alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Wadul Pakai e-Lapor, Tembus Ombudsman

Warga Bisa Adukan Layanan secara Daring

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyampaian aspirasi atau keluhan masyarakat kepada pemerintah sejauh ini terkesan sulit. Tapi jangan salah, pemerintah pusat sudah menyediakan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) yang bisa digunakan oleh setiap warga. Aspirasi yang tidak ditindaklanjuti oleh dinas terkait bisa menjadi perhatian Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Sistem layanan yang lebih dikenal dengan e-Lapor ini sejatinya telah ada sejak Oktober 2019. Namun demikian, praktik di lapangan belum diketahui oleh masyarakat luas. “Layanan lapor online (daring) ini bisa digunakan oleh siapa pun. Bisa untuk menyampaikan aspirasi dan penyampaian keluhan terhadap layanan organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember.

Gatot menjelaskan, aplikasi e-Lapor tersebut dikembangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Selanjutnya, di masing-masing kabupaten/kota ada petugas admin yang mengurusinya. Dengan begitu, aspirasi warga yang disampaikan secara daring akan diteruskan langsung kepada dinas terkait.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jadi, modelnya semua tersentral ke pusat. Setiap laporan akan di-forward ke OPD terkait agar ditindaklanjuti. Kebetulan, tugas admin yang mem-forward di kabupaten adalah Diskominfo,” imbuh mantan Camat Kaliwates tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyampaian aspirasi atau keluhan masyarakat kepada pemerintah sejauh ini terkesan sulit. Tapi jangan salah, pemerintah pusat sudah menyediakan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) yang bisa digunakan oleh setiap warga. Aspirasi yang tidak ditindaklanjuti oleh dinas terkait bisa menjadi perhatian Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Sistem layanan yang lebih dikenal dengan e-Lapor ini sejatinya telah ada sejak Oktober 2019. Namun demikian, praktik di lapangan belum diketahui oleh masyarakat luas. “Layanan lapor online (daring) ini bisa digunakan oleh siapa pun. Bisa untuk menyampaikan aspirasi dan penyampaian keluhan terhadap layanan organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember.

Gatot menjelaskan, aplikasi e-Lapor tersebut dikembangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Selanjutnya, di masing-masing kabupaten/kota ada petugas admin yang mengurusinya. Dengan begitu, aspirasi warga yang disampaikan secara daring akan diteruskan langsung kepada dinas terkait.

“Jadi, modelnya semua tersentral ke pusat. Setiap laporan akan di-forward ke OPD terkait agar ditindaklanjuti. Kebetulan, tugas admin yang mem-forward di kabupaten adalah Diskominfo,” imbuh mantan Camat Kaliwates tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyampaian aspirasi atau keluhan masyarakat kepada pemerintah sejauh ini terkesan sulit. Tapi jangan salah, pemerintah pusat sudah menyediakan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) yang bisa digunakan oleh setiap warga. Aspirasi yang tidak ditindaklanjuti oleh dinas terkait bisa menjadi perhatian Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Sistem layanan yang lebih dikenal dengan e-Lapor ini sejatinya telah ada sejak Oktober 2019. Namun demikian, praktik di lapangan belum diketahui oleh masyarakat luas. “Layanan lapor online (daring) ini bisa digunakan oleh siapa pun. Bisa untuk menyampaikan aspirasi dan penyampaian keluhan terhadap layanan organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember.

Gatot menjelaskan, aplikasi e-Lapor tersebut dikembangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Selanjutnya, di masing-masing kabupaten/kota ada petugas admin yang mengurusinya. Dengan begitu, aspirasi warga yang disampaikan secara daring akan diteruskan langsung kepada dinas terkait.

“Jadi, modelnya semua tersentral ke pusat. Setiap laporan akan di-forward ke OPD terkait agar ditindaklanjuti. Kebetulan, tugas admin yang mem-forward di kabupaten adalah Diskominfo,” imbuh mantan Camat Kaliwates tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/