas. Pernah ada pengunjung datang bersama anaknya juga menjadi korban ganasnya ombak di Pantai Payangan ini,” kata Suro.

“Saat ada orang minta tolong ke Pak Sladin, saya juga ikut datang. Ternyata sudah ada Pak Sladin yang menolong korban. Ada sekitar lima orang yang sudah ditolong Pak Sladin. Dua orang sudah meninggal dan tiga orang selamat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Maulana-Jumai

Fotografer: Jumai

Editor: Nur Hariri

Mendadak Viral

Nama Sladin, warga Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, ini mendadak viral. Baik di media sosial maupun di kalangan warga sekitar. Nama Sladin sudah tidak asing lagi, apalagi dia juga dijuluki sebagai juru kunci Gunung Samboja yang menjadi tempat wisata alam.

Saat ada kunjungan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, ke lokasi tempat ritual, nama Sladin langsung disebut-sebut. Bahkan,Sladinlangsung menceritakan saat proses memberikan pertolongan kepada beberapa korban yang terseret ombak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Sladin bersama keluarganya, semoga diberi kesehatan. Karena tanpa pertolongan beliau, korban akan bertambah. Dengan keberanian Pak Sladin, ada tiga orang selamat dan dua orang yang sudah meninggal,” kata Khofifah didampingi Bupati Jember Hendy Siswanto.

Hal ini juga disampaikan Suro, 50, warga Watu Ulo yang juga ikut merawat tempat wisata tersebut. “Pak Sladin memang bisa berenang, makanya ketika ada orang datang kerumahnya, mereka langsung menolong meskipun tanpa menggunakan pelampung,” katanya.

“Di lokasi ini tidak pernah ada yang melakukan ritual malam hari. Apalagi tempat yang sudah dipasang pagar ini ombaknya cukup ganas. Pernah ada pengunjung datang bersama anaknya juga menjadi korban ganasnya ombak di Pantai Payangan ini,” kata Suro.

“Saat ada orang minta tolong ke Pak Sladin, saya juga ikut datang. Ternyata sudah ada Pak Sladin yang menolong korban. Ada sekitar lima orang yang sudah ditolong Pak Sladin. Dua orang sudah meninggal dan tiga orang selamat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Maulana-Jumai

Fotografer: Jumai

Editor: Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/