alexametrics
26 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Ungkap FR, DPRD Bentuk Pansus

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden bangunan ambruk di Kantor Kecamatan Jenggawah menjadi tragedi pembangunan yang tak bisa dibiarkan. Sebab, di balik peristiwa itu, ada dugaan pelaksanaan tender penunjukan langsung (PL) konsultan perencana sarat permainan dan kolusi.

Untuk mengungkap itu, DPRD Jember berencana membuat panitia khusus (pansus) tentang pengadaan barang dan jasa. Pansus ini guna mengungkap dugaan skandal puluhan paket perencanaan yang dikuasai seseorang berinisial FR tersebut.

Rencana dibentuknya pansus ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto. Menurutnya, Komisi C telah melayangkan surat resmi ke pimpinan DPRD. “Pansus pengadaan barang dan jasa ini penting dilakukan untuk mengetahui proses-proses pembangunan di Jember. Bukan hanya soal Jenggawah, tetapi semua pembangunan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam pansus itu nanti, David menyebut akan mengundang sejumlah pihak, termasuk kepolisian dan kejaksaan. “Pansus ini diharapkan bisa memberikan rekomendasi agar penanganan kasus di Jember tidak terkesan berhenti. Yang jelas, kami mendukung agar penanganan kasus ini dilakukan secara serius,” tegas David.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi mengamini adanya usulan pansus tersebut. Dirinya menganggap, hal itu penting dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan dewan. “Pansus penting digelar, supaya tidak timbul isu yang masih katanya. Harus jelas apa masalah sebenarnya dan siapa pelakunya,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden bangunan ambruk di Kantor Kecamatan Jenggawah menjadi tragedi pembangunan yang tak bisa dibiarkan. Sebab, di balik peristiwa itu, ada dugaan pelaksanaan tender penunjukan langsung (PL) konsultan perencana sarat permainan dan kolusi.

Untuk mengungkap itu, DPRD Jember berencana membuat panitia khusus (pansus) tentang pengadaan barang dan jasa. Pansus ini guna mengungkap dugaan skandal puluhan paket perencanaan yang dikuasai seseorang berinisial FR tersebut.

Rencana dibentuknya pansus ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto. Menurutnya, Komisi C telah melayangkan surat resmi ke pimpinan DPRD. “Pansus pengadaan barang dan jasa ini penting dilakukan untuk mengetahui proses-proses pembangunan di Jember. Bukan hanya soal Jenggawah, tetapi semua pembangunan,” katanya.

Dalam pansus itu nanti, David menyebut akan mengundang sejumlah pihak, termasuk kepolisian dan kejaksaan. “Pansus ini diharapkan bisa memberikan rekomendasi agar penanganan kasus di Jember tidak terkesan berhenti. Yang jelas, kami mendukung agar penanganan kasus ini dilakukan secara serius,” tegas David.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi mengamini adanya usulan pansus tersebut. Dirinya menganggap, hal itu penting dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan dewan. “Pansus penting digelar, supaya tidak timbul isu yang masih katanya. Harus jelas apa masalah sebenarnya dan siapa pelakunya,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden bangunan ambruk di Kantor Kecamatan Jenggawah menjadi tragedi pembangunan yang tak bisa dibiarkan. Sebab, di balik peristiwa itu, ada dugaan pelaksanaan tender penunjukan langsung (PL) konsultan perencana sarat permainan dan kolusi.

Untuk mengungkap itu, DPRD Jember berencana membuat panitia khusus (pansus) tentang pengadaan barang dan jasa. Pansus ini guna mengungkap dugaan skandal puluhan paket perencanaan yang dikuasai seseorang berinisial FR tersebut.

Rencana dibentuknya pansus ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto. Menurutnya, Komisi C telah melayangkan surat resmi ke pimpinan DPRD. “Pansus pengadaan barang dan jasa ini penting dilakukan untuk mengetahui proses-proses pembangunan di Jember. Bukan hanya soal Jenggawah, tetapi semua pembangunan,” katanya.

Dalam pansus itu nanti, David menyebut akan mengundang sejumlah pihak, termasuk kepolisian dan kejaksaan. “Pansus ini diharapkan bisa memberikan rekomendasi agar penanganan kasus di Jember tidak terkesan berhenti. Yang jelas, kami mendukung agar penanganan kasus ini dilakukan secara serius,” tegas David.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi mengamini adanya usulan pansus tersebut. Dirinya menganggap, hal itu penting dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan dewan. “Pansus penting digelar, supaya tidak timbul isu yang masih katanya. Harus jelas apa masalah sebenarnya dan siapa pelakunya,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca