alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Semangat Bermasker Mulai Kendor

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember belum berakhir, bahkan angkanya terus mengalami peningkatan jelang penghujung tahun. Apalagi beberapa waktu lalu muncul klaster perkantoran dan di lingkungan perguruan tinggi. Tentu hal ini membawa konkseuensi tersendiri, dan kesadaran untuk mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) harus lebih diperketat.

Nama pantauan RADARJEMBER.ID di Pasar Tanjung, Senin sore (14/12) terlihat pedagang mulai tidak menggunakan masker, seolah mereka merasa aman dari virus ini dan tidak takut terpapar.Beragam alasan terlontar dari pedagang. Mulai lupa membawa masker, cuma memiliki satu masker atau bahkan pedagang mengaku kesulitan bernafas bila terus menerus memakai masker.

“Kurang bebas kalau pakai masker bikin susah bernafas, ngomongpun ikutan tidak jelas karena mulut tertutup masker,” ungkap Bu Agus, pedagang pasar tradisional di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Jember ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember belum berakhir, bahkan angkanya terus mengalami peningkatan jelang penghujung tahun. Apalagi beberapa waktu lalu muncul klaster perkantoran dan di lingkungan perguruan tinggi. Tentu hal ini membawa konkseuensi tersendiri, dan kesadaran untuk mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) harus lebih diperketat.

Nama pantauan RADARJEMBER.ID di Pasar Tanjung, Senin sore (14/12) terlihat pedagang mulai tidak menggunakan masker, seolah mereka merasa aman dari virus ini dan tidak takut terpapar.Beragam alasan terlontar dari pedagang. Mulai lupa membawa masker, cuma memiliki satu masker atau bahkan pedagang mengaku kesulitan bernafas bila terus menerus memakai masker.

“Kurang bebas kalau pakai masker bikin susah bernafas, ngomongpun ikutan tidak jelas karena mulut tertutup masker,” ungkap Bu Agus, pedagang pasar tradisional di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Jember ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember belum berakhir, bahkan angkanya terus mengalami peningkatan jelang penghujung tahun. Apalagi beberapa waktu lalu muncul klaster perkantoran dan di lingkungan perguruan tinggi. Tentu hal ini membawa konkseuensi tersendiri, dan kesadaran untuk mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) harus lebih diperketat.

Nama pantauan RADARJEMBER.ID di Pasar Tanjung, Senin sore (14/12) terlihat pedagang mulai tidak menggunakan masker, seolah mereka merasa aman dari virus ini dan tidak takut terpapar.Beragam alasan terlontar dari pedagang. Mulai lupa membawa masker, cuma memiliki satu masker atau bahkan pedagang mengaku kesulitan bernafas bila terus menerus memakai masker.

“Kurang bebas kalau pakai masker bikin susah bernafas, ngomongpun ikutan tidak jelas karena mulut tertutup masker,” ungkap Bu Agus, pedagang pasar tradisional di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Jember ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/