alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Pengaktifan PJU di Jember Tunggu Giliran

Mobile_AP_Rectangle 1

RAMBIPUJI, RADARJEMBER.ID – Status Jember kembali turun. Dari awalnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level dua, kini menjadi level satu. Ini artinya kebijakan pembatasan kian longgar. Tak hanya tentang penyekatan jam malam, tapi juga soal penerangan jalan umum (PJU) yang selama ini dimatikan. Pemerintah akan menindaklanjuti dengan berencana menghidupkan kembali lampu PJU.

Sebagaimana diketahui, pengaktifan PJU di jam malam itu sudah dinantikan masyarakat. Sebab, sejak penerapan PPKM darurat hingga PPKM level dua, pekan lalu, lampu jalan raya di sejumlah titik dimatikan dengan tujuan mengurangi aktivitas masyarakat. Bahkan, lampu yang berada di perdesaan juga mengalami nasib serupa. Tak pelak, jalanan menjadi gelap gulita.

Mengenai hal itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, penyekatan ataupun pemadaman PJU saat malam hari itu sudah mulai dilonggarkan secara bertahap, seiring turunnya level PPKM untuk Kabupaten Jember. “Ini nanti akan kami buka. Tentunya kami akan berdiskusi dengan temen-temen forkopimda dulu,” kata Hendy, saat ditemui awak media di sela kunjungannya di Kecamatan Kencong, kemarin (13/9).

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, penyekatan di masa level satu ini bakal mulai dikurangi, sekaligus menunggu instruksi lanjutan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Termasuk soal pengaktifan PJU di jam malam tersebut. “Lampu sudah hidup semua. Mungkin nanti lampu sudah dihidupkan semua. Tidak ada lampu mati,” imbuhnya.

- Advertisement -

RAMBIPUJI, RADARJEMBER.ID – Status Jember kembali turun. Dari awalnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level dua, kini menjadi level satu. Ini artinya kebijakan pembatasan kian longgar. Tak hanya tentang penyekatan jam malam, tapi juga soal penerangan jalan umum (PJU) yang selama ini dimatikan. Pemerintah akan menindaklanjuti dengan berencana menghidupkan kembali lampu PJU.

Sebagaimana diketahui, pengaktifan PJU di jam malam itu sudah dinantikan masyarakat. Sebab, sejak penerapan PPKM darurat hingga PPKM level dua, pekan lalu, lampu jalan raya di sejumlah titik dimatikan dengan tujuan mengurangi aktivitas masyarakat. Bahkan, lampu yang berada di perdesaan juga mengalami nasib serupa. Tak pelak, jalanan menjadi gelap gulita.

Mengenai hal itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, penyekatan ataupun pemadaman PJU saat malam hari itu sudah mulai dilonggarkan secara bertahap, seiring turunnya level PPKM untuk Kabupaten Jember. “Ini nanti akan kami buka. Tentunya kami akan berdiskusi dengan temen-temen forkopimda dulu,” kata Hendy, saat ditemui awak media di sela kunjungannya di Kecamatan Kencong, kemarin (13/9).

Menurutnya, penyekatan di masa level satu ini bakal mulai dikurangi, sekaligus menunggu instruksi lanjutan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Termasuk soal pengaktifan PJU di jam malam tersebut. “Lampu sudah hidup semua. Mungkin nanti lampu sudah dihidupkan semua. Tidak ada lampu mati,” imbuhnya.

RAMBIPUJI, RADARJEMBER.ID – Status Jember kembali turun. Dari awalnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level dua, kini menjadi level satu. Ini artinya kebijakan pembatasan kian longgar. Tak hanya tentang penyekatan jam malam, tapi juga soal penerangan jalan umum (PJU) yang selama ini dimatikan. Pemerintah akan menindaklanjuti dengan berencana menghidupkan kembali lampu PJU.

Sebagaimana diketahui, pengaktifan PJU di jam malam itu sudah dinantikan masyarakat. Sebab, sejak penerapan PPKM darurat hingga PPKM level dua, pekan lalu, lampu jalan raya di sejumlah titik dimatikan dengan tujuan mengurangi aktivitas masyarakat. Bahkan, lampu yang berada di perdesaan juga mengalami nasib serupa. Tak pelak, jalanan menjadi gelap gulita.

Mengenai hal itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, penyekatan ataupun pemadaman PJU saat malam hari itu sudah mulai dilonggarkan secara bertahap, seiring turunnya level PPKM untuk Kabupaten Jember. “Ini nanti akan kami buka. Tentunya kami akan berdiskusi dengan temen-temen forkopimda dulu,” kata Hendy, saat ditemui awak media di sela kunjungannya di Kecamatan Kencong, kemarin (13/9).

Menurutnya, penyekatan di masa level satu ini bakal mulai dikurangi, sekaligus menunggu instruksi lanjutan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Termasuk soal pengaktifan PJU di jam malam tersebut. “Lampu sudah hidup semua. Mungkin nanti lampu sudah dihidupkan semua. Tidak ada lampu mati,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/