alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Pesan Khofifah untuk Masyarakat Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) tampak bergantian memasuki kawasan SMAN 1 Jember, kemarin (13/10) pagi. Di antaranya Bupati Jember Hendy Siswanto, Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M. Nurdin, dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin.

Mereka hadir sebagai salah satu peserta dalam upacara virtual peringatan HUT Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menjadi inspektur upacara secara daring mengucapkan syukur karena Jawa Timur mampu melewati berbagai ujian. “Salah satu yang terbesar yakni adanya pandemi Covid-19 yang kini mampu dilewati dengan baik,” paparnya.

Khofifah juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah menyerah dan bangkit dari pandemi Covid-19. Dirinya optimistis, ekonomi di Jatim bisa bangkit kembali meski masih dalam masa new normal.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur pada hakikatnya adalah suatu ungkapan rasa syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dengan begitu, perjalanan sejarah yang penuh dinamika dapat dilakoni dengan ketegaran sikap, kekuatan mental, dan ketenangan. “Yang dalam situasi normal maupun sulit telah mengantarkan kepada segala kemajuan yang didapatkan hari ini,” terangnya.

Lebih lanjut, seusai mengikuti upacara tersebut, Hendy bersama jajarannya memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dan memberikan bantuan alat tulis kepada sejumlah peserta didik. Tak luput, orang nomor satu di Jember tersebut juga memantau jalannya kegiatan pembelajaran dan melakukan sosialisasi serta edukasi terkait penerapan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya menegaskan bahwa Covid-19 masih ada dam belum ada yang bisa menyampaikan ketidakadaan virus itu. Kalau Covid-19 masih ada, lanjutnya, kita harus berhati-hati. Sebab, pandemi Covid-19 akan selesai jika masyarakat Jember saling bertanggung jawab dan menaati peraturan pemerintah terkait penerapan prokes. “Pagi hari ini, Jember adalah salah satu daerah dengan level 1 berdasar asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes, Red),” ujarnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) tampak bergantian memasuki kawasan SMAN 1 Jember, kemarin (13/10) pagi. Di antaranya Bupati Jember Hendy Siswanto, Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M. Nurdin, dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin.

Mereka hadir sebagai salah satu peserta dalam upacara virtual peringatan HUT Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menjadi inspektur upacara secara daring mengucapkan syukur karena Jawa Timur mampu melewati berbagai ujian. “Salah satu yang terbesar yakni adanya pandemi Covid-19 yang kini mampu dilewati dengan baik,” paparnya.

Khofifah juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah menyerah dan bangkit dari pandemi Covid-19. Dirinya optimistis, ekonomi di Jatim bisa bangkit kembali meski masih dalam masa new normal.

Menurut dia, peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur pada hakikatnya adalah suatu ungkapan rasa syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dengan begitu, perjalanan sejarah yang penuh dinamika dapat dilakoni dengan ketegaran sikap, kekuatan mental, dan ketenangan. “Yang dalam situasi normal maupun sulit telah mengantarkan kepada segala kemajuan yang didapatkan hari ini,” terangnya.

Lebih lanjut, seusai mengikuti upacara tersebut, Hendy bersama jajarannya memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dan memberikan bantuan alat tulis kepada sejumlah peserta didik. Tak luput, orang nomor satu di Jember tersebut juga memantau jalannya kegiatan pembelajaran dan melakukan sosialisasi serta edukasi terkait penerapan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya menegaskan bahwa Covid-19 masih ada dam belum ada yang bisa menyampaikan ketidakadaan virus itu. Kalau Covid-19 masih ada, lanjutnya, kita harus berhati-hati. Sebab, pandemi Covid-19 akan selesai jika masyarakat Jember saling bertanggung jawab dan menaati peraturan pemerintah terkait penerapan prokes. “Pagi hari ini, Jember adalah salah satu daerah dengan level 1 berdasar asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes, Red),” ujarnya.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) tampak bergantian memasuki kawasan SMAN 1 Jember, kemarin (13/10) pagi. Di antaranya Bupati Jember Hendy Siswanto, Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M. Nurdin, dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin.

Mereka hadir sebagai salah satu peserta dalam upacara virtual peringatan HUT Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menjadi inspektur upacara secara daring mengucapkan syukur karena Jawa Timur mampu melewati berbagai ujian. “Salah satu yang terbesar yakni adanya pandemi Covid-19 yang kini mampu dilewati dengan baik,” paparnya.

Khofifah juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah menyerah dan bangkit dari pandemi Covid-19. Dirinya optimistis, ekonomi di Jatim bisa bangkit kembali meski masih dalam masa new normal.

Menurut dia, peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur pada hakikatnya adalah suatu ungkapan rasa syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dengan begitu, perjalanan sejarah yang penuh dinamika dapat dilakoni dengan ketegaran sikap, kekuatan mental, dan ketenangan. “Yang dalam situasi normal maupun sulit telah mengantarkan kepada segala kemajuan yang didapatkan hari ini,” terangnya.

Lebih lanjut, seusai mengikuti upacara tersebut, Hendy bersama jajarannya memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dan memberikan bantuan alat tulis kepada sejumlah peserta didik. Tak luput, orang nomor satu di Jember tersebut juga memantau jalannya kegiatan pembelajaran dan melakukan sosialisasi serta edukasi terkait penerapan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya menegaskan bahwa Covid-19 masih ada dam belum ada yang bisa menyampaikan ketidakadaan virus itu. Kalau Covid-19 masih ada, lanjutnya, kita harus berhati-hati. Sebab, pandemi Covid-19 akan selesai jika masyarakat Jember saling bertanggung jawab dan menaati peraturan pemerintah terkait penerapan prokes. “Pagi hari ini, Jember adalah salah satu daerah dengan level 1 berdasar asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes, Red),” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/