alexametrics
30.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Upaya Jember sampai RT/RW, Ada Apa ?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sedikitnya, ada sebanyak 10 Relawan Kampung Merdeka Covid-19 yang mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan dari Bupati Jember Hendy Siswanto, Selasa (12/10) malam, di Pendapa Wahyawibawagraha. Ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Jember atas langkah mereka sebagai salah satu garda pelindung masyarakat dari virus korona.

Hendy menyebutkan, untuk menyosialisasikan bahaya Covid-19 sampai ke tingkat RT/RW, ada program yang digagas, yakni Jember Sae. Hendy menerangkan bahwa program tersebut juga bertujuan melawan berita hoax, sekaligus membangun berita positif untuk membangun Jember. “Terkait dengan Covid-19, semangat Jember Sae ini bisa membuat masyarakat di level RT/RW mampu menangani dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa program tersebut digagas oleh Polres Jember pada awal 2021 bersama Universitas Jember. “Jember Sae bakal kami support karena Covid-19 masih ada. Bermacam-macam yang dilakukan seperti workshop, talk show, lomba kreativitas melalui media, hingga penyampaian berita,” lanjutnya.U

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menerangkan bahwa program Jember Sae diinisiasi bersama sejumlah pihak. Di antaranya para jurnalis, pakar ahli, akademisi, birokrat, serta jajaran forkopimda. “Kami berinisiasi untuk berupaya agar pikiran positif di Jember bisa berkembang,” ungkapnya.

Masyarakat di dalam maupun luar Jember supaya bisa mengetahui potensi besar di Jember. Mulai UMKM, karya hebat anak-anak seperti menggambar dan melukis, stand up comedy, dan saudara difabel yang memiliki potensi besar. “Harus dikembangkan, orang di luar Jember maupun di dalam Jember harus paham bahwa potensi dan nilai positif Jember harus dikembangkan melebihi apa yang sebelumnya belum dikenal tentang Jember,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sedikitnya, ada sebanyak 10 Relawan Kampung Merdeka Covid-19 yang mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan dari Bupati Jember Hendy Siswanto, Selasa (12/10) malam, di Pendapa Wahyawibawagraha. Ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Jember atas langkah mereka sebagai salah satu garda pelindung masyarakat dari virus korona.

Hendy menyebutkan, untuk menyosialisasikan bahaya Covid-19 sampai ke tingkat RT/RW, ada program yang digagas, yakni Jember Sae. Hendy menerangkan bahwa program tersebut juga bertujuan melawan berita hoax, sekaligus membangun berita positif untuk membangun Jember. “Terkait dengan Covid-19, semangat Jember Sae ini bisa membuat masyarakat di level RT/RW mampu menangani dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa program tersebut digagas oleh Polres Jember pada awal 2021 bersama Universitas Jember. “Jember Sae bakal kami support karena Covid-19 masih ada. Bermacam-macam yang dilakukan seperti workshop, talk show, lomba kreativitas melalui media, hingga penyampaian berita,” lanjutnya.U

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menerangkan bahwa program Jember Sae diinisiasi bersama sejumlah pihak. Di antaranya para jurnalis, pakar ahli, akademisi, birokrat, serta jajaran forkopimda. “Kami berinisiasi untuk berupaya agar pikiran positif di Jember bisa berkembang,” ungkapnya.

Masyarakat di dalam maupun luar Jember supaya bisa mengetahui potensi besar di Jember. Mulai UMKM, karya hebat anak-anak seperti menggambar dan melukis, stand up comedy, dan saudara difabel yang memiliki potensi besar. “Harus dikembangkan, orang di luar Jember maupun di dalam Jember harus paham bahwa potensi dan nilai positif Jember harus dikembangkan melebihi apa yang sebelumnya belum dikenal tentang Jember,” tegasnya.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sedikitnya, ada sebanyak 10 Relawan Kampung Merdeka Covid-19 yang mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan dari Bupati Jember Hendy Siswanto, Selasa (12/10) malam, di Pendapa Wahyawibawagraha. Ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Jember atas langkah mereka sebagai salah satu garda pelindung masyarakat dari virus korona.

Hendy menyebutkan, untuk menyosialisasikan bahaya Covid-19 sampai ke tingkat RT/RW, ada program yang digagas, yakni Jember Sae. Hendy menerangkan bahwa program tersebut juga bertujuan melawan berita hoax, sekaligus membangun berita positif untuk membangun Jember. “Terkait dengan Covid-19, semangat Jember Sae ini bisa membuat masyarakat di level RT/RW mampu menangani dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa program tersebut digagas oleh Polres Jember pada awal 2021 bersama Universitas Jember. “Jember Sae bakal kami support karena Covid-19 masih ada. Bermacam-macam yang dilakukan seperti workshop, talk show, lomba kreativitas melalui media, hingga penyampaian berita,” lanjutnya.U

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menerangkan bahwa program Jember Sae diinisiasi bersama sejumlah pihak. Di antaranya para jurnalis, pakar ahli, akademisi, birokrat, serta jajaran forkopimda. “Kami berinisiasi untuk berupaya agar pikiran positif di Jember bisa berkembang,” ungkapnya.

Masyarakat di dalam maupun luar Jember supaya bisa mengetahui potensi besar di Jember. Mulai UMKM, karya hebat anak-anak seperti menggambar dan melukis, stand up comedy, dan saudara difabel yang memiliki potensi besar. “Harus dikembangkan, orang di luar Jember maupun di dalam Jember harus paham bahwa potensi dan nilai positif Jember harus dikembangkan melebihi apa yang sebelumnya belum dikenal tentang Jember,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/