alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Polisi Akan Panggil PPK Jadi Saksi

Mobile_AP_Rectangle 1

Disinggung adanya nama seseorang berinisial FR yang disebut-sebut menjadi perencana proyek di balik bangunan ambruk tersebut, Alfian menegaskan, pihaknya tidak akan langsung ke hulu, tetapi melakukan proses penyelidikan berdasar SOP. Yaitu, merunut dari kejadian bangunan ambruk sebelum mengungkap dugaan adanya aktor di balik kasus Jenggawah.

“Kami berawal dari yang ada di lapangan dulu, dengan alat-alat bukti yang kami miliki, kenapa bangunan itu roboh, penyebab robohnya apa. Kemudian dipadukan dengan anggaran, gambar, dan yang lainnya, sesuai tidak dengan fakta di lapangan. Bahan-bahannya sesuai atau tidak, itu yang harus kita cari dulu,” paparnya.

Apabila kasus di Jenggawah sudah ada kejelasan, maka pihaknya akan mengetahui siapa orang yang harus bertanggung jawab atas ambruknya bangunan senilai Rp 2 miliar tersebut. “Dari situ kami akan menganalisis. Siapa yang bertanggung jawab, itu akan mengalir,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kejaksaan. Menurutnya, insiden yang terjadi di Jenggawah sudah menjadi perhatian masyarakat dan masyarakat menunggu akhir penanganannya.

“Kami juga melakukan koordinasi dalam penyelidikan (dengan kejaksaan, Red). Karena menurut kami, ini adalah bagian dari perhatian masyarakat yang harus kita lakukan penanganan secara urgen,” pungkasnya.

 

- Advertisement -

Disinggung adanya nama seseorang berinisial FR yang disebut-sebut menjadi perencana proyek di balik bangunan ambruk tersebut, Alfian menegaskan, pihaknya tidak akan langsung ke hulu, tetapi melakukan proses penyelidikan berdasar SOP. Yaitu, merunut dari kejadian bangunan ambruk sebelum mengungkap dugaan adanya aktor di balik kasus Jenggawah.

“Kami berawal dari yang ada di lapangan dulu, dengan alat-alat bukti yang kami miliki, kenapa bangunan itu roboh, penyebab robohnya apa. Kemudian dipadukan dengan anggaran, gambar, dan yang lainnya, sesuai tidak dengan fakta di lapangan. Bahan-bahannya sesuai atau tidak, itu yang harus kita cari dulu,” paparnya.

Apabila kasus di Jenggawah sudah ada kejelasan, maka pihaknya akan mengetahui siapa orang yang harus bertanggung jawab atas ambruknya bangunan senilai Rp 2 miliar tersebut. “Dari situ kami akan menganalisis. Siapa yang bertanggung jawab, itu akan mengalir,” ungkapnya.

Sementara itu, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kejaksaan. Menurutnya, insiden yang terjadi di Jenggawah sudah menjadi perhatian masyarakat dan masyarakat menunggu akhir penanganannya.

“Kami juga melakukan koordinasi dalam penyelidikan (dengan kejaksaan, Red). Karena menurut kami, ini adalah bagian dari perhatian masyarakat yang harus kita lakukan penanganan secara urgen,” pungkasnya.

 

Disinggung adanya nama seseorang berinisial FR yang disebut-sebut menjadi perencana proyek di balik bangunan ambruk tersebut, Alfian menegaskan, pihaknya tidak akan langsung ke hulu, tetapi melakukan proses penyelidikan berdasar SOP. Yaitu, merunut dari kejadian bangunan ambruk sebelum mengungkap dugaan adanya aktor di balik kasus Jenggawah.

“Kami berawal dari yang ada di lapangan dulu, dengan alat-alat bukti yang kami miliki, kenapa bangunan itu roboh, penyebab robohnya apa. Kemudian dipadukan dengan anggaran, gambar, dan yang lainnya, sesuai tidak dengan fakta di lapangan. Bahan-bahannya sesuai atau tidak, itu yang harus kita cari dulu,” paparnya.

Apabila kasus di Jenggawah sudah ada kejelasan, maka pihaknya akan mengetahui siapa orang yang harus bertanggung jawab atas ambruknya bangunan senilai Rp 2 miliar tersebut. “Dari situ kami akan menganalisis. Siapa yang bertanggung jawab, itu akan mengalir,” ungkapnya.

Sementara itu, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kejaksaan. Menurutnya, insiden yang terjadi di Jenggawah sudah menjadi perhatian masyarakat dan masyarakat menunggu akhir penanganannya.

“Kami juga melakukan koordinasi dalam penyelidikan (dengan kejaksaan, Red). Karena menurut kami, ini adalah bagian dari perhatian masyarakat yang harus kita lakukan penanganan secara urgen,” pungkasnya.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/