alexametrics
23.2 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Ajak Semua Pihak Bersinergi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masuknya Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu nominasi terbaik dalam ajang Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020 belum lama ini, patut mendapatkan perhatian lebih. Sebab, ada hal menarik yang dapat dipetik untuk dimanfaatkan banyak orang. Yakni, terkait dengan kesejahteraan para buruh migran.

Hal ini sangat penting, mengingat minat warga Jember untuk bekerja di luar negeri cukup tinggi. “Beberapa waktu lalu, Pemerintah Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, masuk dalam nominasi Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020,” tutur Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief. Penghargaan tersebut didapat atas program perlindungan bagi buruh migran yang dijalankan pemerintahan Desa Dukuh Dempok.

Menurut pria yang akrab disapa Kiai Muqit itu, Jember merupakan lumbung buruh migran. Kondisi itu membuat Pemdes Dukuh Dempok memfasilitasi warganya yang menjadi buruh migran. “Fasilitasi itu mulai sebelum berangkat, ketika di luar negeri, hingga kembali dari luar negeri,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menambahkan bahwa perlindungan itu mampu mendeteksi dampak ekonomi buruh migran terhadap keluarga mereka masing-masing. Di samping itu, Pemdes Dukuh Dempok memberikan edukasi yang berkesinambungan agar masyarakat dapat lebih senang tinggal di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Desa Dukuh Dempok Miftahul Munir membenarkan adanya hal itu. “Mulai 2016, pemerintah daerah berfokus untuk memberikan perlindungan kepada para calon pekerja migran Indonesia (PMI),” ucapnya. Mulai dari pengurusan dokumen, transparansi PT yang menaungi setiap buruh, beserta surat izin lain.

Selain itu, pihaknya membuat peraturan desa (perdes) terkait dengan tata kelola untuk para PMI. Yakni terkait dengan bagaimana para PMI bisa bermigrasi dengan aman. “Kami mengajak para purna TKI (tenaga kerja Indonesia, Red) sebagai pemateri sosialisasi tersebut,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masuknya Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu nominasi terbaik dalam ajang Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020 belum lama ini, patut mendapatkan perhatian lebih. Sebab, ada hal menarik yang dapat dipetik untuk dimanfaatkan banyak orang. Yakni, terkait dengan kesejahteraan para buruh migran.

Hal ini sangat penting, mengingat minat warga Jember untuk bekerja di luar negeri cukup tinggi. “Beberapa waktu lalu, Pemerintah Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, masuk dalam nominasi Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020,” tutur Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief. Penghargaan tersebut didapat atas program perlindungan bagi buruh migran yang dijalankan pemerintahan Desa Dukuh Dempok.

Menurut pria yang akrab disapa Kiai Muqit itu, Jember merupakan lumbung buruh migran. Kondisi itu membuat Pemdes Dukuh Dempok memfasilitasi warganya yang menjadi buruh migran. “Fasilitasi itu mulai sebelum berangkat, ketika di luar negeri, hingga kembali dari luar negeri,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa perlindungan itu mampu mendeteksi dampak ekonomi buruh migran terhadap keluarga mereka masing-masing. Di samping itu, Pemdes Dukuh Dempok memberikan edukasi yang berkesinambungan agar masyarakat dapat lebih senang tinggal di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Desa Dukuh Dempok Miftahul Munir membenarkan adanya hal itu. “Mulai 2016, pemerintah daerah berfokus untuk memberikan perlindungan kepada para calon pekerja migran Indonesia (PMI),” ucapnya. Mulai dari pengurusan dokumen, transparansi PT yang menaungi setiap buruh, beserta surat izin lain.

Selain itu, pihaknya membuat peraturan desa (perdes) terkait dengan tata kelola untuk para PMI. Yakni terkait dengan bagaimana para PMI bisa bermigrasi dengan aman. “Kami mengajak para purna TKI (tenaga kerja Indonesia, Red) sebagai pemateri sosialisasi tersebut,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masuknya Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu nominasi terbaik dalam ajang Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020 belum lama ini, patut mendapatkan perhatian lebih. Sebab, ada hal menarik yang dapat dipetik untuk dimanfaatkan banyak orang. Yakni, terkait dengan kesejahteraan para buruh migran.

Hal ini sangat penting, mengingat minat warga Jember untuk bekerja di luar negeri cukup tinggi. “Beberapa waktu lalu, Pemerintah Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, masuk dalam nominasi Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020,” tutur Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief. Penghargaan tersebut didapat atas program perlindungan bagi buruh migran yang dijalankan pemerintahan Desa Dukuh Dempok.

Menurut pria yang akrab disapa Kiai Muqit itu, Jember merupakan lumbung buruh migran. Kondisi itu membuat Pemdes Dukuh Dempok memfasilitasi warganya yang menjadi buruh migran. “Fasilitasi itu mulai sebelum berangkat, ketika di luar negeri, hingga kembali dari luar negeri,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa perlindungan itu mampu mendeteksi dampak ekonomi buruh migran terhadap keluarga mereka masing-masing. Di samping itu, Pemdes Dukuh Dempok memberikan edukasi yang berkesinambungan agar masyarakat dapat lebih senang tinggal di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Desa Dukuh Dempok Miftahul Munir membenarkan adanya hal itu. “Mulai 2016, pemerintah daerah berfokus untuk memberikan perlindungan kepada para calon pekerja migran Indonesia (PMI),” ucapnya. Mulai dari pengurusan dokumen, transparansi PT yang menaungi setiap buruh, beserta surat izin lain.

Selain itu, pihaknya membuat peraturan desa (perdes) terkait dengan tata kelola untuk para PMI. Yakni terkait dengan bagaimana para PMI bisa bermigrasi dengan aman. “Kami mengajak para purna TKI (tenaga kerja Indonesia, Red) sebagai pemateri sosialisasi tersebut,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/