alexametrics
23.5 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Banjir di Wonoasri Rendam 1.800 KK

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banjir yang melanda Dusun Kraton dan Dusun Curahlele, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, mengakibatkan 1.800 KK terdampak. Sebagian terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, atau kerabat mereka yang rumahnya tak terendam air.

Dusun Kraton, memang menjadi langganan banjir. Namun kali ini, merupakan bencana terparah. Karena air naik begitu cepat sekitar pukul 11.00, Kamis (14/1). Dan ketinggian air yang masuk ke dalam rumah warga hingga mencapai 1,5 meter atau sedada orang dewasa. Di kawasan ini, banjir terparah di Gang III Dusun Kraton. “Sebelumnya tidak separah ini,” kata Misri warga setempat.

Saat air mulai naik, perangkat desa segera melaporkan ke pemerintah kecamatan yang diteruskan ke BPBD Jember. Petugas gabungan yang berasal dari unsur TNI, polisi, BPBD, Tagana, Basarnas, dan relawan kebencanaan segera turun ke lokasi. Mereka melakukan evakuasi kepada kelompok rentan. Seperti lansia, perempuan, dan anak. “Terutama warga yang rumahnya di pinggir kebun di ujung selatan sendiri. Soalnya, posisi bangunan rumah memang berdekatan dengan sungai dan rendah,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banjir yang melanda Dusun Kraton dan Dusun Curahlele, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, mengakibatkan 1.800 KK terdampak. Sebagian terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, atau kerabat mereka yang rumahnya tak terendam air.

Dusun Kraton, memang menjadi langganan banjir. Namun kali ini, merupakan bencana terparah. Karena air naik begitu cepat sekitar pukul 11.00, Kamis (14/1). Dan ketinggian air yang masuk ke dalam rumah warga hingga mencapai 1,5 meter atau sedada orang dewasa. Di kawasan ini, banjir terparah di Gang III Dusun Kraton. “Sebelumnya tidak separah ini,” kata Misri warga setempat.

Saat air mulai naik, perangkat desa segera melaporkan ke pemerintah kecamatan yang diteruskan ke BPBD Jember. Petugas gabungan yang berasal dari unsur TNI, polisi, BPBD, Tagana, Basarnas, dan relawan kebencanaan segera turun ke lokasi. Mereka melakukan evakuasi kepada kelompok rentan. Seperti lansia, perempuan, dan anak. “Terutama warga yang rumahnya di pinggir kebun di ujung selatan sendiri. Soalnya, posisi bangunan rumah memang berdekatan dengan sungai dan rendah,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banjir yang melanda Dusun Kraton dan Dusun Curahlele, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, mengakibatkan 1.800 KK terdampak. Sebagian terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, atau kerabat mereka yang rumahnya tak terendam air.

Dusun Kraton, memang menjadi langganan banjir. Namun kali ini, merupakan bencana terparah. Karena air naik begitu cepat sekitar pukul 11.00, Kamis (14/1). Dan ketinggian air yang masuk ke dalam rumah warga hingga mencapai 1,5 meter atau sedada orang dewasa. Di kawasan ini, banjir terparah di Gang III Dusun Kraton. “Sebelumnya tidak separah ini,” kata Misri warga setempat.

Saat air mulai naik, perangkat desa segera melaporkan ke pemerintah kecamatan yang diteruskan ke BPBD Jember. Petugas gabungan yang berasal dari unsur TNI, polisi, BPBD, Tagana, Basarnas, dan relawan kebencanaan segera turun ke lokasi. Mereka melakukan evakuasi kepada kelompok rentan. Seperti lansia, perempuan, dan anak. “Terutama warga yang rumahnya di pinggir kebun di ujung selatan sendiri. Soalnya, posisi bangunan rumah memang berdekatan dengan sungai dan rendah,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/