alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

85 Motor Terjaring Operasi Balap Liar

Gang Kecil Mudahkan Petugas Amankan Motor

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada balap liar di Jalan Gajah Mada, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Jumat malam (13/11/2020). Namun tak sampai selesai, para pemuda yang balapan, tunggang langgang lantaran diobrak tim dari Polres Jember dan CPM Jember.

Balap liar di sepanjang Jalan Gajah Mada itu meresahkan warga dan pengguna jalan Gajah Mada. Walhasil polisi berhasil mengamankan 85 unit kendaraan sepeda motor.

Informasi RADARJEMBER.ID, penertiban dimulai pukul 01.00 hingga pukul 05.30. Dipimpin Kabag Ops Polres Jember Kompol Agus Supariono. Lucunya, saat dilakukan penertiban, banyak pemotor yang masuk ke gang kecil dan buntu. Sehingga petugas mudah mengamankan motor yang rata-rata tidak sesuai dengan standar keselamatan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Memang beberapa minggu terakhir ini untuk kegiatan balap liar dibiarkan, karena petugas masih fokus untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Jember. Aksi balapan liar ini sudah sangat meresahkan warga sekitar dan pengguna jalan, sehingga perlu ditindak lanjuti laporan warga setempat” kata Kabag Ops Polres Jember.

Dari 85 unit kendaraan yang terjaring operasi gabungan ini, bukan hanya pelaku balap liat. Namun juga ada yang menjadi penoton. Karena motornya tidak standar, polisi akhirnya mengangkutnya. “Seperti roda depan dan belakang sudah diganti veleg dan ban kecil, dan tidak dilengkapi dengan kaca spion,” kata Agus.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada balap liar di Jalan Gajah Mada, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Jumat malam (13/11/2020). Namun tak sampai selesai, para pemuda yang balapan, tunggang langgang lantaran diobrak tim dari Polres Jember dan CPM Jember.

Balap liar di sepanjang Jalan Gajah Mada itu meresahkan warga dan pengguna jalan Gajah Mada. Walhasil polisi berhasil mengamankan 85 unit kendaraan sepeda motor.

Informasi RADARJEMBER.ID, penertiban dimulai pukul 01.00 hingga pukul 05.30. Dipimpin Kabag Ops Polres Jember Kompol Agus Supariono. Lucunya, saat dilakukan penertiban, banyak pemotor yang masuk ke gang kecil dan buntu. Sehingga petugas mudah mengamankan motor yang rata-rata tidak sesuai dengan standar keselamatan.

“Memang beberapa minggu terakhir ini untuk kegiatan balap liar dibiarkan, karena petugas masih fokus untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Jember. Aksi balapan liar ini sudah sangat meresahkan warga sekitar dan pengguna jalan, sehingga perlu ditindak lanjuti laporan warga setempat” kata Kabag Ops Polres Jember.

Dari 85 unit kendaraan yang terjaring operasi gabungan ini, bukan hanya pelaku balap liat. Namun juga ada yang menjadi penoton. Karena motornya tidak standar, polisi akhirnya mengangkutnya. “Seperti roda depan dan belakang sudah diganti veleg dan ban kecil, dan tidak dilengkapi dengan kaca spion,” kata Agus.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada balap liar di Jalan Gajah Mada, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Jumat malam (13/11/2020). Namun tak sampai selesai, para pemuda yang balapan, tunggang langgang lantaran diobrak tim dari Polres Jember dan CPM Jember.

Balap liar di sepanjang Jalan Gajah Mada itu meresahkan warga dan pengguna jalan Gajah Mada. Walhasil polisi berhasil mengamankan 85 unit kendaraan sepeda motor.

Informasi RADARJEMBER.ID, penertiban dimulai pukul 01.00 hingga pukul 05.30. Dipimpin Kabag Ops Polres Jember Kompol Agus Supariono. Lucunya, saat dilakukan penertiban, banyak pemotor yang masuk ke gang kecil dan buntu. Sehingga petugas mudah mengamankan motor yang rata-rata tidak sesuai dengan standar keselamatan.

“Memang beberapa minggu terakhir ini untuk kegiatan balap liar dibiarkan, karena petugas masih fokus untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Jember. Aksi balapan liar ini sudah sangat meresahkan warga sekitar dan pengguna jalan, sehingga perlu ditindak lanjuti laporan warga setempat” kata Kabag Ops Polres Jember.

Dari 85 unit kendaraan yang terjaring operasi gabungan ini, bukan hanya pelaku balap liat. Namun juga ada yang menjadi penoton. Karena motornya tidak standar, polisi akhirnya mengangkutnya. “Seperti roda depan dan belakang sudah diganti veleg dan ban kecil, dan tidak dilengkapi dengan kaca spion,” kata Agus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/