alexametrics
25.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

KPK Kembali Turun Gunung

Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki kasus dugaan korupsi yang ada di Jember. Beberapa hari lalu, lembaga antirasuah tersebut kembali memeriksa sejumlah pihak untuk memperdalam laporan masyarakat atas dugaan kasus korupsi di Kota Tembakau ini.

“Hari ini (Kemarin, Red) KPK ada kegiatan di Jember sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi,” kata Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK kepada Jawa Pos Radar Jember melalui pesan WhatsApp, kemarin (13/10).

Namun, kata dia, pihaknya belum dapat menyampaikan siapa saja yang bakal dan telah diperiksa oleh tim mereka. Namun, beberapa informasi yang beredar di kalangan wartawan, sejumlah pejabat teras Pemkab Jember dimintai keterangan lanjutan oleh tim penyelidik. “KPK akan meminta keterangan beberapa pihak di lingkungan Pemkab Jember,” ujarnya, tanpa menjelaskan lebih detail.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski sudah memberi kode bahwa yang diperiksa adalah pejabat Pemkab Jember, namun KPK tetap menjaga kerahasiaan identitas mereka. Ali Fikri juga tak menjelaskan kasus apa yang sedang didalami oleh timnya. Bahkan, siapa saja pejabat yang dipanggil, KPK juga enggan membeberkan. “Karena masih proses penyelidikan, maka mengenai materinya belum bisa kami sampaikan saat ini. Nanti pada waktunya akan kami informasikan lebih lanjut,” pungkas pria yang juga mantan Korps Adhyaksa ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki kasus dugaan korupsi yang ada di Jember. Beberapa hari lalu, lembaga antirasuah tersebut kembali memeriksa sejumlah pihak untuk memperdalam laporan masyarakat atas dugaan kasus korupsi di Kota Tembakau ini.

“Hari ini (Kemarin, Red) KPK ada kegiatan di Jember sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi,” kata Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK kepada Jawa Pos Radar Jember melalui pesan WhatsApp, kemarin (13/10).

Namun, kata dia, pihaknya belum dapat menyampaikan siapa saja yang bakal dan telah diperiksa oleh tim mereka. Namun, beberapa informasi yang beredar di kalangan wartawan, sejumlah pejabat teras Pemkab Jember dimintai keterangan lanjutan oleh tim penyelidik. “KPK akan meminta keterangan beberapa pihak di lingkungan Pemkab Jember,” ujarnya, tanpa menjelaskan lebih detail.

Meski sudah memberi kode bahwa yang diperiksa adalah pejabat Pemkab Jember, namun KPK tetap menjaga kerahasiaan identitas mereka. Ali Fikri juga tak menjelaskan kasus apa yang sedang didalami oleh timnya. Bahkan, siapa saja pejabat yang dipanggil, KPK juga enggan membeberkan. “Karena masih proses penyelidikan, maka mengenai materinya belum bisa kami sampaikan saat ini. Nanti pada waktunya akan kami informasikan lebih lanjut,” pungkas pria yang juga mantan Korps Adhyaksa ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki kasus dugaan korupsi yang ada di Jember. Beberapa hari lalu, lembaga antirasuah tersebut kembali memeriksa sejumlah pihak untuk memperdalam laporan masyarakat atas dugaan kasus korupsi di Kota Tembakau ini.

“Hari ini (Kemarin, Red) KPK ada kegiatan di Jember sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi,” kata Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK kepada Jawa Pos Radar Jember melalui pesan WhatsApp, kemarin (13/10).

Namun, kata dia, pihaknya belum dapat menyampaikan siapa saja yang bakal dan telah diperiksa oleh tim mereka. Namun, beberapa informasi yang beredar di kalangan wartawan, sejumlah pejabat teras Pemkab Jember dimintai keterangan lanjutan oleh tim penyelidik. “KPK akan meminta keterangan beberapa pihak di lingkungan Pemkab Jember,” ujarnya, tanpa menjelaskan lebih detail.

Meski sudah memberi kode bahwa yang diperiksa adalah pejabat Pemkab Jember, namun KPK tetap menjaga kerahasiaan identitas mereka. Ali Fikri juga tak menjelaskan kasus apa yang sedang didalami oleh timnya. Bahkan, siapa saja pejabat yang dipanggil, KPK juga enggan membeberkan. “Karena masih proses penyelidikan, maka mengenai materinya belum bisa kami sampaikan saat ini. Nanti pada waktunya akan kami informasikan lebih lanjut,” pungkas pria yang juga mantan Korps Adhyaksa ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/